Harga BBM yang “mendadak” naik semalam memang sempat menimbulkan kehebohan. Wajar jika kita khawatir. Efek domino dari kenaikan harga bahan bakar jelas akan terasa di semua lini. Harga bahan pangan secara otomatis meningkat, sewa kos atau kontrakan juga mungkin naik, belum lagi kenaikan harga di barang-barang kebutuhan sehari-hari lainnya.

Tapi bukan Indonesia namanya kalau tidak kreatif melihat permasalahan dari sudut pandang berbeda. BBM memang sudah naik, tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mengubah kebijakannya. Tapi sementara itu….inilah yang dilakukan anak-anak muda di dunia maya untuk menyuarakan pendapat mereka. Mulai dari yang serius, sampai nyeleneh: SEMUA ADA!

1. Mbak-nya memandang BBM naik sebagai jalan untuk mewujudkan green life-style. Yeah, way to go Mbak!

Advertisement

*brb isi tangki bensin pakai air rebusan bayam*

2. Ini gak jelas protes BBM naik atau enggak. Yang jelas sih, BBM naik atau tidak kelas menengah ngehek memang tidak pernah berhenti dikritisi

Advertisement

Fadil: (di kedai kopi mahal, menyeruput latte yang overpriced) “Ah man, harga BBM naik lagi maaan. Tekor gua.”

Jali: “Lu dasar kelas menengah lu. HP aja bagus, nongkrong di kafe mahal — BBM naik 2 ribu aja protes.”

Fadil: “Lah, lu disini juga! Lu kelas menengah juga monyong!”

3. Beberapa orang berusaha memberikan solusi…..

a. Ilusi BBM gratis

YA MAS. Y  A  .

b. Memberikan alternatif transportasi

Pertanyaan: “Pulangnya kayang juga, Mas? Gak susah bawa belanjaannya?”

c. Alternatif transportasi (2). Eh tapi, gimana?

d. Ada juga yang niat banget memberi alternatif transportasi (3)

*gagal paham* *niat banget*

e. Yang ini (sebenarnya) berusaha membuat kita lapang dada…

Alhamdulillah ya Mbak, harga putu belum naik. Mbak, tapi masalahnya kita sehari-hari makan beras Mbak. Harga beras naik, walaupun putu enggak. Saya harus gimana Mbak?

4. Apalah arti BBM naik, kalau BBM-ku cuma di read? Tuh, Al aja sedih 🙁

Bilang sama Kakak, Al. Siapa yang cuma nge-read BBM kamu siapaaaa?

5. Seperti beda purnama New York dan Jakarta. BBM yang kita bahas ini berbeda, Mz-Mb…..

#1 Ini BBM yang buat isi mobil Mas, bukan BBM Chatting

#2 Entah gimana malah bahas korek

#3 Ini minta dikepret jadi abu

*backsound music baca semua tweet ini* : “LELAAAH AKU DENGAN PENAT, DAN ENYAH SAJA KAU PEKAAAT~”

6. Mungkin Mbak ini hanya perlu diingatkan ulang: Mbak, BBM-nya Mbak yang naik. Permisi loh ya :””’) 

7. Kalau yang ini, di-IYA IN aja ya. IYAIN

Btw waktu artikel ini ditulis, Koh Alex sedang traveling ke Australia. Maklumin aja ya. Mungkin Koh Alex lelah….

8. Tweet macam di atas masih juga ada yang nanggepin. Hahaha nah loh, lelah nggak?

9. Tweet BBM naik edisi: #usahatiadahenti #totalitas

10. Jamaah BBM naik gak papa, asal….. *yang di belakang mana suaranyaaaaa??*

Yoi, gaji dan uang saku juga naik !

*kasih es grim ke Mbak RienA biar adem* *berdoa biar bos dan orang tua mendengar harapan kita*

11. Buat kamu yang masih aja galau mantan di tengah harga kebutuhan yang kian mencekik, ini ada petuah dari Mz Dhani:

Karena BBM naik dan move-on adalah sebuah keniscayaan.

12. Ada juga yang berpendapat: Mau BBM naik atau enggak? Sama aja….

a. BBM naik? Yaelah, Jakarta tetap macet!

b. Berapapun harga BBM-nya, mahasiswa kalau isi bensin juga tetap 10 ribu

Seandainya Jokowi kenal Mbak Keke dari dulu, Mbak Keke ini sudah dijadikan Menko Kesejahteraan Mahasiswa loh ini. Mbak Keke sangat memahami :”)

c. Mahasiswa yang kosan-nya deket kampus juga gak ngaruh. Mending subsidi BBM dialihkan jadi subsidi warteg

d. Apapun yang terjadi, Bekasi tetap berada di luar orbit Indonesia

Lama-lama perlu dibikin #koinuntukBekasi deh. Kasihan, di-bully terus.

e. BBM naik? Ah, aku tak peduli. Toh aku tetap saja sendiri….

*puk-puk mas nya.* *yang tabah ya, Mas.

13. Memang lah benar, kenaikan BBM ini layak dihadapi seperti kita menghadapi patah hati

14. BBM sudah naik berkali-kali. Buktinya kita tetap hidup dan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari ‘kan? Ini pasti bisa dilalui, kok! Pasti bisa!

Mau bakar ban dan koar-koar di media sekuat apapun, kebijakan sudah tak bisa ditarik lagi. Harga baru BBM sudah menanti. Mau tak mau, harus tetap dibeli.

Semoga segera terbiasa dengan Rp 8.500,00 / liter ya! Kita belajar sama-sama 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya