Sederet Alasan Kenapa Kaum Bapak-Bapak Hobi Pakai Helm Bawaan dari Dealer. Bapakmu Gini juga?

Helm bawaan motor

Disadari atau nggak, jumlah pemakai helm asli bawaan dealer sepeda motor yang berseliweran di jalan raya didominasi oleh kaum bapak-bapak. Entah kamu hidup di kota mana pun, kalau kamu perhatikan secara baik-baik, pasti sepakat sama fenomena yang satu ini. Meski terkadang kita juga menemukan orang lain yang memakai helm asli bawaan dealer, jumlahnya pasti nggak seberapa jika dibandingkan dengan kaum bapak-bapak.

Advertisement

Setelah menganalisis lebih lanjut dan mencoba memahami kebiasaan ini, kayaknya fenomena absurd yang satu ini memang menarik banget buat dibahas sih. Pertanyaan-pertanyaan pelik pun akhirnya muncul mengenai hal ini. Dulu, sebagian dari kita mungkin hanya mengira bahwa kaum bapak-bapak ini sekadar males dan mager aja buat beli helm lain di toko helm. Akhirnya cuma pakai yang ada biar nggak repot harus cari ke sana-sini. Ternyata ada alasan-alasan tersendiri kenapa kaum bapak-bapak hobi banget melakukan hal ini lo!

1. Kalau pakai helm yang lain, katanya kayak anak muda banget. Udah bukan zamannya~

Ilustrasi helm dealer / Credit: Shopee via shopee.co.id

Masih menjadi misteri hingga sekarang kenapa sebagian kaum bapak-bapak males banget kalau dianggap sebagai anak muda. Padahal menjadi muda itu kebanggaan tersendiri lo. Tapi, beginilah faktanya, salah satu alasan kenapa kaum bapak-bapak hobi pakai helm asli dealer motor adalah nggak mau dianggap sebagai anak muda lagi yang tren helmnya udah beda-beda banget. Aneh juga, ya?

2. Praktis, semua ukuran kepala masuk, nggak perlu mikir ukuran lagi

Ilustrasi helm dealer jadul / Credit: Bukalapak via www.bukalapak.com

Banyak yang nggak sadar kalau ternyata helm asli bawaan dealer itu biasanya dikeluarkan dengan ukuran yang sama alias all size. Artinya, nggak ada ukuran tertentu mulai dari kecil sampai besar. Inilah yang jadi alasan kenapa bapak-bapak demen banget pakai helm asli dealer. Tinggal pakai di kepala, nggak ribet mikirin ukuran, udah pasti langsung pas!

Advertisement

3. Bentuknya gitu-gitu aja. Standar, nggak norak, tapi nggak ketinggalan zaman juga

Kebiasaan kaum bapak-bapak / Credit: oto detik via oto.detik.com

Ternyata yang namanya kaum bapak-bapak itu males banget kalau segala sesuatunya ribet dan harus ngikutin zaman lo! Untuk urusan yang satu ini, helm asli dealer sepeda motor biasanya dikeluarkan dengan bentuk yang begitu-begitu aja. Jarang banget ada perubahan bentuk mengikuti tren helm yang ada. Tapi, memang bentuknya standar, nggak norak, dan nggak ketinggalan zaman juga. Cocok bangetlah untuk kaum bapak-bapak mah~

4. Teman-teman lainnya juga pakai, jadi nggak perlu malu~

Helm idola bapak-bapak / Credit: Bukalapak via www.bukalapak.com

Meski ada sebagian orang yang menganggap bahwa kebiasaan yang satu ini aneh banget, nyatanya banyak bapak-bapak yang tetap nggak peduli kok. Apalagi jika melihat kaum bapak-bapak di mana pun sering melakukan hal serupa. Lagian nggak bikin rugi orang lain, kan~

5. Biar berasa bapak-bapak Indonesia banget, soalnya kalau belum kayak gini berasa ada yang belum lengkap

Kalau naik motor jangan kebanyakan tingkah / Credit: otosia via www.otosia.com

Alasan terakhir kenapa kaum bapak-bapak hobi banget pakai helm asli dari dealer sepeda motor adalah karena persoalan yang satu ini. Katanya sih kalau belum dengan bangganya memakai helm-helm tersebut, nggak akan layak dipanggil bapak-bapak khas Indonesia. Ternyata syarat untuk menjadi bapak-bapak seutuhnya di negara ini memang ada-ada aja, ya?

Selagi kamu tertib akan aturan yang berlaku dan memperhatikan keselamatan sendiri serta banyak orang, mau pakai helm dengan model apa pun nggak ada salahnya kok. Mau yang modelnya jadul atau yang terbaru, selagi kepalamu terlindungi sih sah-sah aja, yang penting SNI. Ingat, jalan raya itu nggak pernah aman, kita udah hati-hati aja, terkadang orang lain yang nggak hari-hati.

Ikuti Instagram @wolesjon, biar nggak ketinggalan informasi seputar cowok dan dunia hiburan lainnya, kuy!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE