4 Hal yang Sangat Diperhitungkan oleh Ibu-Ibu Ketika Sedang Belanja. Ternyata Gini Banget, Ya? :(

Ibu-ibu belanja

Ngomongin tentang kebiasaan ibu-ibu kalau lagi belanja, tentunya ada banyak banget hal-hal lucu yang bisa ditemukan. Bukan bermaksud memberikan stigma yang aneh-aneh kepada mereka, melainkan memang begitulah kenyataannya. Bagi ibu-ibu, kegiatan yang satu ini ibarat perang, butuh keahlian khusus, kecekatan, dan tentunya ketelitian lebih. Tapi, saking telitinya mereka, terkadang hal-hal itu malah berubah jadi resek. πŸ™

Advertisement

Bagi cowok-cowok yang pernah menemani ibu, kakak perempuannya, atau pacarnya berbelanja, hampir semuanya pasti mengeluarkan unek-unek yang sama. Mulai dari kebingungan memilih barang balanjaan yang sama, hingga terlalu membanding-bandingkan satu dengan yang lainnya. Pokoknya, ikut ibu-ibu belanja adalah sebuah cobaan tersendiri. Di bawah ini adalah hal-hal yang selalu diperhitungkan oleh ibu-ibu ketika sedang belanja. Coba cermati deh~

1. Meski cuma beda harga sebesar 200 rupiah aja, akhirnya tetap pilih yang lebih murah. Padahal harus balik lagi dan muter agak jauh

Iustrasi ibu-ibu belanja. via andumcrita.wordpress.com

Salah satu hal yang terkadang bikin jengkel dari ibu-ibu yang lagi belanja adalah kejadian yang satu ini. Bayangin deh, cuma beda 200 rupiah aja mikirnya sampai dalem banget, pokoknya dipertimbangkan sampai titik darah penghasilan. Padahal jarak antara penjual yang satu dengan lainnya harus muter agak jauh. Tapi sering banget mereka bela-belain muter ke tempat penjual sebelumnya cuma demi uang 200 rupiah aja. Kalau dipikir-pikir, padahal capeknya nggak sebanding, kan? Entah gimana pola pikir ibu-ibu kalau lagi belanja, tapi kayaknya memang harus ada yang melakukan penelitiannya deh. πŸ™

2. Nawarnya suka nggak kira-kira, kadang sampai kasihan sama penjualnya. Sabar, ya, para pedagang di pasar yang kerap jadi korbannya~

Jurus nawarnya terlalu kejam. via kroniktotabuan.com

Sudah bukan rahasia dan hal yang baru lagi jika ibu-ibu terkenal dengan kemampuan tawar menawarnya alias negoisasi. Masalahnya, sering kali mereka ini nawar, tapi nggak kira-kira. Bahkan mungkin sampai setengah harga, yang kalau buat ambil dagangan lagi aja mungkin belum tentu cukup. Kok tega-teganya gitu lo nawar sampai segitu parahnya. Ngeri banget skill negosiasinya, nggak ada tandingan pokoknya!

3. Udah cari barang ke sana ke mari, eh, dapatnya apa yang dilihat pertama kali. Bikin puyeng!

Ilustrasi memilih belanjaan. via today.line.me

Nggak beda jauh dengan persoalan yang ada di poin pertama tadi, hal yang satu ini memang sedikit lebih ngeselin. Sering nggak sih kamu memperhatikan ibu-ibu kalau lagi belanja itu berasa wajib banget jalan muter-muter ke tempat yang sama lebih dari sekali dua kali? Tapi, ujung-ujungnya yang dibeli, ya, tetap yang berada di penjual pertama. Padahal udah muter-muter tuh sampai berjam-jam. Hadeeeh! πŸ™

4. Sekadar mau belanja sayuran aja bisa ke dua pasar. Mana yang termurah, itulah yang dibeli. Walaupun sebenernya sama aja karena ongkos bensin~

Overthinking ala ibu-ibu. via nusantaranews.co

Saking terlalu overthinking ketika hendak belanja, sering kali ibu-ibu nggak pernah merasa puas kalau belanja cuma dari satu tempat aja. Padahal barang yang mau dicari pun cuma sayuran. Alhasil mereka kerap berbelanja dari satu pasar ke pasar selanjutnya. Padahal di pasar pertama juga ada barang yang lagi dicari. Alasannya sih cari yang lebih murah, tapi kalau dapatnya di pasar yang lebih jauh juga sama aja kali, Bu, ongkos bensin juga mahal, kan. Nggak kasihan anaknya apa? πŸ™

Namun di balik semua itu, kepiawaian ibu-ibu saat sedang belanja memang nggak perlu diragukan lagi. Meski terkadang banyak ditemukan hal-hal yang bikin jengkel dan menguji kesabaran, namun siapa tahu ada hal-hal yang nggak kita pahami dari konsep-konsep mereka? Mungkin nanti kamu juga bakal merasakannya sendiri~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE