Ketika Jakarta dan Indonesia tengah panik dengan teror bom yang tengah terjadi di kawasan Sarinah, ada banyak isu dan dugaan mengenai siapa pelaku, siapa dalangnya, dan apa motif dibelakangnya. Namun ditengah segala keramaian yang ada, E-mail dari Kedubes Amerika bagi warga Amerika di Indonesia jadi bahan perbincangan.

“Konspirasi tuh! Amerika udah tahu duluan berarti!”

Dan masih banyak rumor lain yang tersebar. Hmmm…..apakah kamu termasuk salah satu yang percaya kalau ini pasti salah Amerika dan berbagai teori konspirasi lainnya? Mari kita bongkar bersama!

Kedubes Amerika telah mengirimkan peringatan akan adanya bom di daerah Jakarta. Waaah… Kok mereka bisa tau, ya? Jangan-jangan diantara mereka ada cenayang?

Apah? Akan ada serangan di Sarinah!!! via www.huffingtonpost.com

Ketika rakyat Indonesia tengah ramai bersatu dalam doa demi keselamatan para korban peristiwa bom di daerah Sarinah kemarin, ada kabar yang menyebutkan bahwa pihak kedutaan Amerika sudah tau duluan tentang akan terjadinya bom tersebut. Bayangkan, pada e-mailnya, tertulis terkirim pada jam 6.51 sementara kejadian pengeboman terjadi pada sekitar pukul 10.00. Kok bisa? Apa di kedubes Amerika punya divisi cenayang, ya?

Tak berselang lama setelah bom terjadi, isu tersebut terus berhembus kencang. Makin kencang karena E-mail yang ditampilkan lengkap dengan nama pengirimnya

Advertisement

Amerika ini pasti! via expatclaptrap.com

Kiriman e-mail yang berisi himbauan agar warga Amerika menghindari kawasan Sarinah Plaza dan Hotel Sari Pan Pacific tersebut tersebar luas dalam sosial media. Tak ayal jadi banyak yang menduga-duga bahwa sebanarnya Amerika adalah dalang bom kali ini! Pasti Amerika!

Tapi tak lama setelah boomingnya surat tersebut, Kedubes Amerika mengeluarkan klarifikasinya

Pihak kedutaan Amerika mengeluarkan klarifikasi terkait edaran tersebut. Pihak kedutaan mengatakan bahwa tidak benar jika peringatan tersebut dikirim sebelum kejadian pengeboman. Peringatan tersebut dikirim melalui email, dari jaringan tanggap darurat yang menggunakan time stamp “Greenwich Mean Time (GMT) + 7. Jadi kalau di Indonesia sih sekitar pukul 11.44.

Selain itu, adanya Indikasi Amerika telah mengetahui rencana bom tersebut juga bisa ditolak dari Tenses e-mailnya

Belajar grammar sama tenses, yuk he he via archive.kaskus.co.id

Bagi kamu yang telah belajar bahasa Inggris dari segi grammar, kamu pasti tau. Dalam e-mail tersebut, tertulis “Preliminary reporsts indicate an explosion and gunfire has occured in the general vicinity and situasion continues to unfold.”

Jika ditelaah dari segi tenses, “has occured” itu termasuk dalam Present perfect tense yang fungsinya adalah untuk mengungkapkan suatu aktivitas atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih berlanjut sampai sekarang.

Nah, kan~~

Selain itu, Menkopolhukan pun menegaskan kalau isu tersebut juga tidak benar

Pak Luhut yang bicara, nih via www.beritaenam.com

Pak Luhut Pandjaitan juga memberikan klarifikasi loh seputar isu tersebut. Menurut beliau, isu yang menyebutkan kalau Amerika sudah tau itu tidak benar alias hoax. Beliau berujar bahwa tidak ada negara lain yang sudah tau mengenai kejadian bom tersebut sebelum kejadian.

Nah, masih percaya ini teori konspirasi?

Eh, malu ya gara-gara salah nuduh Amerika he he via i.huffpost.com

Jangan melulu terbawa infromasi yang kebenarannya belum terbukti. Ada banyak informasi simpang siur yang punya potensi untuk menjerumuskan kesatuan bangsa. Jadi jangan langsung percaya dengan informasi yang ada, ya. Yuk dicek dulu kebenaran suatu informasi sebelum kita percayai dan kita sebar.