Hubungan Ihsan Tarore dan Denada semakin dekat saja. Selain berduet, mereka juga menjalin kisah kasih yang sepertinya akan segera masuk ke tahap yang lebih serius. Saat diwawancarai oleh beberapa media pada hari Selasa (6/12/2016) lalu di kawasan Tendean, Denada mengungkap seperti apa posisi Ihsan dalam hidupnya dan anaknya yang bernama Shakira.

“Kita sangat menikmati dan mensyukuri rezeki yang Allah kasih. Rezeki bukan hanya berupa materi, tapi bisa juga dengan orang-orang yang dihadirkan Allah untuk kita. Yang menyamankan dan membahagiakan kita. Dan begitulah Ihsan posisinya di hidup kami.”

Pernyataan ini jadi sangat mengharukan ketika kita menengok masa lalu Denada yang harus bercerai dan menjadi orangtua tunggal bagi anaknya. Kehadiran Ihsan yang bisa memberikan rasa nyaman dan kebahagiaan setelah sakit yang begitu mendera tentunya jadi sangat istimewa. Kamu pun bisa belajar banyak hal dari kisah cinta mereka yang tidak hanya mengumbar kemesraan semata, tapi mengutamakan kenyamanan juga.

Yang orang tahu mereka bertemu belum lama ini di sebuah acara TV, tapi rasa kagum Denada ternyata sudah tertanam sejak lama

Kekaguman via oketekno.com

Pelantun lagu Bunga yang sempat menjadi jawara ajang pencarian bakat Indonesian Idol ini bertemu Denada dalam acara D’Academy Celebrity. Kebetulan dalam acara tersebut Denada didapuk menjadi jurinya. Berawal dari memberi masukan lalu berujung pada ketertarikan, mungkin seperti itulah yang dirasakan Denada. Mantan istri fotografer Jerry Aurum ini nyatanya sudah kagum sejak lama pada Ihsan. Ia kagum sejak melihat Ihsan pertama kali di acara Indonesian Idol bertahun-tahun lalu. Waktu itu kagumnya hanya sebatas pada suara Ihsan yang khas saja. Kini kekaguman itu telah sampai pada tahap kenyamanan.

Meski banyak sekali perbedaan, mereka tetap mantap menjalin hubungan. Bukan dengan mengumbar kemesraan tapi lebih pada saling memberi dukungan

Advertisement

Saling mendukung via liputan6.com

Perbedaan yang paling mencolok mungkin adalah usia. Denada dan Ihsan memiliki jarak umur 10 tahun, kini Denada 37 tahun sementara Ihsan baru 27 tahun.  Namun hal tersebut tidak menjadi masalah bagi mereka. Dan meski hubungan yang mereka jalin belum cukup lama, kedekatan Ihsan dan Shakira anak Denada dinilai sudah cukup dijadikan alasan untuk masuk ke tahap yang lebih serius. Bahkan, kabarnya Emilia Contessa, sang ibu, juga sudah merestui hubungan mereka.

“Denada adalah wanita yang kuat. Buat aku dia itu benar-benar kuat, wanita pejuang. Itu yang aku suka dari dia. Nggak gampang menjadi seorang Denada seperti sekarang.” (Ihsan)

Meski sudah mendapatkan banyak dukungan, Denada dan Ihsan mengaku masih banyak yang harus diselesaikan dan dikejar sebelum memilih jenjang pernikahan. Dalam sebuah wawancara dengan Bintang.com, Ihsan mengatakan “Alon-alon asal kelakon. Jodoh enggak akan kemana, lihat saja dulu.”

Menghasilkan sebuah karya bersama adalah salah satu cara bagi mereka untuk saling mencintai demi membangun masa depan bersama

Ihsan Denada via okezone.com

Denada dan Ihsan meluncurkan lagu cinta bertajuk “Pujaanku” dan kabarnya akan segera meluncurkan mini album yang isinya merupakan beberapa lagu daur ulang. Selain itu Ihsan sekarang juga sedang sibuk mengikuti kontes Dangdut Academy Asia 2 dan sudah masuk 9 besar bersama wakil Indonesia lainnya: Ical, Weni, Irsya, Rani, dan Duo Alfin. Dalam akun Instagramnya, @denadaindonesia terlihat aktif memberikan dukungan untuk @ihsantarore.

Tak langsung dinikahi bukan berarti tidak serius, karena menentukan jodoh tak perlu terburu-buru. Bagi Ihsan dan Denada, perkenalan adalah sebuah proses

Semuanya proses via wowkeren.com

Menentukan jodoh adalah pilihan yang sangat serius, tidak sesederhana seperti menentukan kita akan makan apa. (Denada)

Sikap Denada yang cenderung lebih hati-hati dan tidak terburu-buru bisa dimaklumi karena kini ia tidak sendiri, melainkan hidup bersama anaknya. Kegagalan pernikahan yang ia alami juga jadi alasan tersendiri meskipun ia tetap tidak menutup diri. Dan baginya mengenal adalah sebuah proses.

“Kalau bicara masalah mengenal sih, sampai 10,20,30 tahun lagi enggak akan pernah cukup. Bahkan aku sama adik aku saja belum tentu mengenal.”

Kamu yang belum masuk ke tahapan lebih serius atau bahkan masih belum menemukan jodohmu itu siapa, juga tak perlu terburu-buru. Karena semuanya butuh waktu. Apalagi jika kamu baru saja sembuh dari masa-masa menyakitkan akibat kegagalan cinta, lebih baik kamu memutuskan segala sesuatu dengan lebih hati-hati.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya