Dream Theater Gelar Konser di Solo, Jadi Obat Rindu Para Penikmat Musik Metal Tanah Air

Bagi para penikmat musik metal terutama dari band asal luar negeri, bisa menonton konser band idola di Tanah Air pasti jadi kebanggaan tersendiri. Hal inilah yang dirasakan oleh penggemar band metal asal Amerika Serikat Dream Theater, yang baru saja menggelar konser di area parkir A-B, Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, pada Rabu (10/8) malam.

Advertisement

Konser Dream Theater di Solo ini merupakan rangkaian tur dunia yang bertajuk “Top of the World Tour”, sekaligus menjadi tur pembuka di Asia. Konser Dream Theater ini juga menjadikan Indonesia satu-satunya negara di Asia Tenggara yang dikunjungi band beraliran progresif metal ini, loh SoHip.

Jangan heran jika konser ini disambut antusiasme para penggemar yang datang dari berbagai kota di Indonesia. Apalagi konser Dream Theater di Indonesia yang terakhir digelar pada 2017 silam, dan sempat gagal digelar pada 2020 karena pandemi. Akhirnya, konser Dream Theater Solo ini jadi obat rindu bagi para penikmat musik metal. Yuk simak keseruan konsernya!

Ribuan penonton yang rindu menyaksikan aksi panggung Dream Theater secara langsung memadati area konser

Konser Dream Theater Solo 2022

Antusiasme penonton sejak siang hari | Dok. promotor, foto oleh Nuran Wibisono-Tirto

Sejak Rabu (10/8) siang, area pintu utama konser di Plaza Manahan sudah dipadati calon penonton. Mereka datang untuk membeli tiket yang dijual secara on the spot sejak pukul 10.00 WIB. Tiket ini jadi alternatif pagi penggemar yang belum sempat membeli secara online. Menjelang sore, penonton yang mayoritas mengenakan kaus hitam bertuliskan Dream Theater semakin memadati area konser untuk menukarkan tiket yang dibeli online dengan gelang untuk akses masuk ke vanue.

Advertisement

Meski Dream Theater merupakan band metal senior yang usia personelnya sudah cukup berumur, tapi penggemarnya nggak hanya kalangan bapak-bapak loh. Terpantau oleh Hipwee banyak juga gerombolan anak muda yang turut hadir untuk menonton band legendaris idola mereka. Antusiasme penonton ini nggak lepas dari kerinduan para penikmat musik metal dengan konser Dream Theater.

Konser Dream Theater Solo 2022

Antusiasme penonton saat konser | Dok. promotor, foto oleh Raditya Helabumi-Kompas

Apalagi konser Dream Theater di Indonesia terakhir kali di Stadion Kridosono, Yogyakarta dalam gelaran JogjaRockarta pada September 2017 silam. Sebenarnya Dream Theater akan menggelar konser di Allianz Ecopark, Ancol, Jakarta Utara pada November 2020. Namun, konser yang bertajuk “The Distance Over Time Tour” ini terpaksa gagal karena pandemi covid-1.

Maka, nggak heran jika konser Dream Theater Top of the World 2022 di Solo seolah menjadi obat rindu bagi para penggemarnya. Hal ini juga terlihat saat konser dimulai dengan area penonton yang terbagi menjadi Festival A dan Festival B yang dipadati penonton. Apalagi sekitar seribu tiket yang dijual secara on the spot yang ludes terjual meski harganya lebih mahal dari tiket online. Salut banget deh, sama antusiasme penggemar Dream Theater.

Advertisement

Dream Theater sukses menggebrak panggung konser Solo dengan penampilan enerjik mereka

Konser Dream Theater Solo 2022

Aksi panggung Dream Theater | Dok. promotor, foto oleh Abdul Ala-Tempo

Konser Dream Theater Top of the World 2022 di Stadion Manahan ini dimulai tepat pukul 20.00 WIB, tanpa band pembuka. Saat para personel yakni James Labrie sang vokalis, John Myung pada bass, John Petrucci pada gitar, Jordan Rudess pada keyboard, dan Mike Mangini sang pemukul drum naik ke atas panggung disambut dengan teriakan riuh penonton yang tak sabar melihat aksi sang idola.

Panggung megah seluas 30×18 meter yang dilengkapi LED raksasa untuk menampilkan gambar ilustrasi dari lagu-lagu yang dinyanyikan menambah suasana konser jadi lebih megah. Saat The Alien dilantunkan sebagai lagu pembuka, penonton langsung bersorak sembari mengacungkan jari membentuk simbol metal.

Meski terbilang cukup berumur, tapi John Petrucci dan kawan-kawannya tampil prima dengan aksi panggung super apik yang mampu menggebrak suasana konser. Hal ini terbukti saat mereka langsung menghabiskan tiga lagu berikutnya secara berturut-turut tanpa jeda yakni 6.00, Awaken the Master, dan Bridges in the Sky. James Labrie pun sempat menyapa penonton dan mengungkap suasana konser yang luar biasa.

“Halo Indonesia. Solo sungguh luar biasa,” seru James Labrie menyapa penonton.

Tampaknya ia cukup kagum dengan antusiasme penonton yang mengikuti alunan musik dan ikut hanyut dalam lagu-lagu yang dilantunkan. James juga mengungkap ia cukup kecewa karena konsernya sempat dibatalkan karena pandemi, kemudian ia menanyakan kapan terakhir kali mereka menonton konser Dream Theater. Mayoritas penonton menjawab 5 tahun yang lalu.

Konser Dream Theater Solo 2022

Aksi panggung Dream Theater | Dok. promotor, foto oleh Abdul Ala-Tempo

Seolah memahami kerinduan para penggemarnya, James dan kawan-kawan kemudian melanjutkan lagu keempat yaitu Endless Sacrifice. Lagu ini cukup populer dari Dream Theater dan sukses membuat suasana konser makin seru dengan antusiasme penonton. Selanjutnya beberapa lagu hit lainnya seperti Bridges in the Sky, Invisible Monster, About to Crash, The Ministry of Lost Souls, dan A View from the Top of the World mewarnai konser di panggung megah itu.

Tampaknya konser yang digelar dalam rangka promosi album baru Dream Theater bertajuk “A View From The Top of the World”  yang dirilis pada 22 Oktober 2021 ini sukses menjadi obat rindu bagi penikmat musik metal dan para penggemar mereka di Tanah Air. Setelah penantian 5 tahun akhirnya mereka bisa menyaksikan aksi panggung sang idola melantunkan lagu-lagu favorit secara langsung.

Setelah 2 jam berlangsung, konser Dream Theater Top of the World 2022 di Solo ditutup dengan lagu The Count of Tuscany. Konser yang dipromotori oleh promotor musik Rajawali Indonesia ini terbilang sukses dan berjalanan lancar di akhir acara. Buat SoHip penikmat musik metal dan penggemar Dream Theater, tapi belum bisa menonton secara langsung, semoga bisa hadir di konser tur berikutnya!

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

CLOSE