5 Lirik Lagu ini Gambarkan Betapa Nggak Pentingnya Tindak Bullying. Berkawan Secara Sehat, Yuk!

lagu bertema bullying

Kasus bullying yang dilakukan oleh siswi SMA terhadap siswi SMP di Pontianak memang bikin banyak orang ikut gemas. Mirisnya, mereka seakan nggak peduli dengan masa depan mereka sendiri yang harusnya dibangun dengan lebih baik.

Advertisement

Di dunia hiburan, tema soal bullying juga jadi hal serius. Tercatat, banyak lagu-lagu dengan lirik yang berkaitan erat dengan perundungan. Yuk, disimak uraian Hipwee Hiburan berikut. Biar makin sadar, kalau kita nggak boleh toleransi sama sikap perundung.

1. Meski penuh dengan nuansa semangat dan penggambaran binatang gajah, tapi lirik lagu Tulus berjudul “Gajah” itu berdasarkan keresahan nyata

Wajahmu tak akan pernah kulupa
Waktu kecil dulu mereka menertawakan
Mereka panggilku gajah
(Kumarah …) Kumarah
Kini ku baru tahu puji di dalam olokan
(Mereka ingatku marah)
Jabat tanganku panggil aku gajah

Saat kecil Tulus memang kerap dapat olokan. Meski sempat marah, namun kini ia memaafkan kawan-kawannya yang juga telah sadar bahwa perbuatan itu nggak terpuji. Saat sudah menjadi solois yang sukses, Tulus lebih melihat tindakan perundungan yang dilakukan teman-temannya sebagai sebuah pujian.

Advertisement

2. Video klip dari lagu Taylor Swift berjudul “Mean” menggambarkan dengan jelas bagaimana perundungan atau bullying itu terjadi. Lagu ini juga penyemangat diri bagi mereka yang merasa tak berdaya

Someday I’ll be living in a big old city
And all you’re ever gonna be is mean
Someday I’ll be big enough so you can’t hit me
And all you’re ever gonna be is mean
Why you gotta be so mean?

Terjemahan:
Suatu hari nanti aku ‘kan
Tinggal di kota besar
Dan yang kau bisa hanyalah menjadi orang jahat
Suatu hari nanti aku ‘kan
Cukup besar hingga kau tak bisa memukulku
Dan yang kau bisa hanyalah menjadi orang jahat

Melakukan bullying terhadap orang lain memang nggak ada keuntungannya selain jadi jahat. Kita nggak akan pernah tahu suatu hari nanti apa yang bisa dia lakukan kepada kita. Keadaan bisa berbalik dan yang bisa dilakukan para perundung adalah menjadi orang jahat.

3. Perundungan yang sering dilakukan dengan ejekan dan olok-olok memang bikin korbannya minder. Tapi, jangan abaikan kata-kata orang yang nggak bener itu, mereka cuma sirik

Advertisement

I am beautiful
No matter what they say
Words can’t bring me down
I am beautiful
In every single way
Yes words can’t bring me down
Oh no
So don’t you bring me down today

Terjemahan:
Aku cantik apapun kata mereka
Kata-kata takkan menjatuhkanku
Aku cantik dalam segala hal
Ya, kata-kata takkan menjatuhkanku
Jadi jangan jatuhkan aku hari ini

Orang yang suka merendahkan orang lain hanyalah orang yang nggak percaya diri. Mereka mungkin butuh alasan agar mereka percaya diri mereka lebih baik. Artinya, mereka sebenarnya ragu sama diri sendiri. Jadi buat apa kamu menghiraukan kata-kata orang lain yang nggak bener?

4. Lagu Jessie J. yang berjudul “Who’s Laughing Now” jelas-jelas menggambarkan betapa menyebalkannya dirundung. Tapi setelah korbannya sukses, si perundung nggak lebih dari bahan tertawaan aja

Oh, so you think you know me now?
Have you forgotten how,
You would make me feel when you drag my spirit down?
But thank you for the pain,
It made my raise my game,
And I’m still rising, I’m still rising, yeah.

Terjemahan:
Oh, jadi Anda pikir Anda mengenal saya sekarang?
Sudahkah anda lupa bagaimana caranya?
Anda akan membuat saya merasa
Saat kamu menyeret jiwaku ke bawah
Tapi terima kasih atas rasa sakitnya
Itu membuat saya meningkatkan permainan saya

5. Dimulai dari pengakuan beberapa korban bully saat SMA, lagu ini benar-benar menampar banget. Bikin kita jadi tahu kalau pelaku perundungan itu nggak punya hati

Who do you think you are
Loud mouth, cafeteria star
Maybe somebody was cruel to you
So you think that’s what you’re supposed to do
One day, it might be you
When you need a friend, but you no longer cool
When everyone leaves when you walk in the room
I just hope they forgive you

Terjemahan:
Kamu pikir kamu siapa
Mulut yang kasar, bintang kafetaria
Mungkin seseorang kejam kepadamu
Jadi kamu pikir itulah yang seharusnya kamu lakukan
Suatu hari, mungkin kamu akan megalami
Ketika kamu membutuhkan teman, tetapi kamu tidak lagi keren
Ketika semua orang pergi saat kamu berjalan di dalam ruangan
Aku hanya berharap mereka memaafkanmu

Ketika seseorang sedang meyakiti orang lain, sebenarnya yang dia lakukan adalah menyakiti dirinya sendiri di masa depan. Perundungan sering terjadi pada remaja di lingkungan sekolahnya. Padahal mereka punya masa depan yang perjalanannya masih sangat panjang. Mulai sekarang stop merundung orang di sekitarmu. Ketika kamu menemui seseorang yang kamu kenal sedang dibully, jangan takut untuk membelanya dan menegur pihak-pihak yang sudah bertindak kejam.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sonyaruri---

CLOSE