Jadi cowok berambut gondrong itu seru. Rasa pedemu jadi berlipat ganda karena penampilanmu yang beda dari cowok Indonesia pada umumnya. Orang lain juga memperlakukanmu “spesial”. Banyak yang tertarik pada rambutmu, terutama kalau bagusnya nggak kalah dari rambut cewek.

Tapi, ada banyak perjuangan yang mesti kamu lalui untuk mendapatkan rambut panjang yang ideal. Memanjangkan rambut bagi cowok butuh kesabaran dan tekad luar biasa. Gak percaya? Simak aja pengalaman pribadi penulis di artikel ini:

1. Awalnya, punya rambut gondrong hanyalah impian manis di siang bolong~

‘Dirazia’ katanya via ridhwan-gumilar.blogspot.com

Advertisement

Kamu boleh aja bermimpi punya rambut gondrong. Tapi ingat ya, kalau kamu masih SMA, itu bakal cuma jadi mimpi. Sebagian besar SMA di Indonesia melarang siswa cowoknya memanjangkan rambut. Alasannya: berantakan! Kumal! Kayak orang yang gak punya uang buat cukur rambut!

Di SMA saya, rambut yang udah menyentuh daun telinga bakal langsung harus digunting. Saya Siswa-siswa yang keras kepala dan gak mau potong rambut bakal dijewer guru dan dipotong paksa rambutnya. Ugh.

2. Selepas SMA, niat gondrongmu jadi makin mantap…

Luluuuus! Bisa panjangin rambut! via www.jilc-makassar.com

Kelas III SMA, saya sama seperti anak-anak lain yang mau cepet-cepet lulus dan langsung kuliah. Tapi, motivasi saya spesial. Saya mau cepet-cepet lulus karena udah ngebet pengen manjangin rambut. Udah muak rambut ini dipotong dengan alasan kerapian dan keseragaman!

Advertisement

Bahkan di sela-sela UN pun saya udah membayangkan: gondrong model apa ya rambut ini nanti? Lurus, bergelombang, keriting atau kribo?! Penasaran.

3. Akhirnya, kuliah juga! Sebagai mahasiswa baru, kamu borong buku, fotokopian, peralatan kos, dan…sampo METAL.

MErawat toTAL via dinaterus.blogspot.com

Kata mereka yang udah pernah gondrong, sampo ini cukup manjur membuat rambut seseorang jadi lebih cepat memanjang. Mungkin sugesti mereka aja kali.

Oh ya, ternyata “METAL” itu kepanjangan dari “MErawat toTAL” ya? Alay juga ini sampo.

4. Perjuangan di mulai, kamu harus menahan malu dulu selama enam bulan.

Tahan malu dulu, mas via www.facebook.com

Mau ngubah rambut dari cepak ke gondrong? Rambut kamu gak mungkin bakal langsung panjang, Braaaay! Harus sabar berbulan-bulan sebelum gondrongmu keliatan.

3 – 6 bulan pertama merupakan waktu yang paling menyiksa bagi cowok yang berusaha memanjangkan rambut. Selain risih pengen potong, selama enam bulan itu rambutmu juga bakal terlihat awut-awutan. Panjangnya masih nanggung, dan itu bikin tampangmu lusuh, gak rapi, atau dalam satu kata… gak ganteng!

5. Seperti yang sudah diduga, keluarga mulai angkat bicara

Gondrong tanggung. Masih alay via theheadlinemanagement.com

Saya memang gak pernah bilang ke keluarga kalau saya mau gondrong. Wajar aja mereka kaget begitu saya pulang dari perantauan.

Mama: “Astaga, kamu anak Mama atau Genderuwo? Kok rambutnya jadi panjang gitu? Jadi kapan mau potong rambut?”

Saya : “Tunggu waktunya, Ma. Semua akan indah pada waktunya.” *ngacir*

Kalau kamu curiga bahwa orang tuamu gak bakal setuju, jangan cerita-cerita soal rencanamu manjangin rambut. Kalau bisa, begitu pulang rambutmu udah gondrong aja gitu. Kalau bisa sih.

6. Pacar juga udah mulai protes, pastinya…

Apa ini? via thehilljean.com

Pacar : “Apaan sih rambutnya? Jelek!”

Saya : “Nanti juga bagus kalau udah panjang banget…” #hehe

Wajar kalau pacar protes. Soalnya, dia selalu menjadi korban sebatan rambut ketika kami berboncengan naik motor.

7. Akhirnya, rambutmu beneran panjang juga. Ekspektasinya, rambut kamu bakal kayak gini:

Cool Native American guy via www.filmweb.pl

Di bayanganmu, kamu bagaikan seorang kepala suku Indian yang cool dan gak banyak omong.

8. Kenyataannya jadi kayak gini:

Malah jadi Hagrid via www.fanpop.com

Harapannya sih punya rambut gondrong ala anak-anak metalcore: lurus dan hitam legam. Yah, yang tumbuh di kepala ternyata rambut Hagrid…

Yaudah lah. Udah capek-capek manjangin, masa’ mau langsung dibebat habis? Kamu pun langsung bikin komitmen buat merawat rambut supaya lebih elok.

9. Dan ternyata, merawat rambut juga butuh modal besar, Bro!

Merawatnya ribet via polished.tv

Shampo, kondisioner, leave-on, vitamin, cem-ceman, krimbat dan macam-macam: SEMUA DIJABANIN! Gak apa-apa, demi rambut yang sehat dan indah terawat.

10. Kamu harus rela menhadapi kenyataan bahwa rambut gondrong jauh lebih mudah rontok dan bercabang.

Berserakan di mana-mana via thehilljean.com

Sedih lihatnya. Ada investasi besar di tiap helai rambut yang rontok. Rontoknya gak pandang tempat, lagi: bisa di atas kasur, di kamar mandi, bahkan di kampus. Gah! Dan kenapa rambut bisa bercabang, deh? That’s gross. Mungkinkah karena rambut ini gak sehat?

11. Setelah gondrong, kamu jadi paham Apa Itu Blow…

Dari kriwil jadi lurus via myspace.com

Kalau pernah krimbat di salon, mungkin kamu bakal paham cerita seperti di bawah ini:

Atas saran teman-teman cewek, saya meng-krimbat rambut di salon agar dia terawat dan sehat. Di sana, rambut saya dicuci dan diberi krim, lalu kulit kepala saya dipijat. Enak pokoknya. Gak lupa ada alat pemanas yang entah apa namanya nangkring di atas kepala. Di akhir sesi krimbat, Mbak salon bertanya:

Mbak salon : “Mas, rambutnya mau di-blow gak?”

Saya : (sotoy) “Oke Mbak, di-blow aja biar cepat kering!”

Saya kira “blow hanyalah alat blower yang ngeluarin panas dan bikin rambut cepat kering. Ternyata lebih dari itu, blow merupakan usaha untuk membuat rambut menjadi indah gemulai. Alhasil, Hagrid pun berubah menjadi Anggun C. Sasmi dalam waktu sekejap.

Rasanya malu banget pas keluar salon. Saya berusaha menggulung rambut yang terurai itu sambil berlari ke rumah.

12. Namun, yang paling memalukan adalah ketika kamu disangka perempuan

Iba-Ibu! Ibu kos mu apa?!!! via dailymail.co.uk

Kadang kesal juga sih, dipanggil sembarangan sama orang yang gak kita kenal. Paling sering tukang parkir yang begini. Mending kalau dipanggil “Mbak” atau “Non”. Ini masa’ dipanggil “Ibu”? Iba-Ibu! Ibu Kos-mu kali!!!

13. Nikmatnya punya rambut gondrong itu kalau ke konser metal!

That’s right! via pikabu.ru

Terutama konser musik beraliran metal. Kamu bisa headbang sesuka hati dan gak akan malu-maluin kalau rambut kamu emang benar-benar panjang, soalnya mukamu gak bakal keliatan. You’re gonna be the coolest guy in the moshpit.

14. Dapat Pengakuan Dari Cewek adalah P.R.E.S.T.A.S.I.

Beberapa cewek kagum via www.photobucket.com

“Aku kesel sama kamu.”

“Lah? Kenapa?”

“Soalnya rambutmu lebih bagus dari rambutku.”

“-___-“

#HEHE

Kalau gondrongmu sudah bagus dan terawat, bukan sekali-dua kali teman-teman cewekmu akan menyatakan keirian mereka padamu. Warnanya legam atau gelombangnya bagus, kata mereka. Kadang ada juga sih yang memuji sambil sedikit menyindir:

Cewek : “Ih, rambutnya bagus banget. Ekstensi di salon mana, Mas?”

Cowok : “Ini asli, Mbak…”

Biarpun nadanya nggak enak, itu tetap pujian kok. Nikmati aja.

15. Namun, Tiap Kisah yang Hebat Pasti Ada Ending-nya…

Bye, rambut gondrong! via bobbyvoiced.blogspot.com

Rambut gondrong saya harus pergi dengan cara yang mengenaskan.

Saya: “Mas, tolong potong ujung rambut saya, ya. Bercabang soalnya.”

Tukang Cukur: “Oke!”

*Ngobrol, ngobrol, ngobrol*

*Ngobrol, ngobrol, ngobrol*

Tukang Cukur: “Wah, Mas, saya motongnya kebanyakan nih. Hehehe…”

Saya: “……………..”

(Saya keluar dari tempat cukur dengan rambut cepak)

Dipanjanginnya butuh 2 tahun, dirawatnya lebih lama lagi. Dipotongnya? 20 Menit.  Yaudah lah, gimana lagi? Lebih baik sabar dan menganggap bahwa ini memang waktu yang tepat untuk berpisah dengan rambut gondrong kesayangan itu.

16. Buat Kamu yang Masih (Berusaha) Gondrong: Bertahanlah.

Bertahanlah via www.filmweb.pl

Walaupun butuh banyak sampo, kondisioner, dan minyak cem-ceman untuk merawat rambut kamu; walaupun perintah orang tua dan permintaan pacar nggak pernah lelah membombardirmu; walaupun tukang parkir sering ngira kamu Ibu-Ibu: bertahanlah. Rambut gondrong adalah identitasmu, dan gak ada hal yang lebih mewah di dunia ini selain kebebasan berekspresi dan menunjukkan jati diri.

17. Pada Akhirnya, Setiap Cowok Yang Berambut Gondrong (atau Pernah Berambut Gondrong) Adalah Saudara…

Gondrong bersaudara via archive.kaskus.co.id

Kita semua paham suka-dukanya, Bro.

Sampai sekarang, saya gak menyesal sedikit pun pernah memiliki rambut gondrong. Jika ada kesempatan lagi, bukan gak mungkin saya akan kembali memanjangkan rambut ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya