Menjalan ibadah puasa di bulan Ramadhan ternyata tak hanya mendatangkan pahala saja. Ada banyak manfaat yang dapat kamu ambil dengan menjalan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini. Selain telah terbukti baik untuk kesehatan, ternyata berpuasa juga mampu meningkatkan kecerdasaan dan daya ingatmu. Memang, belum ada penelitian ilmiah untuk hal ini. Namun, dengan penemuan Hipwee, kamu akan semakin yakin dengan manfaat yang diperoleh dari berpuasa.

1. Kamu menjadi hafal jam maghrib dengan detail hingga ke detik-detiknya

hafal maghrib dengan detail

hafal maghrib dengan detail via www.9gag.com

*hari biasa*

Baba: Maghrib jam berapa?

Ali: Jam enam-an lah paling.

*bulan puasa*

Baba: Maghrib jam berapa?

Ali: jam enam kurang dua belas menit hari ini, besok enam kurang tiga belas menit.

Advertisement

Berpuasa di bulan Ramadhan bikin daya ingat kamu menjadi tajam. Kalau hari biasa kamu sering lupa ingatan jadwal adzan, kali ini kamu sangat hafal betul luar kepala, terutama jadwal adzan maghrib. Ini karena jadwal adzan satu bulan penuh kamu tempel di dinding ruang makan. Setiap bangun pagi untuk sahur, kamu akan melihatnya sambil menghafalkan pukul berapa hari ini maghrib akan datang.

2. Jadi cerdas mengatur waktu tidur dan kerja

Tidur sembari kerja

Tidur sembari kerja via layzeebee.com

Dengan mencermati jadwal imsak sampai buka puasa dengan seksama, kamu jadi cerdas mengatur waktu. Selama bulan Ramadhan, kamu menjadi orang yang lebih disiplin dari hari-hari sebelumnya. Kalau di hari biasa, kamu jarang bangun pagi, sekarang kamu sangat rajin bangun pagi, tentunya untuk sahur.

Setelah sahur, kamu pun mengerjakan tugas-tugas atau pekerjaan karena belum bisa tidur lagi. Setelah matahari terbit, kamu pun tertidur sampai siang dan buka puasa kurang beberapa jam lagi. Kalau hari-hari sebelumnya, di malam hari kamu gunakan untuk kumpul-kumpul sama teman, pada bulan puasa, malam hari kamu lebih produktif, karena siangnya kamu pakai untuk istirahat. Enggak apa-apa, tidurnya orang puasa kan ibadah.

3. Tak lagi mengandalkan kata “terserah”, saat bulan puasa kamu sudah punya tujuan yang jelas dalam memilih makan.

Enggak ada kata terserah untuk makan!

Enggak ada kata terserah untuk makan! via gifemotions.tumblr.com

Advertisement

*hari biasa*

teman: mau makan di mana?

kamu: terserah

teman: aku juga terserah.

kamu: ya udah, terserah~

*bulan puasa*

teman: sahur di mana nanti enaknya?

kamu: di warung dekat perempatan sana aja.

teman: boleh, tapi kalau ramai pindah ke warung di gang ujung sana aja ya.

Bulan puasa juga membuat kamu jadi lebih memiliki tujuan yang jelas soal hidup, ya minimal jadi nggak galau saat milih makanan. Hari biasa, kamu sering banget menjawab pertanyaan, makan di mana, dengan kata “terserah” sampai akhirnya nggak jadi makan gara-gara semua jawabannya terserah. Saat bulan puasa, kamu akan jarang mendengar jawaban terserah saat ditanya mau makan di mana. Semuanya seolah punya tujuan yang jelas mau makan saur atau buka puasa di mana. Hebat kan?

4. Berpuasa juga membuat kamu terampil dalam mengatur keuangan.

Lumayan bisa ngirit

Maklum inflasi via gifrific.com

Dengan berpuasa, pengeluaranmu untuk nongkrong-nongkrong pun terpotong banyak. Pengeluaran untuk makan sehari-hari jadi berkurang. Untuk buka dan sahur kamu sering memanfaatkan jatah buka dan sahur gratisan. Kalau biasanya uang jajan atau penghasilan kamu selalu kurang untuk satu bulan, selama bulan puasa rasanya berlimpah. Dengan kecermatan dalam berhemat selama bulan puasa ini, kamu akan bisa mendapatkan hidayah saat hari lebaran. Hidayah tersebut berupa pakaian baru yang bisa kamu beli karena kamu berhemat selamat bulan puasa.

5. Kamu jadi hafal tempat jual takjil yang paling dekat sama rumah.

Yang jual manis, biasanya takjilnya juga manis. eh.

Yang jual manis, biasanya takjilnya juga manis. eh. via www.antaranews.com

Ingatanmu sangat kuat selama bulan puasa. Kamu sangat hafal tempat-tempat yang jual makanan untuk berbuka puasa, apalagi yang dekat dengan tempat tinggal. Dari pada harus jauh-jauh dan kejebak macet, kamu dengan teliti mengecek tempat jualan takjil di dekat rumah. Pokoknya di bulan puasa ini, segala sesuatu tentang makanan telah kamu organisir dengan baik.

6. Kamu telah memetakan dan paham betul masjid mana yang tarawihnya 11 rakaat, mana yang cuma 8 rakaat.

Sudah kuduga

Sudah kuduga via twitter.com

kamu: assalamualaikum, pak! Numpang nanya, masjid di dekat sini sebelah mana ya?

bapak-bapak: walaikum salam, nak! Ada dua, nak, yang satu di seberang sana, yang satu di dekat pos sebelah situ.

kamu: oh, kalau rakaat tarawihnya yang paling dikit yang mana, pak?

Selain jumlah rakaat, kamu juga hafal imam mana yang sukanya pakai bacaan panjang-panjang, mana yang memberimu kenyamanan dengan bacaan pendek. Pokoknya, selama bulan puasa ini kamu jago dalam hafal menghafal.

7. Di bulan puasa kamu juga jadi hafal harga dan jenis-jenis petasan.

Biar greget!

Biar greget! via www.quickmeme.com

Enggak soal beribadah saja yang kamu ingat, di bulan puasa, pengetahuanmu soal petasan pun meningkat. Kamu tahu betul, mana petasan yang paling ampuh untuk membangunkan orang saat sahur berikut serta harganya.

8. Ketika bulan puasa kamu sangat peduli dengan kesehatan, jadi kamu banyak-banyak beristirahat.

Waktunya istirahat

Waktunya istirahat via giphy.com

Kalau di hari biasa, kamu jarang di rumah, tiap hari ke sana ke mari. Kurang tidur, kurang istirahat. Waktu bulan puasa kamu jadi sangat peduli dengan kesehatanmu. Kamu jadi banyak-banyak istirahat atau lebih tepatnya bobok siang. Diajak ke mana-mana nggak mau, kamu lebih suka di rumah dan bobok dengan tenang. Sekali lagi, nggak apa-apa, tidurnya orang puasa kan ibadah.

Tuh kan? Puasa punya manfaat besar dalam meningkatkan kecerdasan, keterampilan, dan daya ingat kamu. Makanya tetap semangat berpuasa ya!

Advertisement