Semakin Dewasa Makin Jarang Sakit Hati, Justru Sederet Penyakit ini Bakal Kerap Dirasakan

Semakin hari, usia seseorang semakin bertambah yang mana mengkategorikan seseorang dalam usia dewasa. Tak hanya usia yang bertambah, tuntutan hidup pun semakin bertambah seiring dengan bertambahnya kedewasaan seseorang.

Bukan lagi hanya sekadar memikirkan kehidupan percintaan atau bahkan memikirkan omongan orang yang susah banget dikontrol, tapi juga harus memikirkan bagaimana cara untuk bertahan hidup alias bekerja setiap hari demi cuan.

Kalau tuntutan hidup saja mengharuskan seseorang harus bekerja demi kehidupan yang lebih sejahtera, nggak ada lagi deh ngerasain sakit hati, yang ada sih pasti ngerasain sakit punggung, pinggang, ataupun sakit kepala karena tuntutan kehidupan.

ADVERTISEMENTS

1. Sakit punggung dan pinggang kayaknya jadi langganan sih buat para pekerja

Sakit punggung

Penyakit orang dewasa bukan hanya sekadar sakit hati | Credit: Foto oleh Karolina Grabowska from Pexel

Penyakit punggung dan pinggang bisa jadi salah satu penyakit langganan buat yang seharian duduk depan meja buat kerja. Karena posisinya yang gitu-gitu saja, bikin punggung dan pinggang jadi tegang karena terlalu fokus kerja sampai lupa gerak.

Selain kerja kantoran, kamu yang kerja di lapangan mungkin bakal lebih sering ngalamin yang namanya sakit pinggang ini. Kalau kamu nggak mau ngalamin kayak gini, lebih baik sering-sering stretching biar badan kamu nggak kaku.

ADVERTISEMENTS

2. Sakit leher juga kerap kali jadi penyakit yang menyerang kamu yang sibuk kerja

Sakit Leher

Penyakit orang dewasa bukan sekadar sakit hati | Credit: Foto oleh Kindel Media dari Pexels

Nah, kalau penyakit yang satu ini lebih sering terjadi kalau kamu terlalu fokus memerhatikan laptop saat bekerja sampai bikin lehermu tegang. Memang benar sih, harus fokus bekerja, tapi kamu juga jangan lupakan kesehatanmu ya guys. Lagi-lagi, kamu juga harus sering stretching leher kamu biar nggak kaku.

ADVERTISEMENTS

3. Sakit mata, penyakit yang harus kamu waspadai kalau seharian kerja di depan laptop

Sakit mata

Penyakit orang dewasa bukan lagi sekadar sakit hati | Credit: Foto oleh Victorvote by Pixabay

Intensitas mata yang tinggi saat menghadap laptop juga bisa bikin mata kamu stres alias bikin sakit mata. Biasanya sakit mata yang bakal kamu alami kalau berlebihan menatap layar adalah mata terasa kering, nyeri, berair, perih, panas, gatal, atau bahkan berdampak pada sakit kepala.

Kalau mata udah sakit, justru akan mengganggu pekerjaanmu kan? Untuk itu, lebih baik gunakan kacamata anti radiasi agar matamu terlindungi dari sinar layar digital yang dapat mengganggu kesehatan matamu jika terlalu berlebihan dipandang.

ADVERTISEMENTS

4. Sakit kepala, bukan sekadar sakit biasa, kadang juga gegara overthinking

Sakit Kepala

Penyakit orang dewasa bukan lagi sekadar sakit hati | Credit: Foto oleh Nathan Cowley dari Pexels

Sakit kepala yang dirasain orang dewasa sih bukan sakit kepala kaleng-kaleng yang biasanya terjadi waktu sehabis kehujanan saja. Kalau orang dewasa udah fokus memikirkan hidup sampai overthinking pasti ujung-ujungnya sakit kepala yang kadang diobatin aja nggak mempan kecuali bisa menenangkan diri sendiri, belum lagi kalau vertigo. Nggak ada lagi deh sakit hati gegara masalah percintaan~

ADVERTISEMENTS

5. Sakit kanker alias kantong kering, ini sih penyebab dari semua penyakit

Kantong Kering

Penyakit orang dewasa bukan hanya sekadar sakit hati | Credit: Foto oleh Nicola Barts dari Pexels

Kalau sakit yang satu ini sih bisa dibilang jadi sumber munculnya penyakit di atas lainnya. Kalau sudah sakit kanker alisan kantong kering begini, rasanya kita harus buru-buru kerja biar cuan tiap hari. Kalau terlalu fokus kerja, yang ada penyakit-penyakit di atas bisa muncul. Benar-benar bikin hidup jadi serba salah deh.

Ingat guys, segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik. Boleh sih, rajin dan fokus kerja biar nggak diterpa penyakit kanker alias kantong kering, tapi juga inget kalau penyakit lainnya juga bisa muncul. Semangat!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Kadang menulis, kadang bercocok tanam