Bukan hal baru kalau kebanyakan cewek memang hobi banget berdandan. Bahkan segala hal tentang makeup bisa jadi satu bidang hobi tersendiri sekarang ini. Meski begitu, cowok bukan sama sekali nggak dandan lo, sesimpel merapikan rambut, pakai pomadehingga pakai baju rapi juga sudah bisa dibilang berdandan. Sayangnya, antara cowok dan cewek sering terjadi kesalahpahaman dan saling menghakimi soal istilah “dandan“. Tunggu dulu, simpan komentar pedasmu dan baca dulu pembahasan Hipwee Boys berikut!

Istilah ‘dandan’ memang sangat melekat pada cewek. Sebagai makhluk yang menyukai detail dan warna, nggak heran kalau makeup pun bisa jadi hobi

Memandangi betapa emesnya diriku sendiri. via twitter.com

Cewek terkenal dengan kesukaannya memperhatikan detail terkecil di setiap sudut penampilannya. Maka nggak heran kalau kebanyakan cewek mencurahkan perhatiannya pada kegiatan merias diri. Mulai dari menutup bekas jerawat, hingga bikin shading biar pipinya nggak kelihatan tembem. Ditambah warna-warni lipstik, eyeshadow, hingga blushon yang bisa dipadupadankan suka-suka. Bikin cewek jadi sibuk bereksperimen untuk tampil lebih cantik.

Tapi dandan saat ini juga bisa melekat pada cowok. Siapa juga yang melarang cowok dandan, pakai lip balm bahkan foundation sah-sah aja kok!

Oke, kacamatanya udah pas! via twitter.com

Advertisement

Siapa bilang sih cowok nggak pernah dandan? Bukannya nggak pernah, tapi cowok memang seringnya berdandan secara sederhana saja. Sesimpel pakai pomade atau merapikan rambutnya, tujuannya sama kok, biar tampil lebih menarik. Nah, kalau ada cowok yang juga suka pakai makeup dan rajin perawatan, ya, bebas-bebas aja dong. Tampil menarik adalah hak segala bangsa, kan~

Bukan masalah buat siapa kita berdandan, tapi sadar diri kalau tampil lebih menarik itu bakal asyik

Kalau sama-sama menarik, hidup jadi asyik. via www.pexels.com

Kalau banyak cewek yang mengklaim suka dandan buat diri sendiri itu konteksnya bukan hanya di kamar dan saat sendirian aja sih. Pada dasarnya semua orang (bukan cewek aja lo) berdandan biar kelihatan lebih menarik di depan cermin saat mereka memandang diri mereka sendiri, maupun saat orang lain memandang diri mereka, sehingga muncul kepercayaan diri yang hakiki.

Kepercayaan diri inilah yang dampaknya ke kita juga, bukan buat orang lain biar mereka suka sama kita. Hellaaaw, suka dan benci, kan, relatif. Kalau dandannya pas lagi sendirian, ya, buat apa? Bikin percaya diri juga nggak, malah ngabis-ngabisin alat makeup.

Advertisement

Jadi coba hentikan perdebatan soal dandan dan stereotip yang belum pasti itu. Cowok dan cewek sama-sama ingin tampil lebih baik dan menarik. Buat yang memilih tampil bodo amat, secuek-cueknya, paling nggak mereka pernah sesekali mikirin untuk tampil menarik. Sesederhana tindakan milih baju di toko yang menurutnya paling baguslah yang dibeli.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya