Pernahkah kamu merasa gak nyambung dengan teman-teman sebayamu yang lagi ngobrol soal app baru yang lagi ngetren? Atau kamu heran kok anak-anak sekarang selera musiknya aneh-aneh dan selalu berubah tiap bulan? Apakah kamu adalah orang yang selalu dianggap dewasa di antara teman-temanmu yang usianya sama? Jika kamu sering mengalami hal-hal di atas, jangan khawatir kamu tetap sehat kok. Cuma ada gelar baru untuk kamu: “Old Soul”.

Kamu gak tua, kamu juga bukan manusia yang dibekukan dari hasil eksperimen cryonics, dan pastinya kamu juga bukan penjelajah waktu. Kamu cuma memiliki jiwa dan semangat yang ‘lawas’, dalam artian yang baik tentunya. Mau tahu ciri-ciri apa lagi yang menandakan kalau kamu punya ‘jiwa tua’ yang justru menjadikanmu jadi anak muda bijaksana? Simak di artikel ini, ya!

1. Meski terbilang masih muda kamu jauh lebih dewasa dan bijaksana dari usiamu saat ini!

Muda dan bijak via www.dannyst.com

Sedari kecil kamu udah sering mendengar komentar dari orang sekitarmu tentang gaya bicara dan gayamu menghadapi masalah:

Jago banget ngomongnya kayak orang gede.”

“Wah, masih kecil tapi udah dewasa ya kamu…”

Advertisement

Entah kenapa kedewasaanmu selalu melebihi usiamu saat ini. Ketika kumpul keluarga besar kamu lebih sering duduk bareng paman-paman atau bibi kamu daripada duduk bersama sepupu yang sebaya. Bukan karena kamu gak bisa bersenang-senang seperti anak muda tapi karena kamu menganggap orang dewasa jauh lebih menarik untuk diajak bicara.

2. Kamu adalah anak rumahan sejati; baru aja keluar rumah, eh udah gak sabar buat balik lagi.

No place like home via bookswithbenefits.tumblr.com

Kamu selalu menikmati berada di dalam rumah, bagimu rumah merupakan tempat perlindungan dan tempat untuk merenung, melakukan analisa mendalam atas apa yang terjadi pada hidupmu. Ketika keluar rumah, kamu selalu berharap agar segera pulang. Entah karena kamu kangen rumah atau karena alasan lain yang membuat kamu suka banget mengendap di rumah. Jumlah ‘Me Time’ kamu jelas jauh lebih banyak dibandingkan anak muda lain.

Tapi lihat sisi baiknya, kalau jarang keluar rumah berarti kamu bisa menghemat ongkos transportasi dan bebas dari godaan untuk keluarin duit untuk ini dan itu. Setelah dipikir-pikir, sifat hemat ini juga merupakan turunan dari gaya Old Soul kamu.

3. Ketika nongkrong bercengkrama bersama sahabat, kamu selalu jadi tempat meminta saran…

Tempat bertanya via jamietuohy.wordpress.com

Tiap kali salah satu dari mereka butuh nasihat, kamu pasti jadi orang pertama yang mereka datangi. Pas ngumpul bareng mereka, kamu pasti jadi penengah ketika argumen mulai memanas. Gak jarang kamu menerima telepon di tengah malam karena temanmu lagi pengen curhat. Tanpa sadar mereka menuakan kamu padahal jelas-jelas kalian seumuran, malah mungkin kamu lebih muda daripada mereka.

Ya, gitu deh kalau Old Soul, selalu dituakan dan gak sadar bertindak seperti orang tua.

4. Peranmu dalam kelompok pertemanan selalu sama: jadi “Bapak” atau “Bunda” bagi anak-anak setongkrongan…

Kamu selalu jadi “Bapak” dan “Ibunya” anak-anak via kostputri165.blogspot.com

“Mommy, Emak, Mbak, Babe, Bapak, Papi, Mas.”

Panggilan yang menandakan penghormatan kepada orang yang lebih tua sering ditujukan padamu oleh teman-teman. Dalam setiap kelompok pertemanan yang kamu masuki, peranmu selalu sama. Yaitu jadi Bapak atau Ibunya anak-anak. Kamu jadi panutan dan jadi orang yang melekatkan setiap ikatan pertemanan.

Peran ini terus kamu dapatkan dalam setiap lingkaran perkawanan baru yang kamu temui. Walaupun ada yang usianya lebih tua, tapi pembawaan dirimu tetap membuatmu jadi orang yang dianggap paling dewasa. Jadi kalau dipanggil “Mommy” atau “Babe”, kamu udah pasrah aja deh. Syudah biasaaaa~

5. Dalam berbagai aspek kehidupan, kamu sering terjebak di ruang nostalgia.

Acara TV gak kayak dulu via www.consumerinstinct.com

Gak hanya terjebak kenangan bersama pacar aja, tapi kamu juga selalu mengenang masa-masa indah 10 tahun yang lalu. Seakan dirimu di 10 tahun yang lalu adalah masa terbaik dalam hidupmu. Dalam aspek kehidupan lain seperti ekonomi, kamu selalu menemukan 1-2 hal untuk dibanding-bandingkan “Kalau dulu mah, harga BBM gak semahal sekarang…” atau membandingkan hal yang ringan seperti, “Lagu sekarang gak seenak lagu pas jaman dulu…”

6. Ngomong-ngomong soal musik, kamu susah move-on dari lagu lama yang kamu anggap paling oke di telinga.

Selera lawas via jamietuohy.wordpress.com

Bagi teman-teman sebayamu 90’s is the new 70’s, Nirvana, Madonna, Java Jive itu pokoknya udah jadul banget. Namun dasar kamu si Old Soul lagu-lagu yang berjaya di 90-an masih aja nangkring di playlist kamu. Bintang pop pertama yang bisa kamu bayangkan cuma Britney Spears, tanpa mengenal Taylor Swift sama sekali. Band metal paling garang? Ya, Korn! Gak ada yang lebih keras dari Korn.

Urusan musik Indonesia juga sama. Kamu muak saat mendengar band-band pengsisi acara musik pagi di layar kaca. Bagimu band Indonesia yang benar-benar ciamik musiknya itu ya cuma Dewa, Sheila on 7, dan Padi. Untuk urusan musik, kamu sangat setia. Kalau perlu kamu masih menyimpan kasetnya, demi menjaga kelestarian musik 90-an kamu bilang.

7. Kamu bukan orang kuno, kamu cuma menyukai cara-cara lama dalam menikmati hidup…

Sambil ditemani secangkir kopi atau teh kamu membuka lebar-lebar koran yang tiap pagi diantarkan ke depan pintumu, ya kamu masih berlangganan koran. Membaca berita online lewat smartphone atau tablet gak bisa memuaskan keingin tahuanmu makanya kamu lebih suka membaca koran. Kamu juga gak ngerti kenapa orang membaca e-book, di mana kenikmatan membuka halaman demi halamannya? “Bagaimana bisa mereka mencium aroma kertasnya?” tanyamu.

Kamu merasa bukan orang kuno, buktinya kamu masih rajin mengikuti perkembangan teknologi terbaru. Hanya saja, di hidupmu ada cara-cara lama yang terasa lebih nyaman dan pas.

8. Buatmu, cinta cukup diketahui berdua. Rasa dalam dada tidak perlu dibagikan ke media sosial apalagi ke seluruh dunia.

Surat cinta via www.eleanorigby.com

Menurut kamu hubungan romantis adalah hal yang bersifat pribadi, gak semestinya diumbar di media sosial apalagi di tempat umum. Saat teman-temanmu menyiapkan sebuah kejutan untuk ‘menembak’, kamu justru memilih menulis puisi atau surat cinta yang ditujukan padanya. Ketika kawan-kawan lain tiba-tiba menulis status manis di media sosial saat jatuh cinta, timeline media sosialmu tampak biasa saja.

Buatmu, tidak penting dunia tahu bagaimana perasaanmu pada pasangan. Kmau percaya kalau hubungan itu urusan 2 kepala saja, dan keluarga di belakangnya. Tak perlulah membagikan banyak-banyak cerita ke orang luar yang tidak ada sangkut pautnya.

9. Old Soul terkenal dengan hidupnya yang teratur. Saat mendapat ajakan keluar malam, itu adalah kesempatan spesial yang tidak bisa disia-siakan

Malam spesial hingga jam 9 via reelclub.wordpress.com

Buatmu, kehidupan yang teratur adalah kunci nyamannya hari-harimu. Kamu sudah punya jadwal pribadi kapan harus bangun, kapan pulang kerja, semalam apa harus sampai rumah, sampai bagaimana kamu bisa menghabiskan akhir pekan. Hidup yang teratur ini membuatmu excited jika ada ajakan keluar malam dari teman.

Bagi orang yang hidup teratur, bangun pagi, pulang petang dan tidur cepat tiap malamnya, diajak keluar jalan-jalan di malam hari adalah kesempatan yang istimewa. Gak setiap hari datang kesempatan bersenang-senang di luar rumah, asal dengan satu syarat: “Jam sembilan sudah di rumah, ya…” Kenapa? Karena jam 9 malam itu (buatmu) udah larut banget.

10. Walau masih muda, kamu sudah mulai selektif soal makanan dan kesehatan.

Makan apa ya? via conveyorbeltsystems.net

“Ini apa? Ada jeroannya gak?”

“Uh, ada nangkanya ya? Nanti perutku kembung”

Waktu teman-temanmu merasa bisa makan apa saja, kamu justru mulai memilah asupan makanan yang boleh masuk ke tubuhmu. Kerupuk, jeroan, sampai makanan yang bersantan mulai kamu hindari. Kamu memang tidak memiliki alergi atau sudah harus berjaga karena kolesterol tinggi. Hanya saja, tubuhmu seperti sudah punya sistem alarm-nya sendiri. Setiap kamu teralu banyak makanan yang tidak sehat, ia akan mengirim sinyal agar kamu segera berhenti.

11. Temanmu memang tidak banyak. Tapi sampai sekarang, semua ikatan perkawanan tetap terjalin erat!

Temanmu memang tidak banyak. Tapi semua pertemanan terjalin dekat via ceritalailatulfajriah.blogspot.com

Kamu bukanlah orang yang punya banyak teman dekat di berbagai tempat. Bahkan bisa dibilang, kamu bukanlah orang yang mudah menjalin pertemanan baru. Orang yang lama mengenalmu pasti tahu kalau sahabatmu hanya berkutat di orang-orang itu.

Meski sahabatmu gak banyak, kamu mengenal semuanya secara dekat. Dari dulu, sampai sekarang dan hingga besok orang yang kamu sebut sebagai sahabat selalu orang-orang yang sama. Karena bagimu pesahabatan adalah sesuatu yang harus dijaga keeratannya, bukan berganti-ganti seiring bertambahnya umur. Teman gak seharusnya berganti bila kamu pindah sekolah maupun pindah kota, malah seharusnya teman jadi lebih banyak.

12. Buatmu, keluarga dan prinsip hidup selalu jadi nomor satu!

Family values via taylormccutchan.tumblr.com

Terlepas dari materi dan kekuasaan, hal yang paling kamu hargai dalam hidupmu adalah orang tua, saudara dan seluruh anggota keluarga besarmu. Mulai dari kakek-nenek hingga keponakan. Kamu gak bisa bilang “Tidak” untuk keluarga. Berkat dedikasimu yang tinggi terhadap keluarga, kamu sering banget disebut sebagai “Family guy/girl”. Tak masalah, karena menjadi orang yang selalu dekat dengan keluarga adalah suatu kebanggaan bagimu.

Kamu juga terkenal dengan prinsip hidupmu yang kuat. Sekali bilang “Enggak” , akan susah membuatmu berganti pendapat. Buatmu, lebih baik kehilangan materi, pacar, atau bahkan ikatan perkawanan daripada harus menggadaikan prinsip. Dianggap gak asyik dan kuno? Kamu cuek aja. Toh ini hidupmu dan kamulah yang berhak mengaturnya.

Punya jiwa yang ‘tua’ mungkin membuat kamu punya banyak pertimbangan dalam bertindak, karena kamu selalu ingin mencari faedah sebelum melakukan sesuatu. Kamu ingin mencari makna yang lebih dalam melalui kebijaksanaan.

Orang bilang kamu terlalu memikirkan segalanya. Tidak bisa menikmati keriaan seperti anak muda. Yeah, orang sah saja berpendapat sesuka mereka. Tapi buatmu, hidup yang cuma sekali ini hanrus dijalani sebaik-baiknya, dengan caramu sendiri tentunya. Kamu tidak keberatan dianggap old soul, karena sifat ini justru membawa banyak kebaikan bagi hidupmu.