Prank Youtuber Bikin Nangis Ojol ini Bikin Warganet Geram. Apa Nggak Bisa Bikin Konten Berfaedah?

Prank youtuber

Belakangan ini banyak yang menyoroti platform YouTube. Kualitas konten yang disuguhkan youtuber dianggap semakin menurun. Sebut saja gerebek rumah, beli mobil mewah, sampai pamer saldo ATM, ketiganya dianggap hanya pamer kekayaan.

Advertisement

Lalu ada seorang seniman gambar yang geram sama salah satu youtuber. Salah satu kontennya soal prank bikin ojol nangis memancing perdebatan. Konon, sepak terjang youtuber tersebut dipenuhi dengan langkah kontroversial. Duh, kenapa sih para youtuber ini?

Seniman gambar melontarkan kegeramannya kepada salah satu youtuber. Prank-nya dianggap menjual “rasa kasihan” demi adsense


Prank youtuber kembali bikin warganet geram. Kali ini giliran @faizsadad_ yang melontarkan kekesalannya pada konten prank cancel order ojol. Dari judulnya yang deskriptif terbayang bahwa sang youtuber membatalkan pesanan pizza seharga 1 juta sampai bikin ojol menangis. Konten tersebut dianggap menjual “belas kasihan” demi adsense.

Advertisement

Uniknya, Faiz sendiri mengaku pernah berkolaborasi dengan sang youtuber. Kini dia mengaku menyesal setelah melihat sepak terjang kontennya yang kerap kontroversial. Warganet pun mengamini dan mengingatkan juga bahwa youtuber pernah bermasalah dengan band Halfelevenpm—bahkan sampai bikin Farid Stevy “FSTVLST” turun tangan untuk memediasinya.

Yang menjadi pertanyaan, kenapa sih youtuber sekarang gemar prank ojol jadi konten?

Kalau mau sedekah mah sedekah aja nggak usah jadi konten. via www.youtube.com

Prank jadi salah satu konten yang sering dibuat youtuber. Belakangan ada tren mengalamatkan prank ke sopir ojol. Konsepnya hampir sama, yaitu cancel orderan sampai sopirnya bingung dan sedih uangnya habis. Lalu muncul si youtuber mengganti bahkan menambah nominal uang jadi lebih tinggi. Sopir ojol pun bahagia. Tamat.

Memberi rezeki ke orang lain adalah sikap terpuji. Lantas kenapa perlu dijadikan konten? Bukankah ketika ada tangan memberi, tangan satunya jangan sampai melihat? Bikin bahagia orang lain apakah harus membuatnya panik, bingung, dan sedih dulu? Mari jadikan renungan bersama.

Advertisement

Mengambil keuntungan dari adsense itu sah-sah aja, asal nggak lupa sama kewajiban memberi tontonan baik

Jadilah youtuber yang bertanggung jawab. via www.thetimes.co.uk

Selera orang terbentuk dari tontonan. Kalau nggak ada yang meramaikan konten prank, bakal sedikit yang suka prank. Mengedukasi penonton tanggung jawab youtuber juga, sebab ada adsense yang dinikmati si kreator. Penonton telah baik memberi rezeki, maka berikanlah mereka konten yang berkualitas. Kecuali memang cuma pengen cari untung doang.

YouTube telah menjadi bagian dari kebudayaan terkini. Kasus Faiz menegur youtuber mesti dimaknai dengan bijak sebagai kritikan. Nggak perlu berkubu untuk saling menjatuhkan. Sebagai youtuber, kamu mesti peduli dengan pengaruh kontenmu terhadap penonton. Sebagai penonton, kamu mesti memilah tontonan supaya youtuber tahu mana yang dianggap baik dan buruk. Mari ciptakan iklim YouTube yang baik.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

Editor

Senois.

CLOSE