Konon menikah paling oke dilakukan di momen yang tepat dan sudah dipersiapkan. Ini bukan soal kejar-mengejar atau siapa duluan. Tapi tentang menemukan seseorang yang paling pas diajak membangun masa depan.
Kalau selama ini suara yang lebih sering didengar adalah suara mereka yang menikah belakangan, bukankah nggak adil kalau kita nggak mendengar suara mereka yang malah selangkah lebih di depan? Karena itu kali ini Hipwee sengaja ingin berbagi cerita soal rasanya jadi cewek yang nikah dan punya anak duluan. Sementara teman lain selownya nggak ketulungan.
Nikah duluan bikin kamu dianggap beruntung. Yang lain masih jomblo, kamu udah bisa bobo halal

Kamu beruntung banget udah bisa bobo halal via tumblr.com
Temen-temen sesama cewek kadang iri sama kamu. Nyiapin nikahan itu kayaknya sweet gitu…

Sweeet….not! via catalinajean.com
Hehe. Padahal ya nggak juga. Banyak stres dan puyeng di belakangnya

Realitanya puyeng juga via secret-hipster.blogspot.co.id
Waktu temenmu masih galau drama pacaran, kamu udah puyeng milih vendor katering dan bungkus seserahan

Ngurus beginian dari setahun sebelumnya via www.tumblr.com
Berantem sama suami soal tempat tinggal nikah habis nikah. Di kontrakan atau ikut mertua?

Bakal akur nggak ya sama mertua? via www.tribunnews.com
Semua harus dihadapi sendirian. Mau cerita juga jarang yang bakal paham. Belum pada punya pengalaman….

I am the chosen one via www.bustle.com
Ekspektasi temen: habis nikah kamu bakal romantis tiap hari

Your wifey life via catalinajean.com
Kenyataan: Bangun kesiangan berarti harus makan pakai telur sama kecap doang

Pakai saus begini udah mewah via www.blogged.my
Akhirnya tiba masa bobo-bobo halalmu membuahkan hasil

Positif juga akhirnya via aquricha.wordpress.com
Temen-temenmu heboh menyambut si calon baby. Asyiiiik. Jadi auntieeeee

Asyiik jadi auntieee via www.tumblr.com
Yang mereka nggak ngerti ada morning sickness dan mood swing yang bikin kamu jadi zombie

Zombieee zombie muntah-muntah via id.pinterest.com
Perjuangan jadi lebih berat buatmu yang harus bedrest karena bleedingÂ

Bedrest itu perjuangan via twinloveconcierge.com
Sementara temen-temenmu masih bebas nongkrong kamu udah berjuang untuk 2 detak di dalam tubuhmu

You fight for 2 heartbeats via fr.pinterest.com
Tongkronganmu pindah ke kelas prenatal yoga dan kencan sama Obsgyn

New cliche via top-rated-online-casinos2015.com
Kencan udah nggak sweet lagi. Buatmu nggak ada yang lebih mengharukan dibanding ini

Hidungnya kelihatan nggak? via raisingtwinsblog.wordpress.com
Mau gabung sama Ibu-ibu yang ikutan prenatal yoga berasa kemudaan. Tapi kalau nggak gabung nggak dapet pengetahuan

Akhirnya gabung juga via www.huffingtonpost.co.uk
Kegalauanmu udah geser dari ‘Kapan Nikah?’ ke ‘Hypno Birthing atau Caesar?’

Cesar atau normal? via www.quickmeme.com
Semua following di media sosialmu jadi Ibu-ibu muda atau konselor ASI
Bisa kasih ASI eksklusif berubah jadi harga dirimu

Pokoknya harus asi eksklusif! via takeonestepwith.me
Sampai datang kontraksi yang meremukkan tubuhmu. Bikin kamu tahu apa arti perjuangan hidup dan mati yang selama ini diceritakan Ibumu

Kontraksi meremukkanmu via www.mirror.co.uk
Darah dagingmu. Buah cintamu hadir di depan mata
Membuatmu (lagi-lagi) jadi zombie selama beberapa tahun ke depan. Jarang tidur, mompa ASI terus

Ini jadi sahabat baru via www.medela.com
Temen-temenmu jelas mendukung. Tapi jarang dari mereka yang bisa kasih masukan. Karena kamu yang pertama merasakan

You know nothiing via wifflegif.com
Jadi yang pertama nikah dan punya anak bikin kamu jauh lebih dewasa. Ada nyawa yang sekarang jadi tanggung jawabmu di dunia

Ada nyawa baru yang harus dipertanggungjawabkan via www.j-14.com
Tapi kalau ditanya bahagia, jelas nggak ada dua. Kamu bersyukur secepat ini dipertemukan dengan mereka

Kamu bersyukur secepat ini dipertemukan dengan mereka via www.katejulietphotography.com
Kalau ditanya apakah masa mudamu terenggut keriaannya karena menikah dan punya anak lebih cepat kamu akan menggeleng tegas. Hidupmu hangat karena mereka. Suami dan anakmu membuatmu lengkap sebagai manusia.
