Agar tidak kisah cintamu melulu yang kami evaluasi, kini Hipwee mulai akan merambah ke resensi gawai. Cuma karena kita bukan mas-mas penjaga  konter, maka kita tidak berminat untuk terlalu membahas tetek bengek spesifikasi yang bikin pusing kepala itu, apalagi untuk kamu yang bukan gadget geek atau pemerhati gawai. Hipwee akan mempercakapkan gawai-gawai baru dengan sudut pandang anak muda selumrahnya dan seentengnya. Serupa obrolan dengan seorang kawan songong yang lagi pamer ponsel baru, simpel-simpel saja. Biar kamu tidak terlalu bingung dan mabuk istilah teknologi.

Nah, produk pertama yang sampai di kantor Hipwee untuk kita hakimi adalah Vivo V11 Pro, salah satu rilisan gawai paling menarik dalam beberapa waktu belakangan. Jadi, kita mulai dengan unboxing, dan apa saja ternyata yang disertakan Vivo dalam kotak kemasan V11 Pro?

Advertisement
  • Ponselnya dong (Vivo V11 Pro Starry Black)
  • Charger (Adapter fast charging (5V/2A))
  • Kabel data microUSB
  • Earphone
  • Pelindung Silicon
  • Tusukan untuk memasukan SIM Card (SIM ejector)
  • Buku panduan dan garansi

Vivo V11 Pro ini mulai dijual pada bulan September kemarin, barengan dengan seri Vivo V11. Nah, kalau harga V11 Pro adalah Rp4.999.000 (lima juta, yeay), maka V11 kena bandrol Rp4.499.000, dengan cashback langsung Rp 500.000,- yang dimulai dari akhir bulan lalu. Makan apa saja tuh selisih 500 ribu rupiah? Di antaranya ada kualitas kamera, prosesor, kecepatan pengisian baterai, dan kesempatan mencoba fitur canggih screen touch ID. Saran kami sih, sayang seribu sayang jika kamu terlalu keberatan mengeluarkan kelebihan 500 ribu untuk berbagai perbedaan yang cukup signifikan itu.

Maka, dengan ini kami menyatakan dukungan untuk Vivo V11 Pro!

Advertisement

Eits, tapi kita ngobrol dulu nih.

Olah gradasi warna gelap bikin V11 Pro tampak mewah sekaligus puitis   

Saat ini V11 Pro tersedia dalam dua warna, yakni Nebula Purple dan Starry Black. Kebetulan Hipwee dapat seri warna yang kedua, dan sesuai namanya, seri warna hitam kelam dengan gradasi biru kelap kelip di bagian bawah ini tampak seperti langit malam bertabur bintang yang berkedip-kedip. Sungguh ponsel pintar yang puitis, hmm.  Tapi sepertinya yang Nebula Purple akan lebih eye-catching lagi berkat gradasi ungu yang lebih feminin, atau malah bernuansa psychedelic?

Corak warna-warna yang mewah ini memberikan kesan kokoh, meski material yang sebenarnya masih polycarbonate, belum metal. Oh tapi kendati berukuran besar dan lapang, bobot V11 Pro sangat ringan, bahkan misal dikomparasikan dengan ponsel pintar lain yang ukurannya lebih kecil sekalipun.

Faktanya, V11 Pro punya ukuran layar 6,41 inci sehingga agak sukar untuk nyaman ditampung saku celana. Namun, ponsel pintar ini tetap nyaman digenggam satu tangan orang dewasa, soalnya didesain dengan lengkungan yang pas. Jadi, aman sih selama menyiapkan saku celana yang cukup longgar 🙂

V11 Pro bikin kamu tidak bosan-bosannya selfie, terlebih ada fitur Face Beauty yang bikin kesal-kesal gemas

Dengan slogan “Perfect Shot, Perfect Moment”, jelas saja V11 Pro nggak mau asal-asalan dengan kualitas kameranya. Dan tampaknya Vivo memang sangat serius menunjang hobi swafoto dari penggunanya, misalnya dengan kamera depan beresolusi 25MP, sementara kamera belakangnya menggunakan konfigurasi lensa ganda–12MP dan 5MP.

Selain itu, Vivo V11 Pro dilengkapi banyak fitur kamera yang bikin seru dicobain satu per satu.Yang paling berfaedah, terutama untuk swafoto, adalah Anti Backlight AI HDR yang bisa menyeimbangkan cahaya berlebihan di latar belakang objek. Secantik apapun parasmu, bakal sia-sia kalau akhirnya jadi gelap gara-gara sorotan sinar matahari di belakang. Dengan fitur ini, nggak ada lagi istilah “backlight nih, pindah tempat dong”.

Lalu ada juga teknologi AI Face Shaping yang bisa menyulap wajah jadi cakep tanpa terlihat terlalu berias. Fitur ini punya sistem yang mampu mengenali kontur wajah, sehingga membuat wajah tampak lebih cantik natural, siapa tidak mau?

Tapi ada juga fitur yang cukup kontradiktif, yakni Face Beauty. Ini bisa membuat kulit tampak halus dan putih, sampai di tahap yang kurang realistis. Lucu kalau dipakai untuk motret teman-teman cowokmu, jadi kinclong dipaksakan mukanya. Jika pemakaiannya ngawur, bisa jadi andalan orang untuk bikin foto-foto alay nih. Wah, fitur berbahaya bagi umat  🙂

Untuk orang yang suka serabutan dalam beraktivitas, Vivo V11 Pro cocok karena isian baterainya ngebut

Dengan baterai berdaya 3400 mAh, tingkat ketahanan baterai Vivo 11 Pro tergolong awet meski tidak terlalu hebat. Akan tetapi, yang patut kamu beri perhatian lebih adalah istilah teknologi Dual-Engine Fast Charging. Terdengar keren kan?

Iya, jadi Vivo V11 Pro mampu mengisi baterai sangat cepat. Cuma butuh satu jam lebih sekian menit saja untuk bisa menjadikannya penuh dari 20 persen. Cocok buat kamu, wahai orang yang sibuk, bermobilitas tinggi, tapi suka teledor dan lupa charging.

Kendati berkecepatan tinggi dalam mengisi baterai, tapi kamu jangan khawatir tentang keamanannya. Yang pasti Vivo sudah mengantisipasinya dengan membekali 9 fitur pengamanan sebagai perlindungan ekstra.

Tapi yang paling otentik dari Vivo V11 Pro adalah fitur keamanannya, bisa pakai sidik jari maupun muka

Apa yang spesial sih dari sensor sidik jari di ponsel pintar? Hape Xiaomi satu jutaan juga ada kok! Heey, sebentar, coba cek dulu, kebanyakan sensor sidik jari ditaruh di belakang ponsel.  Nah, awalnya adalah Samsung dan Apple yang sempat berkoar-koar bahwa memungkinkan untuk menanamkan sensor sidik jari di layar(in-display fingerprint). Eh tapi akhirnya malah Vivo duluan yang ujug-ujug menyembul datang dengan teknologi ini.

Alhasil, Vivo V11 Pro diklaim sebagai ponsel pintar pertama di Indonesia yang mengusung teknologi Screen Touch Id. Sensornya menyatu dengan layar. Mengagumkan sih ketika layar ponsel ini mati, digoyang sedikit, lalu terlihat ada pola sidik jari berwarna hijau yang menyala di bagian bawah layar. Tampak futuristik. Kalau menempelkan jarinya buru-buru dan tidak presisi memang kadang-kadang tidak terbaca, namun apabila dua kali sidik jari gagal terbaca, maka pengguna akan diminta membuka secara manual dengan memasukkan  password.

Dan sepertinya si Vivo V11 Pro ini sangat terobsesi dengan sekuritas. Selain sensor sidik jari di layar, disertakan juga fitur keamanan lain berupa Face Access. Eits, ini juga bukan sembarangan. Kalau biasanya sekuritas dengan wajah cuma mengandalkan kamera depan, maka Face Access pada V11 Pro mengoptimalkan kamera infra merah.

Otomatis, Face Access mampu memindai 1024 titik wajah di tempat gelap sekalipun. Baru pasang wajah sekelebat saja sudah langsung terbuka, jadi jangan takut ribet dan tidak praktis untuk pakai fitur ini. Jadi mau pakai wajah atau jari nih?

Ada juga Jovi yang bisa jadi asistenmu di banyak bidang

Diambil dari kata “Enjoy Vivo’s AI” atau artinya “nikmati kecerdasan buatan milik Vivo”, Jovi adalah asisten AI di V11 Pro. Bisa apa Si Jovi ini? Ia bisa melayanimu dalam tiga hal, yakni Smart Camera:  smart face beautyAI scene identification, dan AI portrait framing, kemudian Smart Scene (menyajikan berbagai informasi penting seperti ramalan cuaca, hasil pertandingan tim favorit, waktu tidur) dan Game Mode yang memastikan aktivitas bermain game tidak akan terganggu.

Oiya, fitur lain yang penting tidak penting adalah motorbike mode. Yang biasanya pacarnya rewel karena kamu suka tidak balas chatpadahal jelas karena lagi di jalan–bisa pakai fitur ini untuk otomatis menolak telepon masuk atau membalas pesan dengan Hello,”i’m riding a motorbike. Get back to you soon.”

Oke, Vivo pada kuartal kedua tahun 2018 menempati peringkat keempat di pasar ponsel nasional (di bawah Samsung, Xiaomi, dan Oppo) menurut perusahaan analisis International Data Corporation (IDC). Total penjualan nasional mereka meningkat, jadi kamu mulai perlu mewaspadai merek satu ini. Dan bisa dibuktikan mulai dari Vivo V11 Pro, ponsel puitik yang mencatatkan dirinya di sejarah teknologi lewat fitur-fitur sekuritas progresif.

 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya