Semenjak dipertemukan di film Batman V Superman : Dawn of Justice, tokoh Batman dan Superman mulai banyak diperbandingkan. Superman adalah pahlawan sejati dengan prinsip teguh untuk selalu melakukan hal yang benar. Hampir sempurna banget lah. Sementara  walau juga jadi seorang pahlawan, tapi Batman nih kadang punya pendekatan yang lebih nakal dan tidak terduga buat mengalahkan lawan-lawannya.

Cara kerja mereka untuk menyelamatkan orang-orang yang mereka sayangi juga berbeda. Sebagai alien dari planet asing nan jauh di sana, Superman dianugerahi kekuatan alami yang sakti mandraguna, otot kawat tulang besi, dan penglihatan super. Sementara Batman lahir sebagai manusia biasa yang lantas berlatih bela diri disertai kecerdasan tingkat tinggi. Ia tidak biasa main langsung labrak satu lawan satu, tapi kadang mengendap-endap seperti ninja untuk beraksi.

Advertisement

Menilik dari kekuatan fisik, jelas Batman bukan tandingan Superman. Tapi belum tentu ia akan bertekuk lutut begitu saja di hadapan Superman. Coba cek seperti apa ending-nya Batman V Superman : Dawn of Justice. Nggak ada niat ngasih spoiler lho ya. Tapi Hipwee pengen ajak kalian berandai-andai tentang kenapa Batman nggak mungkin kalah sama Superman.

Tiap mau berantem, Batman nggak asal labrak. Doi selalu banyak perhitungan.

Superman jatuh di cengkeraman Batman

Superman jatuh di cengkeraman Batman via fractalpower.blogspot.co.id

Dikenal sebagai superhero yang mengandalkan kemampuan taktis, Batman bisa jadi ancaman serius untuk Superman. Sementara Superman populer dengan sifat lugu dan optimisnya, Batman selalu lihai dalam bersiasat membuat perencanaan serangan. Kayaknya nggak ada sejarahnya tuh Batman memulai perkelahian tanpa ada persiapan masak-masak. Di sisi lain, cukup sering Superman ujug-ujug mendatangi lawannya secara spontan tanpa pikir panjang. Apalagi Batman berkawan juga dengan Superman di Justice League. Ini peluang untuk Batman mengamati dan mengobservasi gerak gerik, gaya bertarung, atau kondisi psikologi Superman. Kelemahan Superman terkait dengan Kryptonite juga jadi celah potensial yang bisa dimanfaatkan oleh Batman.

Di belakang Batman, selalu ada sobat-sobat yang setia.

Batman dan kawan-kawan setia

Batman dan kawan-kawan setia via www.theverge.com

Batman kayaknya memang lebih jago bergaul atau mencari teman. Bukan berarti Superman nggak punya teman, tapi Batman lebih terbiasa bekerja sebagai tim. Coba lihat kiprah dia sebagai superhero, jarang banget Batman bertarung sendirian. Misalnya, ia punya soulmate kayak Robin yang setia banget. Selain itu juga ada Nightwing atau Catwoman. Tentu teman-temannya ini nggak bakal diam ketika Batman berantem sama Superman. Dia punya backingan yang kuat. Batman nggak peduli mau dibilang main keroyokan, karena bekerja sebagai tim memang merupakan strategi tersendiri.

Udah kalah jumlah teman, musuh Superman juga jauh lebih banyak.

Satu lawan banyak sudah jadi takdir

Satu lawan banyak sudah jadi takdir via hero-envy.blogspot.co.id

Advertisement

Kalau Batman dan Superman berantem, seharusnya memang lebih banyak yang bantuin Batman. Bukan cuma dari kawan-kawannya Batman, tapi juga musuh-musuhnya Superman. Ya iya, musuhnya Superman itu banyak banget. Soalnya tanggung jawab dia itu kan seluruh dunia. Bahkan sampai mahkluk-mahkluk luar angkasa juga banyak yang dendam dengannya.  Dan ketika seluruh dunia tahu mereka tengah berkelahi, bakal ada banyak banget penjahat yang berharap Superman itu binasa. Ketiadaan Superman adalah kebahagian terbesar buat penjahat seantero alam semesta. Bayangin Lex Luthor, Silver Banshee, General Zod, Doomsday, dan seabreg lainnya ngeroyokin Superman.

Di sisi lain, bukan berarti Batman nggak punya musuh. Hanya saja kalah jumlah. Soalnya Batman jarang main-main keluar dari Gotham City. Kiprah Batman sebagai pahlawan lebih bersifat lokal.

Teknologi Batman lebih relevan buat masa kini dibanding kekuatan Superman.

Tunggangannya aja gokil

Tunggangannya aja gokil via www.huffingtonpost.co.uk

Sejak masih kecil, kita tahu Superman punya kekuatan yang tak tertandingi. Tapi kekuatan Batman yang mengandalkan teknologi akan terus berkembang. Apalagi jaman sekarang adalah jaman teknologi. Peralatan dan bekal persenjataan makin canggih. Alat perang yang dimiliki Batman tidak dipungkiri juga akan makin dahsyat mengikuti jaman. Hari ini kita mengenal Bat-Suit, Bat-Mobile, Bat-Radar, Bat-Plane, dan lain-lain. Besok akan terus bertambah dan bervariasi. Semua disesuaikan dengan kebutuhan akan situasi dan ancaman yang mesti dihadapi. Nah, Superman bisa jadi superhero yang kuno kalau tidak coba banyak berlatih atau mengeksplor kekuatannya.

Kalau lagi nggak jadi Batman, Bruce Wayne adalah orang penting dan tenar.

Yang satu bos, yang satu wartawan

Yang satu bos, yang satu wartawan via www.forbes.com

Superman boleh lebih perkasa tatkala mengeluarkan personanya sebagai superhero. Tapi ketika dalam posisi manusia biasa, Batman adalah jawaranya. Clark Kent, sebagai alterego Superman adalah rakyat sipil yang berprofesi sebagai wartawan. Ia tidak punya posisi kekuasaan yang kuat di bidang hukum dan politik. Sementara pribadi asli Batman adalah Bruce Wayne, seorang publik figur dan milyader yang mengepalai banyak sekali perusahaan papan atas. Nah, dengan posisi dan sumber daya yang dimiliki Wayne, kira-kira apa saja ya yang bisa dilakukan olehnya untuk memerangi Superman secara tidak langsung?

Bisa saja misalnya, seperti apa yang biasa dilakukan politikus, Wayne membayar banyak pihak untuk melakukan kampanye yang bisa membuat publik memusuhi Superman. Yah, itu hal yang sama sekali nggak bijak dilakukan dari seorang superhero seperti Batman, tapi ini menunjukan kekuasaan luar biasa dari Wayne.

Lagi-lagi kryptonite jadi duri dalam daging.

Selalu semua musuh bawa-bawa Kryptonite

Selalu semua musuh bawa-bawa Kryptonite via screenrant.com

Popularitas kekuatan Superman berbanding lurus dengan begitu terkenalnya kelemahannya, yaitu Kryptonite. Materi yang berasal dari planet kelahiran Superman itu selalu disebut-sebut ketika menyinggung kelemahan Superman. Hampir seluruh musuh dari Superman pasti memanfaatkan Kryptonite untuk menyingkirkannya. Semua kekuatan spesial Superman tidak lagi berfungsi di depan benda itu. Kalau udah begitu, Batman nggak butuh banyak berkeringat untuk membuat Superman babak belur.  Apalagi dengan kecerdasan dan pengaruh Batman sebagai Bruce Wayne, tidak akan susah baginya untuk mendapatkan Kryptonite.

Superman lebih gampang galau. Hati doi lebih rapuh.

Badan sekuat besi, tapi nggak tahan luka dalam hati

Badan sekuat besi, tapi nggak tahan luka dalam hati via www.comicbookmovie.com

Superman itu salah satu superhero yang mudah galau. Ia adalah sosok yang gentle, baik hati, dan perhatian. Ia digambarkan sebagai sosok yang akan berusaha melindungi siapa pun sampai titik darah penghabisan. Namun, bisa jadi hatinya kadang terlalu lembut. Padahal seorang petarung ada kalanya harus rela mengorbankan beberapa hal yang ia cintai di saat-saat genting. Di sisi lain, Batman lebih cuek dan berwatak keras. Ia bahkan telah melihat orang tuanya dibunuh dengan mata kepalanya sendiri. Ia tumbuh dengan rasa kesepian, sehingga terbiasa dengan itu. Emosinya lebih terkendali, sehingga bisa lebih gampang move on dan nothing to lose ketika mencapai tujuannya.

Hehe jangan terlalu serius ya. Semua pada akhirnya memang tergantung si pengarang cerita atau sutradaranya, tapi nggak ada salahnya berimajinasi. Artikel ini dibuat untuk menunjukan bahwa memang nggak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk superman lho guys! 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya