Serba-serbi Larangan Ikat Rambut Bagi Siswi di Jepang. Absurd banget!

Para siswa perempuan dilarang menata rambut dengan kuncir kuda

Masa-masa sekolah biasanya menjadi masa paling indah sekaligus masa paling menyenangkan bagi anak-anak karena belum terlalu lekat dengan aturan. Anak sekolah di negara Eropa dan Amerika bahkan nggak lagi dibebankan dengan aturan seragam sekolah. Sementara para siswa di negara Asia masih menerapkan aturan seragam.

Advertisement

Biasanya para siswa di negara Asia diwajibkan mengenakan satu paket seragam yang terbagi menjadi seragam sehari-hari. Sekolah-sekolah juga menetapkan beberapa aturan lain demi kedisiplinan siswa. Nggak terkecuali sekolah-sekolah di Jepang. Baru-baru ini sekolah di Jepang menjadi sorotan warganet karena menetapkan aturan bagi siswa perempuan untuk nggak menata rambut dengan gaya kuncir kuda.

Baru-baru ini publik ramai memperbincangkan larangan ikat rambut bagi para siswi di Jepang

Larangan ikat rambut siswa perempuan di Jepang

Gaya rambut kuncir kuda | Photo by Hakan Nural on Unsplash

Dilansir dari laman New York Post, sekolah di Jepang melarang para siswa perempuan untuk menata rambut dengan gaya kuncir kuda karena dinilai bisa menarik gairah seksual siswa laki-laki.

Seorang mantan guru sekolah menengah di Jepang, Motoki Sugiyawa mengungkapkan bahwa alasannya serupa dengan aturan pakaian dalam warna putih bagi siswa perempuan. “Sekolah di Jepang khawatir anak laki-laki akan tergoda melihat anak perempuan,” ujar Motoki.

Advertisement

Dilansir dari laman Vice, survei tahun 2020 menunjukkan bahwa di Fukuoka terdapat 1 dari 10 sekolah yang melarang siswanya menata rambut dengan kuncir kuda. Para orang tua siswa juga mengutarakan kemarahannya terhadap aturan yang dianggap nggak masuk akal tersebut.

Sugiyawa mengaku dirinya juga mengkritik aturan tersebut, namun kewajiban seperti itu sudah dianggap normal di Jepang sehingga para siswa perempuan sudah terbiasa untuk patuh terhadap aturan tersebut.

Ternyata nggak hanya ikat rambut, beberapa sekolah di Jepang juga menerapkan beberapa aturan lainnya

Larangan ikat rambut siswa perempuan di Jepang

Sederet aturan di sekolah Jepang | Photo by sean Kong on Unsplash

Advertisement

Larangan kuncir kuda bagi siswa perempuan di sekolah Jepang bukan menjadi satu-satunya aturan yang harus ditaati. Ternyata, ada beberapa sekolah di Jepang yang memberlakukan aturan warna rambut, warna kaus kaki, panjang rok dan bahkan sampai bentuk alis lo.

Para siswa di Jepang harus memiliki rambut berwarna hitam dan lurus, kalau nggak mereka bakal diminta untuk memberikan bukti bahwa rambut berwarna mereka memang alami.

Sederet peraturan yang absurd itu dikenal dengan “Buraku Kosoku” yang diterapkan di Jepang sejak tahun 1870-an saat pemerintah Jepang pertama kali menetapkan aturan dan sistem pendidikan.

Tapi kalau dilihat dari aturannya, di sekolah di Indonesia juga punya aturan yang mirip lo seperti aturan warna kaus kaki, sepatu dan warna rambut. Kebanyakan siswa di sekolah Indonesia juga dilarang mewarnai rambut dengan warna-warna yang mencolok.

Larangan kuncir kuda ini bukan berarti siswa perempuan di Jepang dilarang dikuncir ya, bentuk ikat rambut yang lain masih diperbolehkan asal nggak memperlihatkan bagian tengkuk.

Hmm mungkin sekolah-sekolah di Jepang menerapkan aturan tersebut untuk meminimalisir terjadinya pelecehan seksual di sekolah. Kalau menurutmu gimana nih, SoHip?

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE