Masih ingat dengan pernikahan Taqiyuddin Malik (Taqy) dan Salmafina Khairunnisa Putri Sunan (Alma) beberapa waktu lalu? Pernikahan antara Taqy dan Alma ini memang sempat menarik perhatian publik. Memiliki latar belakang yang cukup berbeda, ternyata mereka dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Taqy yang merupakan hafiz Quran yang populer di media sosial ini resmi menjadi suami dari Alma yang bisa dikatakan baru berhijrah.

Belum genap tiga bulan, rumah tangga Taqy-Alma sempat beberapa kali mendapat ujian. Hal ini terlihat dari curhatan Alma di Instagram-nya. Adalah sebuah kewajaran jika ada masalah yang timbul, apalagi mereka saat ini tengah menjalani long distance marriage (LDM). Yang nggak wajar adalah ketika masalah ini dibawa ke ranah publik, sehingga nggak sedikit masyarakat yang tahu tentang kehidupan rumah tangga mereka.

Advertisement

Dan beberapa saat lalu, bukan Alma yang curhat di media sosial tentang rumah tangganya, namun sang ayah, Sunan Kalijaga juga menyeret masalah rumah tangga mereka ke media sosial.

Sunan Kalijaga mengunggah fotonya bersama sang putri dengan caption yang cukup mengejutkan. Nggak lama, foto tersebut langsung dihapus

Sunan Kalijaga cari Salma dan Taqy lewat Instagram via www.instagram.com

Ayah dari Alma yang juga merupakan pengacara kondang, Sunan Kalijaga, tiba-tiba saja mengunggah fotonya bersama sang putri di Instagram. Namun yang menjadi sorotan adalah caption yang ditulis olehnya. Melalui unggahannya ini, Sunan terlihat tengah mencari Alma yang sudah tiga minggu nggak pulang ke rumah. Alasan enggannya Alma pulang ke rumah dikarenakan masalah rumah tangganya dengan Taqy. Sunan meminta keduanya untuk pulang dan menyelesaikan masalah ini. Dan Sunan memiliki alasan kenapa ia menghubungi anak dan menantunya lewat Instagram, yaitu karena keduanya nggak bisa berkomunikasi secara baik dengan orang tua.

Sudah cukup 3 minggu kamu tidak pulang karena urusan rumah tangga kamu dengan @taqy_malik

Saya berkomunikasi dengan kalian lewat IG karena kalian tidak bisa berkomunikasi baik dengan kami sebagai orang tua

Kalian mau pulang untuk menyelesaikan ini semua atau mau saya anggap kalian sudah tidak perlu bimbingan orang tua

@salmafinasunan @taqy_malik jarak dan waktu yang memisahkan kalian namun sebaiknya kalian jangan terprovokasi dengan netizen yang tidak bertanggu jawab yang menginginkan kalian hancur dan mereka bertepuk tangan…

@taqy_malik saya percayakan anak saya pada kamu untuk kamu bimbing..

Tentu bakal muncul pertanyaan apakah segitu buruknya hubungan personal mereka antara orang tua-anak atau mertua-menantu hingga harus dihubungi lewat media sosial

urusan rumah tangga seharusnya nggak dibawa ke publik via www.instagram.com

Advertisement

Unggahan Sunan Kalijaga itu tentu akan menimbulkan beragam pertanyaan dari warganet. Memangnya ada apa antara Alma dan Taqy sampai ia nggak pulang ke rumah selama tiga minggu? Atau seperti apa hubungan personal dan komunikasi antarpersonal Alma-Taqy dengan orangtua mereka sampai-sampai Sunan harus mencari mereka lewat Instagram alias ranah publik, bukan lewat pesan atau telpon personal?

Tentu saja apa yang dilakukan Sunan ini sedikit disayangkan. Sebab, urusan rumah tangga sang anak harus dibawa-bawa ke ranah publik dan membuat banyak orang tahu tentang kehidupan rumah tangga anaknya itu. Tapi tentu kita juga nggak bisa menuduh langsung kesalahan ini ada pada sang ayah. Bisa jadi kedua orangtuanya sudah menyerah karena masalah tersebut nggak bisa diselesaikan dengan baik-baik di rumah. Orang tua yang pengen memberikan bimbingan rumah tangga kepada anaknya yang baru saja menikah dan belum genap tiga bulan tentu adalah sebuah kewajaran. Apalagi mengingat usia keduanya masih belia, yaitu Alma yang masih berusia 18 tahun dan Taqy 20 tahun.

Rumah tangga tentu saja nggak ada yang berjalan mulus, tapi akan lebih bijak jika nggak dibawa ke ranah publik dengan menyindir atau curhat di media sosial

jadi pelajaran bagi semua via www.instagram.com

Namun tentu lebih bijak jika aib rumah tangga disimpan rapat-rapat di rumah dan jangan sampai keluar dan diketahui orang banyak. Jika Sunan ingin mencari Alma, tentu bisa menghubungi teman-temannya, jika sang anak nggak menggubris. Sehingga publik nggak perlu tahu ada masalah apa antara Alma dan Taqy.

Di sini kita juga nggak bakal membahas masalah rumah tangga mereka, tapi apa yang bisa kita ambil dari kejadian ini. Pertama, setiap rumah tangga pasti ada ujiannya. Apakah itu di awal-awal, di tengah, atau kapan pun yang nggak bisa diprediksi. Masalah ini hadir tentu saja untuk membuat keduanya semakin dekat dan kuat dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Kedua, mengapa kita perlu membatasi penggunaan media sosial dalam kehidupan pribadi? Nggak semua privasi bisa kita lontarkan begitu saja di media sosial. Curhat atau menyindir seseorang lewat media sosial justru akan semakin memperkeruh masalah. Karena warganet yang awalnya nggak tahu menahu soal ini akan ikut memperumit masalah dengan komentar nggak bertanggung jawab.

Lagi-lagi, entahlah apa ini benar ditulis oleh Sunan sendiri atau di-hack (?), yang jelas kita bukan fokus pada masalah rumah tangga mereka, melainkan tentang hal-hal yang seharusnya tetap jadi privasi dan dijaga rapat-rapat dari publik. Sekali muncul ke publik, meski telah dihapus kembali tetap saja masyarakat sudah tahu dan penasaran dengan apa yang tengah terjadi. Karena publik tentu hanya bisa menilai dari luar saja, nggak tahu apa perkara sebenarnya. Jadi jangan mancing warganet buat komentar yang macam-macam dan jadinya malah makin rumit.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya