Tekken: Bloodline Serial Anime Netflix Akan Hadir Pada 2022, Menampilkan Jin Kazama!

Kisah Jin Kazama dan Raja Iron Fist akan hadir di Netflix pada tahun ini

Netflix mengumumkan seri animenya yang terinspirasi dari video game berjudul Tekken:Bloodline. Anime ini merupakan adaptasi dari frenchise gim fighting Tekken, yang merupakan video game besutan Bandai Namco.

Advertisement

Anime Tekken:Bloodline rencananya akan diliris tahun ini, namun belum pasti untuk tanggal pelirisannya dan jumlah episode yang akan ditayangkan. Kendari begitu, dapat dipastikan bahwa anime ini akan berfokus kepada Jin Kazama yang bergabung sebagai karakter dalam seri frenchise Tekken 3.

Berkisah mengenai perjalanan dari Jin Kazama

Melalui trailernnya,  Jin Kazama akan menjadi fokus utama dalam seri anime ini. Jin telah mempelajari ilmu seni bela diri keluarga yang diajarkan oleh ibunya sejak kecil, yakni seni bela diri tradisional gaya Kazama. Namun, ia tetap tidak berdaya ketika sebuah kejahatan muncul tiba-tiba dan mengancurkan segala sesuatu yang ia sayangi dan mengubah kehidupannya.

Marah kepada dirinya sendiri, Jin bersumpah akan membalas dendam dan mencari kekuatan. Jin bertemu dengan Heihachi sang kakek yang pada akhirnya membawanya ke sebuah turnamen King of Iron Fist. Jin pun bertemu dengan lawan-lawan yang kuat.

Advertisement

Dalam trailer teasernya, munculnya karakter Tekken yang akan menjadi bagian dari pertunjukan, seperti Heihachi Michima, Kazuya Mishima, Jun Kazama, Leroy Smith, King, Paul Phoenix, dan Orge.

Ini bukan anime pertama bagi Tekken

Poster Takken: The Montion Picture

Takken (1998) | via IMDb via www.imdb.com

Selain anime Tekken: Bloodline, franchise gim Tekken pernah meluncurkan versi animenya pada 1998, yaitu Tekken: The Motion Picture. Seri Tekken: The Motion Picture sendiri merupakan OVA, bukan seri anime khusus seperti Bloodlines. Seri OVA ini berfokus kepada Kazuya Mishima yang balas dendam terhadap ayahnya, Heihachi Kazama di turnamen The King of Iron Fist.

Advertisement

Jika SoHip belum tahu perbedaanya, OVA merupakan istilah untuk menyebutkan rangkaian anime yang dipublikasikan ke dalam fotmat video tanpa didahului penyiaran di televisi ataupun bioskop. Beda dengan anime yang yang disiarkan langsung di televisi atau bioskop. Biasannya OVA akan lebih memperjelaskan sebuah cerita dari sebuah anime.

Sang kreator Tekken, Katsuhiro Harada mempromosikan anime Tekken: Bloodline

Tidak seperti game franchise tahun 90-an yang laris dan mendapatkan berbagai adaptasi. Gim Tekken hanya memiliki sedikit adaptasi, seperti seri OVA yang diliris pada 1998 dan film live-action pada 2010. Film live actionnya sendiri bisa dibilang gagal, di laman IMDb film Tekken mendapat rating 4,8 dari 10.

Bahkan kreator Tekken, Katsuhiro Harada yang dilansir dari laman The Verge, menyebutklan bahwa film live-action tersebut sangatlah buruk dan dia sama sekali tidak tertarik dengan film tersebut.

Namun, berbeda dengan seri anime Tekken:Bloodline garapan Netflix. Harada nampak bersemangat untuk mempromosikan seri anime ini dalam akun Twitter pribadinnya. Dengan harapan bahwa anime ini akan sukses di pasaran.

Seri animasi Tekken menjadi salah satu dari banyaknya proyek Netflix yang mengadaptasi dari sebuah video game. Apakah anime Tekken akan berpusat pada perebutan kekuasaan klan Mishima? Ayo kita tunggu kisah selanjutnya hanya di Netflix~

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE