5 Tipikal Orang Saat Ikut Meeting Online. Katanya sih, yang Penting Udah Berkontribusi~

Tipikal orang meeting online

Berlangsungnya pandemi yang sudah lumayan lama ini memaksa kita semua untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan penting dalam kegiatan sehari-hari. Mulai dari lingkungan keluarga, pertemanan, sekolah, hingga dunia kerja, semua sudah pasti terkena dampaknya. Terlebih bagi para kaum pekerja, situasi semacam ini tentunya menjadi sebuah ujian tersendiri bagi banyak orang. Jika biasanya kita membahas segala sesuatu dengan bertatap muka, sekarang mau nggak mau harus lewat online.

Advertisement

Benar, meeting online menjadi salah satu agenda yang mungkin belakangan ini bisa disebut kegiatan normal dan rutin. Pelaksanaannya pun bukan berarti tanpa tantangan, orang malah terkadang lebih banyak lika-likunya kok. Kalau kamu udah sering banget melakukan meeting online bareng teman-teman kerjamu, pasti udah nggak asing lagi dengan 5 tipikal orang di bawah ini.

1. Si paling kenceng menjawab salam saat pertama kali meeting dibuka, biar dikira yang paling semangat kali

Ilustrasi meeting onine / Credit: Pexels Ketut Subiyanto

Tipikal orang yang sering banget ditemukan saat meeting online adalah jenis yang satu ini. Setiap kali meeting dibuka dan atasan udah buka suara untuk memberi salam, orang ini biasanya akan paling kenceng saat menjawabnya. Padahal mah habis itu juga nggak ada suaranya sama sekali. Hmm, biar kelihatan paling semangat aja dulu kali, ya? 😀

2. Ada juga yang hobi mengingatkan kalau suara pembicaranya masih dalam mode mute, ini biasanya sih yang paling peduli. Apalagi kalau atasannya udah tua

Ilustrasi karyawan teladan / Credit: Pexels Karolina Grabowska

Tipikal selanjutnya adalah orang-orang yang perhatian banget, entah sama atasan atau pembawa acaranya, atau mungkin perhatian dengan pembahasan yang akan dirapatkan. Saat anggota lain nggak peduli dengan suara pembicara yang sama sekali nggak terdengar, tipikal orang yang satu ini akan dengan senang hati mengingatkan hal tersebut. Karyawan teladan!

Advertisement

3. Masuk ke tipikal yang mulai resek, biasanya sering banget bilang kalau sinyalnya nggak bagus. Padahal mah nggak mau disuruh on cam atau males ditanya-tanyain

Ngeles pakai alasan sinyal / Credit: Pexels Tima Miroshnichenko

Ngaku deh, tipikal yang satu ini pasti paling banyak di antara kita semua, dan mungkin kamu pun salah satunya. Sering banget bilang kalau sinyalnya nggak bagus untuk video call. Padahal aslinya sih karena nggak mau disuruh on cam, atau mungkin malas buat ditanya-tanyain. Nggak ada kontribusinya! 🙁

4. Si paling sibuk milih background, ini biasanya sering banget dilakukan sama orang-orang yang ngaco

Sibuk milih background / Credit: Pexels Tima Miroshnichenko

Selain yang hobi ngeles pakai alasan sinyal jelek, tipikal yang nggak kalah konyol adalah orang-orang yang selalu sibuk untuk milih background foto yang akan ditampilkan saat meeting online. Orang-orang beginian biasanya tingkat ngaconya tinggi banget, yang lain udah pada sibuk siap-siap dengerin meeting, dia masih pilih-pilih foto atau gambar yang sekiranya kelihatan paling beda.

5. Terakhir, tipikal orang yang ngaconya minta ampun. Dari awal sih memang beneran ikut meeting, tapi pas di tengah-tengah selalu ketiduran, giliran pas udah selesai dia sendiri yang belum keluar

Advertisement

Ketiduran saat meeting / Credit: Pexels Andrea Piacquadio

Tipikal yang terakhir ini sepertinya memang cerminan kita semua. Sekarang siapa sih yang nggak stres kalau setiap hari harus beraktivitas tanpa bertemu dengan orang lain. Makanya nggak heran jika terkadang banyak yang ogah-ogahan kalau diajakin meeting online. Di awal sih berlagak semangat dan biasa-biasa aja, tapi ujungnya pas di tengah-tengah malah ketiduran. Alhasil pas udah selesai meeting, cuma dia sendiri yang nggak sadar. Jangan ditiru deh yang beginian!

Nggak cuma segelintir orang yang merasakan drama pandemi di dunia kerja, hampir semua orang di seluruh dunia merasakannya juga kok. Sabar aja, jaga kesehatan, dan jangan lupa berdoa. Semangat terus untuk bekerja, karena bantuan sosial udah nggak kecium lagi baunya nih~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE