Pengguna “Tipp-Ex” Cair dan Kertas di Zaman Sekolah Punya Tipikal Berbeda. Kamu Termasuk Mana?

Sebagian dari kita mungkin mengenal cairan pengoreksi berwarna putih alias penghapus dengan istilah “Tipp-Ex”. Terlebih di zaman sekolah, benda yang satu ini tentunya memiliki kedudukan penting dalam aktivitas sehari-hari. Merek dagang yang kemudian dikenal sebagai istilah tunggal tersebut secara nggak langsung tak bisa dihindarkan dari serba-serbi dan kenangan para pelajar.

Advertisement

Jika zaman dulu kita mengenal “Tipp-Ex” dengan bentuk yang cair, kini kita bisa menemukannya dengan bentuk yang lebih bervariatif. Mulai dari kertas roll, hingga potongan-potongan siap pakai yang sudah siap lepas dan pasang. Nah, kalau diperhatikan baik-baik, para pengguna “Tipp-Ex” cair dan kertas itu punya tipikal yang berbeda lo. Di zaman sekolah kamu pasti menemukan perbedaan-perbedaan absurd seperti yang ada di bawah ini.

“Tipp-Ex” cair biasanya digunakan oleh para cowok dan anak-anak bandel

Benda legendaris / Credit: Shopee

Namanya pun juga cowok, hasil akhir dan kerapihan dari suatu hal terkadang nggak terlalu diperhatikan. Seperti yang kita tahu, “Tipp-Ex” cair memiliki hasil akhir yang pasti nggak lebih rapi dibandingkan dengan yang bentuknya kertas. Hal tersebut sudah tentu saja terjadi, lha wong bahannya aja juga dari benda cair, ketika dikeluarkan pasti akan meleber ke mana-mana. Tapi, persoalan semacam ini biasanya nggak terlalu diambil pusing oleh anak-anak cowok. Makanya nggak heran jika para pengguna “Tipp-Ex” cair ini kerap didominasi para cowok, walaupun memang ada perempuan juga yang menggunakannya.

Selain itu, “Tipp-Ex” cair ini juga sering digunakan oleh anak-anak bandel. Alasannya sudah jelas, di zaman sekolah benda yang satu ini lebih sering digunakan untuk coret-coret tembok dibandingkan digunakan untuk fungsi yang seharusnya. Ngaku aja, kamu dulu juga sesekali pernah nulis hal-hal nggak jelas di meja kelas saat zaman sekolah, kan?

Advertisement

Pengguna “Tipp-Ex” cair biasanya juga didominasi oleh orang-orang yang ngirit dan kerap teledor

Alasan kenapa para pengguna benda yang satu ini didominasi oleh orang-orang yang memiliki tingkat kengiritan tinggi adalah karena harga “Tipp-Ex” cair yang jauh lebih murah dibandingkan dengan yang kertas. Selain itu, isinya pun biasanya juga awet banget, bahkan bisa bertahan sampai masa sekolah usai. Kalaupun harus ganti biasanya juga nggak lebih dari 2 atau 3 kali, itu kalau semisal nggak dicolong sama teman satu kelas.

Kekuatan fisik dari “Tipp-Ex” cair bisa dibilang nggak main-main. Jangankan hanya jatuh, dibanting berkali-kali atau sampai diinjak pun tetap masih bisa berfungsi dengan normal. Itulah kenapa orang-orang yang punya tipikal teledor biasanya lebih senang pakai jenis yang cair. Siapa tahu sewaktu-waktu bisa jatuh~

Nah, kalau “Tipp-Ex” kertas sebaliknya, para penggunanya didominasi oleh kaum perempuan dan orang-orang yang kalem serta lebih memperhatikan fungsi estetis

Tipp Ex kertas / Credit: Sinar Mega Store

Advertisement

Berbeda dengan para pengguna “Tipp-Ex” cair, para pengguna “Tipp-Ex” kertas lebih didominasi para perempuan. Bukan tanpa alasan, jenis yang kertas memiliki bentuk dan hasil yang lebih rapi dan enak untuk dilihat secara visual. Jika pengguna jenis yang cair didominasi oleh anak-anak bandel, jenis yang satu ini lebih dikuasi oleh anak-anak berjiwa kalem dan juga kreatif. Kalau kamu perhatikan, biasanya pengguna “Tipp-Ex” kertas ini juga diisi oleh orang-orang yang bukunya tulis hingga catatannya dibuat seapik dan sekeren mungkin. Makanya nggak heran jika tulisan salah pun bisa dihapus dan diubah dengan sekeren mungkin menggunakan jenis pengoreksi yang satu ini.

Tak seperti jenis satunya yang cair, “Tipp-Ex” kertas sudah tentu nggak bisa digunakan untuk mencoret-coret tembok. Jadi sudah dapat dipastikan bahwa sedikit orang-orang berjiwa bandel yang menggunakan benda satu ini.

Para pengguna “Tipp-Ex” kertas biasanya berasal dari anak-anak orang kaya dan banyak duit

Ngomongin dari segi harganya aja udah beda jauh, wajar kalau pemakai “Tipp-Ex” kertas lebih banyak berasal dari anak-anak orang kaya. Sayangnya, meskipun harganya lebih mahal, kekuatan fisik dari “Tipp-Ex” kertas ini jauh lebih lemah dibandingkan dengan yang cair. Jika “Tipp-Ex” cair jatuh dan dibanting pun tetap bisa bertahan dan berfungsi dengan normal, beda halnya dengan yang kertas. Jangankan sampai dibanting, jatuh dengan pelan aja terkadang bodynya langsung pecah. Itu masih belum seberapa, seringkali isi rollnya sampai keluar dan berhamburan. Kalau udah kayak gitu mau dibenerin lagi juga mager dan akhirnya berujung dengan dibuang begitu saja. Maklum, yang pakai biasanya punya banyak duit, jangan kaget!

Nostalgia kembali ke zaman sekolah memang nggak pernah ada habisnya. Pokoknya selalu ada aja kenangan yang bisa dibahas sampai sekarang. Bahkan hal sesepele “Tipp-Ex” pun punya kenangan tersendiri bagi kita semua. Relate, kan?

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE