Perubahan Tren Horor YouTube 2019 dari Seram ke Kocak. Menguntungkan Kreator, Merugikan Hantu

Tren horor youtube 2019

Nggak bisa dimungkiri kalau kita tumbuh di era acara Uji Nyali dan Uka-Uka jadi tontonan keluarga. Keseramannya bikin takut sekaligus nagih karena penasaran. Di era YouTube, konten horor juga temasuk salah satu yang banyak penontonnya.

Advertisement

Di tahun 2019 ini, Hipwee Hiburan menangkap fenomena unik di mana ada pergeseran tren horor. Dulu konten horor yang dicari ialah seremnya, di tahun 2019 ini yang dicari malah yang lucu-lucu. Nggak percaya? Simak uraian di bawah ini.

Banyak bermunculannya konten setan dikerjain bukti kalau tren horor berubah. Padahal dulu yang serem yang disukai lo

Jurnalrisa salah satu channel horor seram. via www.youtube.com

Kamu tentu familiar dengan channel Jurnalrisa atau Ewing HD? Jumlah subscribers dan penonton konten mereka jadi bukti konten horor masih menjadi tontonan yang digemari. Ada pergeseran tren unik sepanjang tahun 2019. Kedua acara tersebut kalah gaungnya dibanding kemunculan acara horor kocak dari channelchannel baru.

Di bulan Januari, Hipwee Hiburan pernah mengulas video Dunia Nyata kuntilanak diketapel dan pocong dilempar sendal. Lalu ada Fix Serem, konten perburuan hantu dengan dua host komedian yang gemar melempar jokes ke hantu. Masa hantu disetelin lagu TikTok? Tren berubah. Banyaknya konten Youtuber yang membercandai hantu menjadi fenomena yang unik sekaligus kocak.

Advertisement

Dunia supranatural dan perhantuan sejak dulu sudah di-monetize. Kini di era Youtube 2019 eksistensi setan terancam nggak seram lagi?

Setan dilawan. via www.youtube.com

Kisah horor digemari karena kecendrungan manusia yang penakut namun gampang penasaran. Inilah yang sejak dulu dibisniskan, nggak cuma jadi acara TV, ranah sastra dan film juga memanfaatkannya. Di era Youtube kembali berlanjut dan tren 2019 ini patut diingat sebab keseraman setan mulai jadi bercandaan.

Ada kepercayaan bahwa tabu atau pamali membercandai setan kecuali kamu nggak takut diganggu olehnya. Kini batas-batas itu yang coba diterobos sebagian youtuber yang pemberani. Dilempar sendal, diketapel, bahkan ada video kepala kuntilanak digebuk pakai batako? Terlepas dari editan atau video asli, maraknya video orang berani melawan setan ini bisa jadi bukti setan nggak seseram dulu lagi. Aneh, tapi kocak!

Pergeseran tren horor ini boleh jadi karena tren pasar sedang menyukai komedi dan sensasi. Tren begini bahaya nggak sih?

Advertisement

Tren kocak media sosial via www.hipwee.com

Menilik jenis konten yang disukai warganet, komedi dan sensasi temasuk yang paling diminati. Lihat saja lini masamu di FB, Twitter, IG, gampang banget menemukan konten lucu. Sedangkan Youtube sedang dibanjiri konten-konten sensasional nirfaedah seperti prank dan pamer saldo ATM. Boleh jadi preferensi khalayak inilah yang bikin tren horor ikut bergeser.

Formula sensasi yang selalu mampu bikin jumlah penonton naik ditambah komedi yang disukai diramu oleh youtuber jadi tontonan yang disukai pasar. Lantas apakah ini bahaya? Selama masih dalam batas kewajaran mungkin tidak. Kalau gara-gara tren horor ini kamu jadi nggak takut hantu lagi berarti baik. Namun kalau kamu justru malah merangsangmu untuk menantang setan yang nggak mengusikmu, ya, nggak tepat. Setan juga makhluk. Siapa yang bisa jamin dia nggak mengusik balik? Youtuber? Seyakin apa kamu itu video-video itu asli tanpa editan? 😀

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

Editor

Senois.

CLOSE