Video seorang emak-emak yang mengendarai motor, mencoba menerobos palang kereta, namun berakhir terjatuh, telah viral di media sosial. Video ini di satu sisi memperlihatkan keprihatinan terhadap nasib emak-emak yang jatuh dengan belanjaannya yang berantakan. Di sisi lain video ini juga menyebabkan kegeraman tingkat nasional.

Advertisement

Soalnya, apa yang terjadi pada emak-emak ini sebenarnya akibat ulah dan kesalahannya sendiri. Melanggar pintu palang kereta api dan nyangkut sendiri. Hmmm, beginilah deskripsi orang-orang yang sudah menonton di uraian Hipwee Hiburan berikut.

1. Ada rasa khawatir dan kasihan. Duh, mana belanjaannya tumpah-tumpah, bakal ada yang nolongin nggak, ya?

Duh, jadi serem! via tenor.com

2. Jiwa kemiskinan memberontak ketika sayur dan belanjaan sebanyak itu tercecer sia-sia. Uwh, padahal kalau diolah pasti jadi masakan enak tuh

Duh, padahal kayaknya udah mau masak sayur lodeh tuh! via tenor.com

3. Ngakak! Sumpah, kocak banget nyangkutnya. Jatohnya sampai kayang-kayang gitu, eh, tapi kalau ketawa kualat nggak sih?!

Tawa ini tak terbendung. via gif-finder.com

4. Rasa ingin ketawa tapi ketahan sama karma akibat ngetawain emak-emak. Yang tadinya mau ngakak, jadi nyembur doang nih~

Karma is OTW. via giphy.com

5. Bodo amat, ngakak, dan ingin bilang; mamam! Salah siapa nerobos palang kereta dan nggak sabaran, ih!

Lepaskan tawamu, Ferguso! via www.blackmores.com.au

6. Merasa ini hal konyol, ngakak lepas. Sejenak kemudian membagikannya ke kawan-kawan, nggak lupa untuk tinggalin jejak di kolom komentar

Semua orang harus tahu video ini. via www.shutterstock.com

7. Prihatin dan khawatir dengan kondisi lalu lintas dan tindakan konyol pemotor. Apakah perlu emak-emak ditest pakai SIM khusus biar nggak begini kejadiannya?

Duh, si ibu! via www.mirror.co.uk

Mungkin video emak-emak nyangkut di atas adalah murni definisi “sakitnya nggak seberapa, malunya luar biasa”. Tapi tetep sakit lo, Guys! Bayangin aja jatuh dari motor pake kayang dulu lalu terjerembab ke belakang. Itu jelas lebih dari sekadar pegal-pegal semata.

Makanya deh, kesabaran adalah kunci berlalu lintas. Intinya sabar atau celaka, gitu aja deh! Nggak perlu ikut-ikutan melanggar saat yang lain lagi melanggar, kita bukan bebek, kan?

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya