Di umur kita sekarang, pandangan tentang hubungan tentunya berubah. Momen romantis bukan lagi ketika dia memberi bunga atau kecupan, melainkan momen saat dia menyatakan keseriusannya. Sebagai seseorang yang memiliki pemikiran dewasa, kamu pasti menginginkan hubungan serius bersamanya. Meski begitu, tak selalu untuk mewujudkan hal itu semuanya berjalan dengan mudah. Ada saat dia masih menyimpan ragu padamu, hingga belum mau melangkah lebih jauh lagi.

Satu hal yang perlu kamu lakukan adalah cukup memahami posisinya saat ini. Jika dia memang masih ragu, tak perlu buru-buru kamu paksakan. Untuk saat ini, mungkin hal-hal ini yang lebih dia butuhkan.

1. Meski tak pernah disampaikan, bisa saja dia selalu berharap kalau kamu selalu ada saat dia membutuhkan

selalu ada saat membutuhkan via www.wawker.com

Sebagai pasangan, pasti ada beberapa hal yang sebenarnya dia harapakan dari kamu. Meski tak pernah disampaikan, dia pasti berharap kalau kamu selalu bisa hadir dan ada di dekatnya ketika dia membutuhkan bahumu untuk bersandar. Mau tak mau kamu harus peka dan harus benar-benar mengerti bagaimana suasana hatinya.

Dari hal itu pun kamu akan bisa mendapatkan banyak hal lain, salah satunya pemikiran dia tentang menambatkan hatinya padamu di jenjang yang lebih serius lagi dari hari ini. Meski memang perasaan tak akan pernah bisa dipaksakan, tapi setidaknya dengan melakukan itu kamu sudah berusaha untuk membuatnya benar-benar merasa nyaman.

2. Kamu harus memberikan perhatianmu lebih lagi dari sebelumnya agar rasa ragu yang menggelayut dalam hatinya bisa perlahan sirna

Advertisement

perhatian 🙂 via www.wawker.com

Tak menutup kemungkinan hal yang membuatnya enggan melangkahkan hubungan ke jenjang yang lebih serius adalah karena rasa ragu yang dimilikinya. Rasanya untuk memaksakan rasa ragu adalah sebuah hal yang sulit untuk dilakukan, karena apapun bentuknya sesuatu hal yang dipaksakan bukanlah hal yang baik.

Namun, kamu tak perlu merasa khawatir akan keraguan itu. Semua bisa hilang kalau kamu mau berusaha lebih keras lagi. Salah satu yang perlu kamu lakukan adalah memberikan dia sebuah perhatian yang lebih lagi dari sebelumnya. Percayalah, dengan perhatian yang kamu berikan, perlahan rasa ragu di dalam dirinya akan segera hilang.

3. Memberi dia kebebasan bukan berarti untuk melepaskan. Karena terlalu erat menggenggam membuat amarah makin tak teredam

pahami dunianya via www.pinterest.com

Hubungan yang lebih serius dari apa yang kalian jalani hari ini secara tidak langsung membuat sebuah kebebasan sedikit demi sedikit terkikis. Namun satu hal yang harus kamu, terlalu mengekangnya justru tak memberinya kebahagiaan sama sekali. Alih-alih ingin terus bersamamu, dia malah ingin pergi darimu.

Tak ada yang salah jika dia masih ingin mengejar impiannya. Kamu cuma perlu memberik dukungan sembari makin menguatkan keyakinannya. Untuk itu kamu harus bisa sabar dan mengerti apa yang diinginkannya agar hubungan kalian bisa tetap menjadi sebuah hubungan yang sehat dan baik-baik saja.

4. Wajar kalau dia masih takut dengan komitmen yang lebih serius lagi. Kali ini berikan dia waktu untuk menepi dan menata hati kembali

aku takut 🙁 via news-entertainment.net

Rasanya akan sangat wajar kalau pasanganmu masih takut atau belum berani untuk membicarakan sebuah komitmen yang lebih jauh lagi. Lantaran hal itu, kamu pun rasanya perlu memberikan ruang dan waktu lebih lagi untuk dia bisa menata hati sampai rasa takut itu berganti dengan rasa tulus untuk menjalani sesuatu yang lebih indah.

Yakinlah kalau kamu mau mengusahakan itu untuknya, hubungan yang kalian bina sampai saat ini akan membuahkan hasil manis dan membahagiakan untuk kalian berdua. Jangan jadikan hubungan yang sudah berusaha kalian bina berakhir sia-sia lantaran kamu yang tergesa-gesa memaksanya untuk menghadapi komitmen yang belum siap untuk dijalani.

5. Sekarang mungkin dia belum butuh lamaran, yang dia butuhkan sesederhana pelukan yang menenangkan

pelukan yang menenangkan via www.lepotaizdravlje.rs

Meski dia memang belum mau kamu lamar, percayalah yang dia butuhkan tidaklah rumit. Cukup pelukan yang menenangkan. Bohong rasanya kalau dia mengatakan dia tidak membutuhkanmu untuk ada di dekatnya dengan pelukan ketika dia sedang resah.

Berusahalah untuk mengerti segala keresahan yang tengah dia rasakan. Datanglah dengan kupingmu yang siap mendengarkan segala ceritanya dan datanglah juga dengan pelukan yang bisa membuatnya semakin tenang ada di dekatmu. Buatlah dia merasa kalau memang kamu adalah orang yang tepat untuknya untuk menjalani sisa usia kalian.

Karena pelukan adalah sebenar-benarnya rumah untuk hati yang resah

Itulah hal-hal yang mungkin dia butuhkan sebelum sampai di tahap yang lebih serius lagi. Cobalah untuk melakukan hal terbaik untuknya demi akhir kisah kalian yang tak sia-sia. Dan, satu hal yang perlu kamu pahami adalah dia yang belum mau kamu ajak serius, bukan berarti dia tak sayang padamu. 🙂