Di awal pacaran pasti kamu dan dia mengupayakan banyak cara untuk saling membahagiakan satu sama lain dan menjaga hubungan sedemikian rupa agar tetap berlangsung harmonis. Namun seiring waktu bergulir, kamu jadi lebih keliatan apa adanya dan nggak lagi takut terlihat nggak sempurna untuknya. Toh dia pun sama santainya.

Hal yang membuat hubungan cinta jadi lebih realistis setelah lama terjalin, karena kamu dan dia sudah paham karakteristik masing-masing, serta ke mana arah hubungan. Banyak hal yang tadinya terasa manis dan menyenangkan, tapi kini jadi terasa biasa. Dari sana terlihat, kamu dan dia jelas semakin dewasa dalam menjalani hubungan. Sementara beberapa hal lain yang jadi bukti bahwa kisah cinta kalian sudah berjalan realistis Hipwee Hubungan rangkum di bawah ini.

1. Intensitas chatting nggak lagi berlangsung tiap jam, sebab kini kamu ataupun dia mengerti kesibukan satu sama lainnya

Nggak lagi chatting tiap jam via Www.pexels.com

Advertisement

Awal-awal jadian percakapan kalian di kolom chat rasanya sudah seperti gerbong kereta, nggak putus-putus. Pasti selalu ada saja topik yang dibahas, meski obrolan kadang nggak jelas. Tiap jam notifikasi handphone kamu juga selalu berbunyi, tanda pesan masuk dari dia yang mana selalu kamu tunggu-tunggu dan membuatmu tanpa sadar sering senyum-senyum sendiri membaca pesannya.

Itu dulu, karena makin ke sini kamu nggak lagi ngambek tiap kali dia nggak juga memberi kabar seharian karena kesibukan. Kamu pun sama, punya kesibukan lain. Meski begitu komunikasi kalian tetap berjalan lancar dan hangat walau nggak sering-sering chatting.

2. Jadi lebih santai, urusan bayar-membayar pun nggak masalah jika ditanggung berdua

Biaya ditanggung berdua via Www.pexels.com

“Nonton yuk yang”
“Boleh, kamu yang pilih filmnya ya”
“Okedeh”
“Tapi nggak boleh nolak kali ini aku yang bayar ya, kan kemaren kamu yang bayarin kita nonton konser”
“Oke sip, makasih yaa.”
“Iya santai..”

Advertisement

Kalau dulu cowokmu yang sering bertanggung jawab dalam urusan kencan. Sementara sekarang semakin dewasanya hubungan, kamu pun semakin realistis bahwa urusan kencan nggak harus selalu ditanggung dia seorang.

Kamu juga jadi lebih santai dalam urusan bayar-membayar. Selagi kamu mampu untuk membayar, kenapa harus selalu dia? Misalnya kencan kemarin dia semua yang bayarin dan sekarang giliran kamu yang traktir dirinya menonton bioskop.

3. Bukan lagi sebatas kata-kata yang kini jadi terdengar biasa, tapi juga aksi sebagai bentuk pembuktian

Pembuktian via Www.pexels.com

Bukan lagi embel-embel kata manis dan rayuan gombal setiap hari tapi harus ada bukti nyata kalau kalian saling mencintai dan berusaha mempertahankan hubungan ini sesulit apapun. Saat rindu, bukan lagi kata ‘kangen kamu’ yang sering terdengar, tapi lebih ke bentuk upayamu untuk sebuah pertemuan. Atau saat dia sedang berada dititik terendahnya dan butuh dukunganmu, kamu pun masih tetap ada untuknya. Kata-kata memang ungkapan perasaan, tapi hal itu nggak akan jadi realistis dan bisa dipercaya kalau nggak diiringi dengan aksi nyata sebagai pembuktian.

4. Nggak lagi mengalah dan menghindari pertengkaran, adu argumen jadi sering terjadi pun demi kebaikan kalian

Nggak menghindari pertengkaran via Www.pexels.com

Masa-masa hangat awal menjalin hubungan, baik kamu ataupun dia pasti selalu menjaga sikap agar nggak terjadi pertengkaran. Kalau memang ada yang mengganjal dan membuatmu kesal, kamu pun lebih memilih diam ataupun mengalah agar pertengkaran nggak semakin menjadi-jadi. Namun saat hubunganmu sudah berjalan lama, kamu nggak lagi merasa khawatir tentang pertengkaran.

Kamu nggak lagi mudah mengalah jika memang itu demi kebaikan kamu dan dia, walau harus adu argumen sekalipun. Justru itulah yang membuat hubungan kalian jadi lebih punya esensi, nggak hanya sekedar basa-basi dan bermanis-manja semata. Hubungan yang baik punya banyak unsur di dalamnya, termasuk pertengkaran.

5. Yang kamu rasakan bukan lagi selalu berbunga-bunga dan menggebu, tapi lebih kepada rasa nyaman dan aman

Jadi lebih nyaman tanpa harus pencitraan via Www.pexels.com

Perubahan wajar terjadi, termasuk dalam hubungan kalian. Namun perubahan yang ada nggak serta merta melunturkan rasamu padanya dan merobohkan apa yang selama ini sudah terbangun. Perubahan yang ada ini tentang bagaimana pola hubunganmu berjalan menjadi lebih dewasa dan realistis.

Meski kamu sudah jarang merasakan manis kata cintanya yang membuatmu dulu selalu berbunga dan cinta yang kamu punya kini juga tak lagi menggebu. Bukan karena sudah nggak sayang, justru karena semakin lama bersama rasa nyaman dan aman bersamanya membuatmu berfikir bahwa orang ini lah yang cocok secara emosional denganmu.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya