Kamu rencana nikah umur berapa?

Umur 25, tapi sekarang pacar aja belum punya #sad

Ngomongin soal menikah memang nggak ada habisnya. Sebab selalu ada hal menarik yang bisa dikulik dan menjadi bahan obrolan. Bahkan soal menikah ini, tak hanya mereka yang sudah punya pasangan saja yang bisa membahasnya. Mulai dari remaja sampai dewasa yang masih sendiri pun sah-sah saja membicarakan hal sakral yang satu ini. Nah salah satu hal yang selalu menarik untuk disimak adalah soal patokan umur menikah. Hal ini mungkin tak dialami oleh kaum adam, tapi menjadi sesuatu yang bikin resah para cewek sekalian.

Advertisement

Pasalnya kebanyakan cewek seperti memiliki aturan tidak tertulis soal patokan umur menikah ini. Dan umur 25 merupakan angka sakral yang sering cewek jadikan patokan untuk menikah. Pokoknya kalau belum umur 25, cewek-cewek bisa santai saja. Namun begitu mendekati umur 25 tapi belum ada tanda-tanda dilamar, inilah yang bikin cewek resah. Trus kenapa ya umur 25 bisa dijadikan patokan sebagai umur yang pas untuk menikah? Nih Hipwee berikan ulasannya biar kamu yang mematok menikah di umur 25 makin punya alasan kuat. Nggak hanya ikut-ikutan doang.

1. Bagi cewek, umur 25 adalah umur ideal untuk memulai lembaran baru. Tidak terlalu muda, tidak juga terlalu tua

Pas, nggak kemudaan dan nggak ketuaan via www.afistfullofbolts.com

Kenapa sih harus 25?

Menebak maunya cewek itu susah-susah gampang. Termasuk saat menebak kenapa kebanyaan cewek ingin mengakhiri masa lajangnya di umur 25. Alasan pertama yang pasti diamini oleh para cewek tentang umur 25 ini adalah karena 25 adalah umur yang ideal untuk membuka lembaran baru. Tahu sendiri kan yang namanya menikah itu sama halnya seperti menuliskan cerita di satu halaman baru? Nah di umur 25 ini cewek merasa “inilah saatnya” dan mantap melangkah ke pelaminan bersamanya. Di pikiran cewek umur 25 itu pas. Tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Jadi kalau bisa menikah di umur ini, omongan-omongan miring dari orang lain bisa diminimalisir. Lumayan lah untuk mengurangi stres menuju pernikahan.

2. Di umur 25, cewek merasa udah siap secara mental. Harapannya biar nanti nggak kaget saat menghadapi kenyataan sebagai seorang istri

Mentalnya udah benar-benar siap via www.afistfullofbolts.com

Advertisement

Di Undang-Undang memang sudah tertulis dengan jelas bahwa batas minimal untuk menikah adalah 16 tahun. Namun bagi cewek, menikah di umur 16 tahun sangatlah jauh dari jika ditinjau dari kesiapan mental. Di umur segitu kebanyakan cewek masih asyik-asyiknya mencoba sesuatu yang baru. Jatuh cinta pun hanya untuk memenuhi jiwa muda dan belum tahu yang namanya komitmen sehidup semati ini. Makanya cewek-cewek memilih umur 25 sebagai momen yang pas untuk menjadi seorang istri. Sebab di umur tersebut, mental para cewek dinilai sudah siap untuk melepas masa lajang. Biar nggak terlalu kaget jika menghadapi kenyataan-kenyataan hidup setelah berumah tangga nanti.

3. Tak hanya siap secara mental, tapi di umur 25 cewek juga merasa udah punya cukup modal. Salah satunya modal pekerjaan

Punya modal biar nanti bisa memperkuat tiang keluarga via www.unsplash.com

Setelah menikah, cewek memang menjadi tanggung jawab suami. Namun di era emansipasi dan modern ini, cewek-cewek tak ingin sepenuhnya bergantung dan ingin berdaya di atas kaki sendiri. Untuk itu para cewek butuh persiapan agar modalnya untuk mandiri terpenuhi sebelum menikah nanti. Salah satunya adalah dengan memiliki penghasilan sendiri dengan bekerja atau membuka usaha. Proses untuk bisa mandiri ini tentu membutuhkan waktu. Dan umur 25 dirasa merupakan waktu yang pas untuk benar-benar mandiri dan ikut suami. Modal berupa pekerjaan dan penghasilan sendiri ini jugan nantinya bisa diandalkan, jika seandainya suami goyah dan butuh dukungan.

4. Dilihat dari sisi kesehatan, di umur 25 organ reproduksi cewek juga dirasa sudah siap. Jadi meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan

Organ reproduksi juga udah siap di umur 25 via www.afistfullofbolts.com

Menikah bukan hanya perkara sah lalu sudah. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan demi kelangsungan hubungan setelah kata sah terucap. Salah satunya adalah perihal kesehatan, apalagi yang menyangkut organ reproduksi. Di umur 25 ini para cewek merasa organ reproduksinya udah siap. Mengingat tahu lah bagaimana bahayanya jika organ reproduksi belum siap tapi dipaksa untuk siap? Makanya untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan selepas menikah nanti, cewek berpikiran “udah deh nikah di umur 25 aja.”

5. Pun jika nanti dikaruniai momongan, jarak umur ibu dan anak tak terlalu jauh. Sehingga akan punya lebih banyak waktu dengan mereka nanti

Jarak umur antara ibu dan anak tak terlalu jauh via unsplash.com

Selain kesehatan, perihal momongan juga turut menjadi bahan pertimbangan mengapa cewek memilih umur 25 sebagai momen melepas masa lajangnya. Umur 25 dianggap tak terlalu tua dan tak terlalu muda jika kelak setelah menikah segera diberi momongan. Pun ketika anaknya sudah beranjak dewasa, jarak umur antara ibu dan anak tak terlalu jauh nantinya. Sebutan “mama muda kekinian” masih bisa lah dikantongi jika memutuskan untuk menikah di umur 25 ini.

6. Sebab umur 25 merupakan momen emas para cewek. Akan ada rasa bangga tersendiri jika bisa memenuhi impian menikah di umur 25 ini

Ada kebanggan tersendiri kalau bisa menikah di masa emas ini via www.afistfullofbolts.com

Setiap orang memiliki masa-masa emasnya sendiri. Bagi cewek, masa-masa emas tersebut kebanyakan dirasakan pada umur 25. Punya pekerjaan, penghasilan sendiri, udah bisa bantu-bantu keluarga meski belum seberapa, sampai mulai punya cicilan sendiri yang menandakan bisa sepenuhnya bisa bertanggungjawab dan dipercaya. Di masa-masa emas ini, cewek-cewek akan semakin bangga jika bisa melepas masa lajang dengan dia yang dicinta. Sebab hidup rasanya sudah lengkap karena sebagian besar impian telah benar-benar menjadi kenyataan.

Punya mimpi menikah di umur 25 memang sah-sah saja. Namun jangan sampai dipaksakan. Toh datangnya jodoh tak harus saat umurmu 25. Banyak-banyak berdoa dan membuka hati saja kalau sampai saat ini kamu masih belum bertemu dia yang menggenapkan. Siapa tahu di umur 25 lebih sedikit kalian benar-benar dipertemukan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya