Memang tidak ada yang salah dengan pernyataan “Apa salahnya perempun memulai duluan”. Tapi para perempuan juga harus memperhatikan langkah selanjutnya dan bukan asal kejar. Jika memang perempuan yang mengambil langkah pertama, sebaiknya biarkan lelaki melanjutkan pergerakanmu.

Kalau memang laki-laki itu memberikan feedback yang baik dia pasti juga akan berupaya untuk bersamamu. Namun, ketika lelakimu melakukan hal sebaliknya dan masih bergeming pada usahamu. Itu tandanya, tak ada alasan untuk mengejarnya terus-menerus. Karena urusan hati memang tidak bisa dipaksakan. Ini alasannya terlalu mengejar laki-laki bisa jadi hal yang tak baik.

1. Laki-laki lebih suka tantangan. dengan sikapmu yang seakan terlalu mengejar, wajar jika ketertarikan mereka padamu akan berkurang

Biarkan naluri pemburunya bekerja via www.unsplash.com

Advertisement

Sifat alami laki-laki adalah pemburu. Kalau kamu yang terlalu mengejarnya, lalu bagaimana dia bisa menjalankan nalurinya? Awalnya mereka memang akan merasa bangga saat kamu memulai pergerakan pertama, tapi kemudian mereka juga akan merasa bosan karena hasrat mengejarnya laki-laki tidak terpenuhi.

Laki-laki akan kurang merasa tertantang, kamu seakan terlihat terlalu membosankan. Pola tarik-ulur itu juga perlu, untuk mendapatakan hati mereka. Buat mereka sedikit berusaha memenangkan hatimu, dengan begitu mereka akan merasa telah memenangkan sesuatu.

2. Bagaimana bisa tahu dia juga mencintaimu, kalau yang terus-terusan berusaha hanya kamu

dia juga harus usaha dong via www.unsplash.com

Lelah bukan, jika hanya kamu yang berjuang dalam hubungan ini? Mengingat kamu itu perempuan, berilah laki-lakimu kesempatan untuk mengambil alih dalam hubunganmu. Dengan begitu, kamu pun tau seperti apa hatinya untukmu. Beri mereka ruang untuk menunjukan harga dirinya, yaitu berjuang untukmu juga. Ada kalanya kamu perlu berhenti mengejar dan lihat, apakah dia juga akan datang padamu atau hanya diam ditempat. Kalau dia hanya diam ditempat, seharusnya kamu tau dia bukan laki-laki baik untukmu.

3. Selain membuat dirimu terlihat terlalu mudah untuk didapatkan. Kamu pun bisa lupa betapa kerennya dirimu walau tanpa dia

jinak-jinak merpati nggakpapa kok via www.unsplash.com

Advertisement

Bagimu, bahagianya adalah bahagiamu juga. Kamu terlalu fokus pada kebahagiaannya, sampai kamu lupa bahwa kamu juga perlu egois untuk kebahagiaanmu. Bak budak cinta, kamu selalu memberikan waktumu bahkan mengorbankan kebahagiaanmu untuknya.

Wajar jika mereka mengaggapmu terlalu mudah. Sadarlah, kamu perempuan berdaya kamu yang tau hatimu. Kamu juga layak kok dikejar! Meski kata orang, cinta yang baik adalah give and give bukan take and give. Tapi setidaknya, kamu juga perlu menyadari. Apakah dia juga melakukan hal yang sama?

4. Parahnya ada beberapa cowok yang anti bahkan takut dengan cewek yang terlalu agresif, membuat dia akhirnya menjaga jarak dan lebih pasif

Agresif boleh, tapi posesif jangan via www.unsplash.com

Belum jadian tapi udah posesif, cemburuan, bahkan ngatur-ngatur. Jelaslah laki-laki tidak akan menaruh minat pada perempuan seperti ini. Beberapa lelaki mungkin memeng menyukai perempuan agresif tapi biarkan lah laki-laki yang memulai. Semakin terlalu dikejar, laki-laki justru akan mundur perlahan.

Mereka manusia logis, apalagi dengan naluri pemburunya. Mereka tak ingin dikendalikan, jangan bersikap seperti ibunya. Sama halnya dengan perempuan, jika mereka memang tertarik padamu, mereka juga akan membalas ketertarikanmu. Tapi jika tidak, mereka juga tak ingin perasaannya dipaksakan.

5. Kalaupun kamu berhasil mendapatkannya, belum tentu hatinya pun seiya sekata denganmu

Sabar ya via www.unsplash.com

Bukan hal yang tidak mungkin jika lelakimu hanya ingin uangmu, fisikmu dan memanfaatkanmu semata atau bisa jadi ia hanya sekedar menghargai usahamu walau hatinya belum terbuka untukmu. Kadang kala cinta membuatmu terlalu mengejarnya seakan memaksakan dan menampik semua hal yang memang tidak bagus untukmu, dia seakan memabukan dan dia juga obatnya.

Memang tak ada salahnya memulai duluan, tapi kamu juga harus tau porsinya sejauh apa kamu akan mengejar jangan sampai terjerumus dalam kebodohan dan menjatuhkan harga dirimu sebagai perempuan.

6. Terkadang laki-laki juga ingin dikejar, tapi dia tidak akan membuat kita terlalu lelah mengejar jika memang dirinya sayang

memang begitu seharusnya cinta bekerja via www.unsplash.com

Seperti gayung bersambut, begitulah cinta bekerja. Untuk perempuan ataupun laki-laki tanpa perlu mati-matian mengejar, jika memang pasanganmu tertarik juga padamu ia akan datang padamu. Meski cinta yang baik itu tak berpamrih, tapi hal itu bukan untuk dimanfaatkan. Cinta yang tak berpamrih seharusnya membuatmu lebih mampu menghargai.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya