Kamu generasi milenial yang kini mungkin berusia lebih dari 23 tahun dan punya pasangan pasti sedang getol merawat harapan bisa membawa hubungan ke jenjan. Jangan dulu bicarkan soal nikah, kalau kamu atau dia sendiri belum paham makna kompak sebagai pasangan yang sebenarnya. Kamu dan pasangan pasti sedang asyik dengan media sosial, mulai dari unggah foto kebersamaan sampai saling mention satu sama lain saat ada bahan yang lucu.

Ada banyak yang mestinya dilakukan selain mengumbar kemesraan di depan teman-teman. Selain harus kompak kalian juga harus memahami karakter pasangan dengan benar, salah-salah malah ada yang merasa terpaksa antara kalian. Susah memang, apalagi generasi milenial yang lain yang seumuran denganmu nggak henti-hentinya pamer kekompakan mereka di media sosial. Kamu dan pasangan mungkin bisa melakukan beberapa hal di bawah ini biar bisa dibilang pasangan kompak generasi milenial. Semangat!

1. Nggak harus pakai baju kembar, tapi kamu dan dia tahu bagaimana menyerasikan penampilan

Kondangan memang harus kompak, saatnya tepat banget. via unsplash.com

Advertisement

Kompak bukan berarti harus selalu sama. Entah itu soal karakter, nasib atau mungkin penampilan. Dalam berpenampilan pun kalian bisa dikatakan kompak dengan satu syarat sederhana yaitu serasi. Serasi juga bukan dengan baju kembar, bisa dengan pemilihan gaya kalian seperti sama-sama vintage kekinian. Biarkan orang berpikir bahwa bahwa kekompakan kalian ini bukan sekadar mendapat pengakuan. Tapi memang kamu dan dia murni ingin terlihat serasi.

2. Unggah foto berdua di media sosial pun bukan karena ingin dapat pengakuan orang, tapi murni sebagai wujud sayang

Biar dibilang kompak! via unsplash.com

Media sosial hadir di generasi milenial untuk menjawab seberapa luas pertemanan bisa dijalin. Selain itu hadirnya media sosial juga nggak bisa berkilah kalau memang kadang dijadikan media pamer, entah buat kebaikan atau sekadar sombong. Kamu dan pasangan bisa manfaatkan hal ini, unggah minimal 9 atau 10 foto kemesraan kalian di media sosial, tunjukkan bahwa kalian melewati hari-hari selalu bersama-sama. Selain nanti bakan dibilang kompak, siapa tahu kalian jadi objek impian oleh banyak pasanga di luar sana.

3. Kalau memang hobi pasanganmu masih bisa ikut kamu lakukan, kan tak ada salahnya jika melakukannya bersama-sama

Lakukan hobi pasangan dengan tulus deh via unsplash.com

Di dunia nyata mungkin agak sulit biar bisa dibilang kompak. Tapi nggak menutup kemungkinan kalian bisa melakukannya. Selain mesra-mesraan kalian juga beraktivitas di luar ruangan untuk menebar kekompakan kalian. Lakukan hobi pasangan yang mungkin bertentangan dengan salah satu pasangan. Lakukan dengan tulus, biar satu sama lain tahu enaknya hobi kekasihnya. Dari sini kamu juga bisa menghargai saat pasangan sedang enak-enakkan melakukan hobinya.

4. Saling berbalas kasih hadiah waktu ulang tahun, sama-sama kejutkan pasangan

Kejutan-kejutan lucu via unsplash.com

Advertisement

Momen ulang tahun kekasih bagi para pasangan mungkin hal yang ditunggu-tunggu. Akan ada banyak kejutan yang diberikan pasangan, mulai dari kue sampai kejutan lucu yang nggak terbayangkan. Kado ulang tahun dari kekasih juga nggak kalah lucunya, kalian jadi rajin berbalas kado dan lama kelamaan jadi kebiasaan. Kebiasaan ini nggak sia-sia, kamu dan pasangan pasti dibilang kompak dan serasi.

5. Kalian sering ketawa bareng saat orang lain nggak mikir ada yang lucu. Kalian punya bahan lelucon yang nggak dimengerti orang lain

Ketawa bareng pasangan saat orang lain nggak tahu apa yang kalian tertawakan. via unsplash.com

Kalian mungkin pernah mengalaminya, menertawakan sesuatu yang orang lain nggak paham lucunya di mana. Kalau kamu sudah sering melakukannya, kamu sudah lumayan kompak. Dari selera humor yang sama bisa ketahuan kalian juga punya selera yang lucu di lain hal. Kasihan juga orang yang melihat kalian tertawa, pasti mereka berpikir kalau kalian sedang menertawakan mereka. Padahal mungkin, iya juga.

6. Jelas banget kompaknya kalau kamu dan pasangan sudah akrab dengan keluarga satu sama lain

Sudah saling akrab dengan keluarga, tinggal ke pelaminan saja nih via unsplash.com

Hubungan yang berjalan lama pasti akan tiba saatnya kamu dan pasangan perlahan mulai mengenal keluarga masing-masing. Mulai dari nama sampai karakternya perlahan-lahan kamu mulai menyesuaikan dan bahkan akhirnya kamu akrab. Keakrabanmu dengan pasangan adalah cerminan kamu dan pasangan sudah cocok, kekompakan pun terlihat dari kebiasaan untuk bertemu keluarga satu sama lain. Mungkin, keluarga kalian sudah sepakat buat jadi besan, coba deh tanyakan!?

Nggak semudah yang dibayangkan sih, rencanamu membuat hubungan yang lebih kompak kadang terbentur kesibukan pasangan. Kalau sudah begini, bukan kompak yang kamu dapatkan, melainkan capek dan nggak fokus dengan romantisme yang seharusnya dijalani. Daripada kamu kesusahan dan kelelahan meladeni tuntutan pasangan generasi milenial, baiknya fokus dengan apa yang seharusnya dilakukan pasangan pada umumnya. Lebih baik mikirin masa depanmu bersama pasangan, jangan sampai karena pengen banget dibilang kompak, cinta dan kasih sayang yang nyata jadi luntur.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya