Kamu mungkin sedang berada dalam sebuah kebimbangan tingkat kosmik dalam memaknai perasaan. Merasa bimbang menentukan apakah kamu akan jatuh hati atau tidak pada seseorang yang masih belum jelas. Duh, sulit ya! Memang kelihatannya cara buat mengobati rasa penasaran dan mematiskan apakah sebenarnya isi hatinya itu hanya dengan menanyakannya. Si dia benar-benar suka atau hanya gombalan tidak bertanggung jawab semata sih?

Memang banyak banget tanda-tanda yang kamu pikir dia sedang mendekatimu, tapi di sisi lain kamu juga ragu, apakah dia hanya menggodamu dan berniat melontarkan gombalan yang lagi-lagi hanyalah sebuah kepalsuan? Duh kamu perlu baca uraian di bawah ini untuk bisa sedikit menerka apa yang sebenarnya kamu hadapi.

1. Gombalan itu bakal terdengar lebih nggak realistis dan nggak masuk akal

Maksudnya mirip jempolnya Dian Sastro aja! via seleb.fajar.co.id

Advertisement

” Ya ampun kamu cantik banget deh kaya Dian Sastro!”

Kenapa harus Dian Sastro? Membandingkan kecantikanmu dengan seorang artis (apalagi Dian Sastro yang nggak pernah kelihatan jelek) itu sangat berlebihan. Padahal cukup dengan memuji kamu cantik saja kan sudah cukup. Selain itu kalimat itu juga nggak realistis, kalau memang kamu cantik reaksi, pertama dia pasti bukan memuji, tapi nggak berhenti memandangimu.

2. Berulang-ulang melontarkan kalimat yang bikin kamu melayang, sudah pasti ini gombalan

Melayang-layang sampai pangkalan ISS NASA via thoughtcatalog.com

Pada dasarnya pujian jujur itu sulit diucapkan, selain karena malu, ada rasa segan untuk secara langsung mengomentari kebaikan orang. Sebaliknya, gombalan akan dilakukan berulang-ulang dan tanpa beban. Tujuannya cuma satu, bikin kamu ge-er dan melayang. Kalau kamu menghadapi situasi seperti ini, bersikaplah santai, tanggapi gombalan dengan nada bercanda tapi dalam hati ingatlah bahwa kamu nggak boleh terbawa perasaan.

3. Apakah kamu seseorang yang nggak bisa mengontrol reaksimu sendiri saat digombali? Bisa jadi kamu lebih sering menerima gombalan

Duh kepala gatel nih, eh tapi nggak juga via topyaps.com

Advertisement

Jika kamu termasuk orang yang sulit mengontrol reaksi saat menerima pujian, bisa jadi banyak yang ingin menggoda saja. Bukan berniat untuk benar-benar memuji dan karena ada perasaan, tetapi bisa saja seorang hanya ingin melihat reaksimu saja. Wah betapa jahatnya, tapi tenang ini nggak akan jadi sebuah kejahatan kalau kamu membatasi dirimu untuk baper. Jadi, jangan ambil resiko untuk termakan gombalannya dulu.

4. Lihat bagaimana cara orang mengucapkannya. Pujian yang tulus justru lebih sulit diucapkan

Dek, bau kamu wangi banget kaya ketek naga! via www.cosmopolitan.com

Pujian pada dasarnya nggak hanya bikin orang yang dipuji tersipu malu, tapi membuat orang yang melontarkan pujian juga jadi grogi. Sebaliknya, gombalan bakal lebih mudah dilontarkan tanpa beban dan lebih condong ke arah bercandaan. Nah, kalau begini bisa jadi dia hanya iseng saja untuk membuatmu ge-er.

5. Gombalan itu sifatnya too good to be true. Terlalu indah buat jadi kenyataan

Baru pernah aku ketemu cewek sepinter kamu via khoobsurati.com

Pernah nggak si kamu berpikir kalau ada kalanya orang itu memberikanmu sebuah pujian yang terlalu tinggi, bahkan melebihi kenyataan yang ada? Rasanya mustahil jika hal tersebut adalah ungkapan jujur kan? Misalnya, saja ketika kamu melontarkan guyonan cerdas, seseorang langsung memuji kecerdasanmu dan mengatakan kamu pantas untuk jadi menteri. Nah, gimana bisa mengindikasikan karir politik seseorang dari bagaimana dia bercanda? Bukankah jelas ini terlalu mengada-ada?

6. Gombalan dilakukan secara berkala dan simultan. Beneran deh, yang ini adalah misi membuatmu ge-er

Capek nggak si bang nyiapain skenario gombal setiap hari? via madamenoire.com

Untuk apa sih seseorang ingin mendapatkanmu dengan cara melontarkan gombalan? Tentu perasaan yang dia punya bukanlah perasaan yang tulus melainkan hanya ingin mendapatkan hatimu saja lalu tidak bertanggung jawab setelahnya. Jika seseorang itu terus menerus melontarkan gombalan setiap saat kalian bertemu, kemungkinan besar dia memang punya misi tertentu. Nah jangan mudah terlena dulu sampai kamu melihat suatu keseriusan dalam dirinya ya!

Tarik ulur dalam hubungan asmara memang seringkali terjadi. Dibanding merasa ditarik-tarik gombalan lalu ujungnya perasaanmu diulur-ulur kembali, lebih baik pandai-pandai mengontrol diri. Kita nggak pernah bisa mengendalikan orang lain agar menyukai kita dengan tulus, tapi kita bisa mengendalikan diri untuk jatuh hati pada orang yang salah. Selamat menerka!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya