Menaklukkan hati cewek itu bukan hal yang sulit. Meski semuanya pasti kembali lagi ke pribadinya masing-masing. Ada cewek yang bisa langsung nyaman cuma karena sikap baik cowoknya. Ada juga yang bisa nyaman karena adanya kesamaan di antara kalian seperti hobi. Bahkan ada cewek yang sudah bisa nyaman karena cowok ini punya daya tarik yang kuat saat pertama berkenalan.

Urusan nyaman memang mudah, tapi jangan remehkan penilaian cewek terhadap serius atau nggaknya cowok. Cewek juga masih bisa menahan perasaannya, kalau saja cowok yang membuatnya nyaman ini tak juga memberi tanda keseriusan. Apalagi kalau sampai cowoknya justru menunjukkan beberapa gesture yang ada di artikel kali ini. Maaf-maaf aja, cewek juga patut mempertanyakannya bahkan bisa mendadak hilang rasa nyaman sama kalian.

1. Baru juga pacaran, tapi dia udah berani nggak cuma pegang tangan alias cium-cium sembarangan

pegangan tangan sih masih wajar, tapi kalau udah yang lain-lain? duh! via elizabethwellsphoto.com

Cewek memang akan senang nggak karuan hatinya saat cowoknya menggenggam tangan atau membelai lembut kepala. Perlakuan manis yang remeh tapi dampaknya luar biasa. Tapi, jangan pikir cewek mau dan suka-suka aja dengan perlakuan lainnya seperti dipeluk atau dicium sembarangan. Apalagi kalau itu terjadi di awal hubungan. Bukannya cewek senang, yang ada malah gamang, kepikiran dia sebenarnya serius atau cuma mau senang-senang, sih?!

2. Udah ada kamu di depannya, tapi masih aja lirik cewek kanan kiri seenaknya

lihat cewek lain, seolah nggak ada kamu di depannya via swagvilla.com

Advertisement

Mbaknya cantik banget ya? sampai segitunya ngelirik, Mbaknya?!

Buat kamu mengakui kecantikan cewek lain nggak jadi masalah. Cewek cantik ya memang selalu bisa menarik perhatian lawan jenisnya. Kecuali, kalau cowokmu ini seenaknya lirik kanan kiri atau ke cewek lain saat kamu ada di hadapannya. Bukan cuma ngerasa cemburu nggak jelas, tapi cewek juga berpikiran kok rasanya seperti nggak dihargai ya kehadiranmu di depannya ini. Bikin cewek juga ngerasa kalau dirinya kurang menarik dari cewek yang dia lirik.

3. Ketemuan tapi sibuk sama gawainya sendiri, terus apa gunanya kamu ada di sisinya ini

sibuk sama ponselnya sendiri via dylandsara.com

Kapan mau bisa saling mengerti dan memahami pribadi masing-masing? kalau tiap ketemuan, dia seringnya sibuk sendiri dengan gawainya. Bersuara kalau kamu tanya atau membangun percakapan, tapi saat kamu diam ya sudah balik lagi ke gawainya sendiri. Terus apa guna juga ketemuan kalau begini ceritanya? Huft

4. Saat ditanya kapan mau kenalan sama keluarga kamu, dianya hobi banget mengganti topik pembicaraan

hobinya mengalihkan pembicaraan via dylandsara.com

Jik, kamu ditanyain tuh sama bunda. Katanya, kapan mau main ke rumah?

An, lihat deh Si Kirana masa pura-pura marah, lucu banget.

Diajak ngobrolnya apa, sahutannya apa. Apalagi sering nggak nyambungnya saat diajak membahas hal-hal yang cukup serius. Seolah memang dia belum siap membicarakan hal itu. Atau kasarannya mungkin memang dia belum cukup serius menjalin hubungan dengan kamu.

5. Gampang banget bilang iya, tapi ujung-ujung sering bohong atau omong kosong juga

ngomong iya sih gampang via twitter.com

Iya, nanti nggak sampai pulang malam, kok!

iya, nanti pasti aku balas pesannya. Sabar ya….

Iya, nanti kalau sempat aku main ke rumah.

Kata “iya” emang paling bisa buat orang lain termasuk kamu tenang, sebab semuanya jadi kelihatan lebih mudah dengan kata sederhana itu. Tapi sayang, ketenanganmu ini seringnya semu. Kata “iya” yang dia ucapkan tak lebih berakhir jadi omong kosong atau malah tameng untuk dirinya berbohong.

Kalau kata iya yang sederhana aja nggak bisa dipegang. Bagaimana dengan ucapan yang lainnya?

6. Suka banget menegur dengan kata-kata nggak enak di depan umum, sampai kamunya sering malu sendiri

pusing dibentak di depan umum via dylandsara.com

Kamu tuh norak banget sih?! Masa itu doang nggak ngerti!

Mikir dikit kenapa sih kamu, kan aku udah pernah bilang kalau aku nggak suka kamu tanya-tanya terus….

Kamu selalu bertanya dalam hati, dia sebenarnya yang harusnya berpikir, bagaimana perasaanku saat ditegur dengan kata-kata tidak menyenangkan di depan umum? Sebenarnya kamu bukan tipikal orang yang tak tahan kritik atau teguran, tapi paling tidak cowokmu ini bisa melihat situasi dan kondisi kalian berada. Nggak harus marah-marah di depan umum juga ‘kan? Sebab yang ada malah kelihatan drama.

7. Jangankan dikenalkan ke keluarganya, teman-teman dia aja banyak yang nggak tahu kamu siapanya

Nggak ada tau kamu itu siapanya dia via dylandsara.com

Sudah selama ini kalian menjalin hubungan, tapi dianya masih saja tak kunjung mengenalkan kamu ke keluarganya. Jangankan membawamu masuk ke keluarganya, mengenalkanmu ke teman-teman saja belum pernah. Nggak heran kalau masih banyak teman-temannya yang tak tahu kalau kamu dan dia punya hubungan.

Ini siapa Jik? Gebetan kamu ya?!

Berisik deh, Oh iya, bagaimana acara futsal besok jadi ‘kan?

Eh udah nggak mengenalkan kamu ke temannya, nggak juga menjawab tebakan temannya, eh dia justru mengganti topik pembicaraan.

8. Dia nggak pernah mau ngobrol sambil menatap matamu? Bisa jadi dia menyembunyikan sesuatu

mana pernah dia menatapmu seperti ini? via dylandsara.com

Karena tatapan itu tak pernah bohong. Makanya kamu atau kita semua suka sekali menatap seseorang lekat-lekat, entah orang itu kamu kenal atau tidak. Bukankah banyak yang bilang juga, kalau dari mata itu bisa turun ke hati. Jadi, sampai kapan kamu terus “memunggungiku”?

9. Dia selalu message pendek-pendek aja. Nggak pernah nanya apa kabar dan gimana perasaanmu

ngasih kabar seadanya aja via www.telegraph.co.uk

Iya, baru aja selesai makan

Sudah selesai kerjaannya, sekarang mau istirahat dulu.

Singkat, padat dan jelas begitulah pesan balasan dia. Obrolan kamu dan dia bisa dibilang seperti sekadar penyambung kabar. Selebihnya, tanya kabar kamu atau perasaanmu bagaimana aja nggak pernah.

Apa sehat hubungan yang seperti ini? Kalau cuma ingin punya status atau coba-coba jalani hubungan mending nggak usah sekalian. Sebab hati cewek ini bukan barang yang seenaknya dipermainkan. Wajar juga nggak sih kalau akhirnya kami selalu bertanya-tanya serius nggak sih sebenarnya?!

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!