Tak selamanya menjalin hubungan dengan orang yang disukai terasa menyenangkan. Ada banyak faktor yang bisa membuat cinta justru terasa menyakitkan. Termasuk ketika kita berada dalam ketidakjelasan status dengan gebetan, atau yang sering disebut friendzoneIstilah itu digunakan untuk menyebut keadaan seorang cewek atau cowok menjalin pertemanan yang begitu akrab dengan lawan jenis, sehingga membuat salah satu dari mereka menganggap yang lain lebih dari seorang teman. Sementara yang satunya hanya menganggap sebatas teman.

Kondisi ini bisa terjadi karena banyak hal. Tapi satu yang jelas, pasti ada salah satu pihak yang merasa sedih, bertepuk sebelah tangan, atau mungkin kesal. Friendzone jika tak dihentikan bisa membuat seseorang menjadi murung, badmood, atau sakit hati. Jika kamu tak ingin hal itu terjadi denganmu, terapkan beberapa cara yang sudah Hipwee Hubungan rangkum ini, agar hubunganmu dengan gebetan tak berakhir di level friendzone.

1. Berhenti jadi orang yang terlalu baik. Sesekali kamu perlu menjadi misterius dan susah ditebak

Sesekali jangan terlalu baik via www.samlike.net

Advertisement

Saat sedang menyukai orang lain, biasanya seseorang akan berusaha memberikan apa yang gebetannya inginkan. Setiap dia memerlukan tempat berkeluh kesah, kamu akan selalu ada untuknya. Saat dia minta ditemani berbelanja, kamu rela mengorbankan acaramu dengan orang lain. Agar hubungan itu tak berlanjut ke level frienzone, berhenti menjadi terlalu baik untuknya. Orang justru terkadang lebih menyukai sosok yang penuh misterius dan susah ditebak, dibanding yang mudah mengucap kata “iya”.

2. Tak perlu buru-buru jadi “pengemis cinta”. Sikap yang berlebih justru membuat gebetanmu urung mendekat dan hanya menganggapmu teman

Jangan jadi pengemis cinta kalau tak ingin terjebak friendzone via i2015newyearwishes.blogspot.co.id

Sama halnya seperti di atas. Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Jika kamu menghindari terjebak dalam level friendzone, jangan sampai kamu seolah seperti sedang “mengemis” cinta padanya. Kembali lagi, orang biasanya akan lebih tertarik pada yang misterius. Buat ia penasaran padamu, bukan malah langsung buka kartu. Tak jarang orang sering melakukan friendzone saat sikap gebetannya dinilai terlalu berlebihan.

3. Cari tahu apa yang dia cari. Apakah konsep pacaranmu dan dia sama, ataukah berbeda

Cari tahu apa yang ia cari via www.diariodecuyo.com.ar

Setiap orang tentu punya prinsip yang berbeda-beda, begitu pula jika ditanya definisi “pacaran”. Kalau kamu mulai merasa dia tak ada niatan untuk menyatakan perasaannya padamu duluan, cari tahu apakah konsep pacaranmu dan dia sama. Bisa jadi pacaran bagimu harus melalui proses menembak dan menjawab yang mungkin berbeda dengan perspektif gebetanmu. Mungkin baginya pacaran tak perlu melalui proses tersebut. Daripada terus menerus menunggu ketidakpastian, lebih baik amu cari tahu dengan menanyakan langsung padanya.

4. Terbukalah dengan orang lain. Jangan hanya terpacu pada satu orang yang tak bisa memberimu kejelasan apa-apa

Terbukalah dengan yang lain via rotana.net

Advertisement

Jumlah lelaki atau perempuan di dunia ini ada begitu banyak. Kamu tak perlu menunggu dan terpacu pada 1 orang saja. Tanyakan pada dirimu sendiri, mau sampai kapan kondisi tersebut kamu alami. Jika kamu sudah tak tahan, tak perlu menunggu lebih lama. Terbukalah dengan orang lain. Cara ini malah melihat friendzone dari sisi positifnya. Iya, kamu bisa meninggalkannya tanpa perlu repot merangkai kata putus karena memang hubungan kalian tak pernah ada tanggal resminya.

5. Move on jadi cara terakhirmu mengakhiri status friendzone. Jika dia tetap tak ada kepastian, tinggalkan dia dan mulailah hidup baru

Cara terakhir: move on via www.aconsciousrethink.com

Ingatlah bahwa hidupmu tak selamanya untuk dia. Move on bisa jadi cara terbaik untuk mengakhiri status friendzone-mu jika memang kamu tak lagi mau menanggung rasa sakit hati lagi. Mulailah hidup baru. Bergaul-lah dengan sebanyak-banyaknya orang. Percayalah bahwa jodoh telah diatur Tuhan. Tak ada yang perlu kamu risaukan jika suatu hari kamu benar-benar kehilangan dia.

Friendzone memang terkadang tak bisa dihindari. Kebanyakn semua terjadi begitu saja. Kamu cuma perlu berpikir sejenak untuk memutuskan, apakah kamu akan selamanya terjebak dalam status itu atau memilih berpaling, meninggalkan segala yang tak pasti..

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya