Beda Cowok yang Akan Menemanimu Selamanya dan Dia yang Hanya Sementara

Beda pacar dan jodoh

Hubungan yang bermakna sebenarnya bukan soal hubungan yang selalu membawa tawa. Namun juga sesekali menghadirkan luka sepaket dengan ajakan untuk memperbaiki bersama. Bagi sebagian cewek, punya pacar yang menyenangkan adalah bersama mereka yang selalu mampu membuat hari selalu berwarna. Padahal dia yang membuat menangis, bukan berarti tak baik bagi kita.

Advertisement

Semakin dewasa, seharusnya pandangan soal hubungan harus semakin logis. Menurut saya, hubungan yang bahagia tak harus melulu pasangan yang selalu haha hihi bersama. Kadang kebahagiaan seperti itu terlalu menjebak kita. Dan akhirnya membuat kita tak berkembang. Lalu, hubungan pun tak akan kemana-mana. Jelas ada tipe cowok yang tak akan bisa bertahan denganmu selamanya. Beberapa hanya menawarkan hubungan yang semu dan sementara. Mari kita pahami bersama perbedaannya, agar kelak tak menyesal untuk mengambil keputusan siapa yang layak diperjuangkan.

Dia yang sementara, selalu punya kejutan spontan yang tak terduga. Namun untuk masa depan, ia tak punya rencana apa-apa

Sering menerima hadiah atau surprise, tapi rencana masa depannya nol besar | Photo by Priscilla Du Preez via unsplash.com

Bersama dia yang sementara, kamu bisa dibuat melayang setiap saat. Tak ada angin, tak ada hujan, kejutan manis bisa saja tiba-tiba datang kepadamu. Sereceh kejutan dia yang tiba-tiba datang di depan pintu rumahmu, membawakan sebuah cake coklat yang menggugah selera. Bersama dia, kebahagiaan seakan jadi hal tanpa makna yang begitu mudah kamu dapatkan.

Namun hal ini akan berbanding terbalik, ketika kamu mulai memastikan masa depanmu bersamanya. Jawaban “Ah jalani saja dulu, Yang,” yang akan paling sering kamu dapatkan. Cowok ini seakan hidup hanya untuk hari ini, sementara masa depan dalam angannya tak pernah ada. Kamu pun mungkin tak pernah masuk dalam angan masa depannya. Karena bagi dia, melewati satu hari ini saja sudah menjadi prestasi yang membanggakan.

Advertisement

Sementara dia yang selamanya, tahu cara menjalani hubungan dengan sewajarnya. Setelahnya, baru kamu dibuat terpana

Dari pembicaraan sederhana, kamu sering terpana dengan seberapa dalamnya dia memikirkan hubungan kalian | Photo by Jacob Mejicanos via unsplash.com

Berbeda dengan cowok yang bisa bertahan untuk selamanya. Bersama dia jangan harap kamu menemukan letupan-letupan dari sebuah kejutan manis, khas orang pacaran. Justru hubungan yang biasa-biasa saja yang kamu jalani bersamanya. Tanpa banyak kejutan, janji, bahkan kata cinta. Kalian menjalani hubungan ini dengan sewajarnya.

Dia bukan orang yang akan memujimu berlebihan ketika kamu punya satu pencapaian. Dia hanya akan mengucapkan selamat, lalu setelahnya akan mendorongmu menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang. Dukungan-dukungannya padamu hampir tak pernah terlihat, namun kamu yakin dia selalu ada.

Hubungan biasa-biasa saja yang ia tawarkan ini berbanding terbalik dengan rencana masa depan yang telah ia susun dengan rapi. Bahkan keterlibatanmu di masa depan bersamanya, telah ia susun dengan baik. Seringnya, kamu dibuat terpana dengan pemikiran yang telah terlampau jauh. Apalagi selama ini kamu kira dia adalah tipe cowok yang menjalani hubungan dengan moto “Jalani saja dulu,”. Namun di balik itu, sudah ada rencana matang yang ia siapkan.

Advertisement

Membuatmu bahagia sementara, bagi dia mudah caranya. Cukup dengan bisikan kata “I love you” dan melumat bibirmu tiba-tiba

Dihujani dengan kata-kata dan bujuk rayu | Photo by Christiana Rivers via unsplash.com

Dia adalah orang yang paling pintar menempatkanmu pada posisi yang dengan mudah terlena. Hingga kadang bisa lupa daratan. Menghujanimu dengan kata cinta bukanlah hal yang sulit bagi cowok ini. Pun sepaket dengan sikapnya yang bisa tiba-tiba melumat bibirmu tanpa ampun. Hingga membuatmu merasa tak apa untuk menyerahkan segalanya.

Kamu cuma akan mendapatkan kebahagiaan sementara jika memilih terus bersamanya. Setelah terperdaya dan menyerahkan segalanya, lalu apa? Sementara menjalin hubungan bukan soal hal-hal sedangkal itu.

Sedangkan bagi dia yang selamanya, rengkuhnya tak pernah membuatmu merasa dilecehkan

Ada kenyamanan dalam rengkuhnya | Photo by Helene Immel via unsplash.com

Ada satu tempat nyaman ketika kamu bersama dia yang bisa selamanya. Yakni sela antara leher dan pundaknya yang bidang. Di sanalah tempat paling nyaman bagimu untuk bersandar. Sesekali ia merengkuhmu, namun murni hanya ingin memberimu ketenangan. Membantu mengangkat semua beban yang selama ini menghimpitmu.

Ada kenyamanan yang kamu temukan di sela itu. Segala rengkuhnya membuatmu merasa aman, karena kamu percaya dia akan menjaga.

Dia yang sementara, merasa yang paling tahu apa yang terbaik untukmu. Memposisikan diri sebagai orang yang paling kenal dirimu

Merasa yang paling mengerti dan paling tahu segalanya tentang dirimu | Photo by Blake Carpenter via unsplash.com

Setiap kali kalian menghabiskan waktu di kafe langganan berdua, dia tak pernah sekalipun menanyakan menu apa yang ingin kamu pesan. Dia telah memilihkan makanan dan minuman yang menurut dia adalah seleramu. Dia merasa menjadi orang yang paling mengenal dirimu, bahkan tanpa bertanya kepadamu.

Kamu mungkin akan merasa dia adalah cowok yang sangat pengertian dan peka. Namun kekaguman ini hanya akan berhenti, sampai kamu benar-benar memutuskan hidup selamanya dengannya. Bukannya pengertian, dia sebenarnya hanya sedang mengaturmu. Membuatmu lebih menurut terhadap segala hal yang dia inginkan. Kamu dibuat tak punya suara untuk berpendapat.

Tapi dia yang mampu menjagamu hingga nanti, tak pernah melewatkan proses diskusi

Selalu berusaha mengenalmu lebih baik dan berproses bersama | Photo by Everton Vila via unsplash.com

Perlakuan dari dia yang menjaga kebahagiaanmu hingga nanti jelas berbeda. Dia melakukan sebuah upaya untuk bisa mengenalmu dengan baik. Bukan seolah-olah mengenalmu, tapi tanpa upaya sama sekali. Itulah mengapa, proses diskusi bersamamu adalah hal yang selalu dia lakukan.

Sesekali dia menggelak tawa, ketika mendengar opinimu yang menurut dia lucu. Atau kamu yang dibuat menggerutu kesal, ketika dia menjadi sangat keras kepala. Namun proses ini justru ampuh membuat kamu dan dia saling mengenal. Menghabiskan sisa hidup bersamanya pun bukan menjadi pilihan yang salah.

Dan dia yang sementara, selalu menghindari pertengkaran. Namun dia yang selamanya, sesekali membuat memar di dada

Perjalanan kalian akan naik turun, tapi bisa berlangsung selamanya | Photo by Ryan Jacobson via unsplash.com

Mungkin inilah perbedaan paling kentara di antara keduanya. Pertengkaran, bagi dia yang sementara, adalah satu hal yang paling dihindari. Apapun alasannya, dalam hubunganmu bersama dia, pertengkaran hanya akan membuat kamu dan dia menjadi dua orang yang berbeda.

Sementara dia yang selamanya, sesekali membuat memar di dada. Pertengkaran dan perdebatan yang terjadi terkadang justru menjadi cara kalian untuk saling mengenal dengan makin baik. Pun menemukan cara agar permasalahan yang sama tidak pernah terulang. Dengan pertengkaran, kamu dan dia selalu membuat hubungan ini menjadi lebih baik. Sesekali kamu memang merasakan sesak di dada, namun setelahnya kamu dibuat bersyukur telah menemukan dia yang mampu menyelesaikan masalah dengan dewasa.

Hubungan yang dewasa bukan hanya soal bahagia saja bukan? Sesekali kamu juga perlu merasakan luka, agar tahu sedang bersama pasangan seperti apa untuk menghabiskan hari.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

seorang istri yang menanti kelahiran buah hati ❤

CLOSE