Kesetiaan memang modal utama hubungan yang sehat. Karena hubungan yang baik bukan soal menghindari perselingkuhan dan menjaga sikap saja, tapi soal bagaimana membangunnya agar terus sama-sama nyaman. Sementara kenyamanan datang dari tindakan yang membahagiaakan seperti romantisme. Kalau kamu dan pasangan hanya mengandalkan kesetiaan tanpa ada gejolak asmara, bukankah bisa membuat hubungan hambar?

Sebab kesetiaan pun tak cukup bagi cewek, cowok perlu membuat perasaan ceweknya tentram. Laut yang tenang saja punya milyaran ombak yang menyegarkan, kamu dan pasangan harus punya keseruan yang bisa dilakukan bersama dan saling berbalas keseruan itu. Kamu dan pasangan jangan sampai terbelenggu oleh kesetiaan yang bisa menenggelamkan dalam kehambaran. Mesti banyak bikin keseruan nih!

1. Kesetiaanmu memang nggak ada duanya, tapi jangan lupa mengisinya dengan kemesraan biar dia benar-benar merasa dicinta

Jalan-jalan dan habisin q-time dengan kegiatan seru, biar nggak bosan via unsplash.com

Advertisement

Nggak cukup kalau cuma setia, kamu harus cari cara buat bikin hubungan tetap menyenangkan. Mengingat hubungan pasti ada kalanya diterpa masalah atau kejenuhan, jadi kemesraan kecil kan tak ada salahnya. Tak harus muluk-muluk seperti mengajaknya makan malam berdua dengan dikelilingi lilin cantik. Cukup dengan menggenggam tangannya atau mengusap kepalanya di depan umum sesekali, sah-sah saja selama itu tak berlebihan dan keseringan.

2. Berusaha mengerti dia dan mau diajak berbenah bersama. Kesetiaanmu harus bisa memberi kenyamanan, jangan malah jadi beban buatnya

Kalau ada hal yang kurang memuaskan benahi bersama via unsplash.com

Kadang kesetiaan bikin salah satu jenuh. Kamu yang setia tapi nggak pernah memperbaiki diri sendiri jatuhnya malah nggak memuaskan pasangan. Baiknya kesetiaan diiringi dengan proses berbenah diri. Semisal kamu berusaha sekali mengurangi sifat keras kepalamu untuk beberapa hal tertentu. Begitu juga dia membenahi kesabarannya, tak perlu lagi kelimpungan saat beberapa jam saja kamu tak beri kabar. Intinya jangan sampai kesetiaanmu membebani pasangan karena merasa dia punya hutang, sebisa mungkin sama-sama asyik.

3. Percuma setia kalau kamu terlalu sibuk dengan diri sendiri, kurangi kegiatan yang tak terlalu penting dan sisihkan waktu untuk kekasihmu ini

Kurangi sibuknya, bikin dia senang dengan habiskan waktu bareng di akhir pekan via unsplash.com

Kesibukan jadi hal lumrah apalagi buat kamu yang sudah punya pekerjaan. Tapi nggak ada salahnya menjadwal ulang kesibukan dan memperbanyak waktu bersama pasangan. Kalau hanya mikir “yang penting setia” tentu pasangan merasa bosan. Kebersamaan dalam kesetiaan kalian harus tetap ada, meski harus sama-sama sibuk tapi ada baiknya mengurangi hal yang memangkas waktu kebersamaan dengan pasangan. Kamu dan pasangan harus jadwal ulang buat liburan dan hang-out bareng.

4. Ketika ada masalah, jangan pamerkan kesetiaanmu untuk mengamankan posisi diri. Kesetiaan bukan soal “nggak selingkuh” doang

Pengorbanan harus ikhlas via unsplash.com

Advertisement

Seumpama kamu dan pasangan sedang terjebak dalam masalah, jangan sampai menjadikan kesetiaanmu sebagai perisai untuk berlindung dari kesalahan. Kamu harus mencari jalan keluar dan jangan sekalipun bawa-bawa pengorbananmu soal kesetiaan. Jangan sampai malah kesetiaanmu itu jadi senjata untuk menyudutkan dan menyalahkan pasangan, kamu harus tahu makna dari berkorban. Setiap kesetiaan selalu ada resiko, pasti ada masalah pasti bisa saja suatu waktu dikhianati. Kamu harus berpikir jernih.

5. Kalau cuma setia, banyak orang bisa melakukannya. Pastikan kalau kesetiaanmu berujung pada kebahagiaan dan pelaminan

Kesetiaanmu semoga berakhir pada pernikahan yang kalian impikan via unsplash.com

Selayaknya sungai, semua kesetiaan yang mengalir deras dari hati dan perilakumu itu harusnya berujung pada satu muara yang paling jernih, pernikahan. Kamu dan pasangan pasti sudah merencanakan bahwa kesetiaan ini akan berakhir di pelaminan. Tapi rencana hanya sekadar rencana kalau tidak pernah ada langkah-langkah yang nyata. Mulai sekarang pikirkan baik-baik untuk menabung, mencari penghasilan yang lebih layak dan memepersiapkan mental untuk hidup berdua dalam rumah tangga.

Tak ada masalah soal kesetiaan, hanya sayangnya kebanyakan menganggap kesetiaan hanya sekadar menjaga jarak dengan selain pasangan. Padahal soal kesetiaan berarti memberi waktu lebih kepada pasangan, mengisi hubungan dengan keseruan nan menyegarkan jadi bukan soal hanya “nggak selingkuh”. Kadang mereka yang merasa sudah setia lupa kalau kesetiaannya menjenuhkan. Jangan bicara kesetiaan deh kalau diajak nikah malah nggak bisa jawab. Setia harus lengkap, kenyamanan hari ini dan masa depan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya