Punya pasangan yang super sibuk emang kadang bikin gigit jari. Sayang, semakin kalian serius dan mendewasa, semakin terhisap juga kalian dalam dunia kerja. Dirimu sama sibuknya dengan pasanganmu. Otomatis, waktu kalian bersama semakin berkurang. Kesempatan bicara jadi sedikit — gak jarang kalian bertemu hanya untuk berantem.

Tapi, menjadi orang dengan segudang kesibukan bukan alasan buat melupakan pasangan. Di tengah jadwal yang padat pun kamu selalu bisa memberi perhatian dan rasa sayang sepantasnya. Mau tahu gimana caranya?

1. Menjadwalkan Waktu Ketemuan

Wakuncar via www.fanpop.com

Sesibuk apapun kalian, sebanyak apapun tugas-tugas dari kantor, kalian wajib menjadwalkan waktu ketemuan. Walaupun cuma curi-curi ketemuan di jam makan siang, jika hal ini dijadwalkan rutin kamu gak akan pernah merasa kekurangan. Kamu dan pasangan juga bisa menjadwalkan mengambil cuti barengan agar kalian bisa menghabiskan waktu bersama lebih banyak. Bagi pasangan yang udah nikah, menjadwalkan waktu intim juga gak ada salahnya, lho.

Walapun penjadwalan ini bikin kalian merasa seperti robot, setidaknya kalian tahu kapan harus bertemu. Setiap pasangan punya cara ketemuan masing-masing, kalian pasti punya juga ‘kan? Nah, pastikan kamu dan dia selalu menyediakan waktu jika jadwal ketemuan udah datang.

2. Habiskan Waktu Bertemu untuk Aktivitas yang Bermakna

Advertisement

Yang beginian lewat SMS aja via dok.pribadi

Karena waktu untuk ketemuan cuma sedikit, maka kamu harus menganggap kesempatan itu sebagai waktu yang sangat berharga. Ada baiknya jika kalian sama-sama memutuskan jalur komunikasi dengan urusan kerja — matikan smartphone dan laptop sebentar selama makan siang bareng ‘kan gak apa-apa?

Kamu juga bisa menghargai waktu bersama dia dengan hanya melakukan aktivitas yang bermakna. Artinya, bicarakan masalah belanja, tagihan listrik, ngajak nonton, dan uang yang belum dikembalikan lewat SMS atau telepon aja. Masih banyak hal yang lebih manis yang bisa dilakukan ketika kalian udah ketemuan.

3. Hal-Hal Kecil Bisa Membahagiakan Kalian

Little things via www.glogster.com

Gestur-gestur ringan akan menunjukkan kalau kamu sebenarnya peduli. Walaupun udah beberapa hari gak ketemuan, kamu bisa menunjukkan rasa sayangmu ke dia dengan menelepon, meninggalkan pesan suara (kalau dia terlalu sibuk buat jawab telepon), menuliskan pesan dengan tangan, dan mengirimkan bunga ke kantornya kalau perlu. Gestur kecil ini malah membawa pengaruh besar terhadap hubungan kalian.

4. Bikin Kejutan yang Gak Pernah Dia Duga

Kirim hadiah ke kantornya via www.sweatstretcheat.com

Menjalin hubungan selalu punya tantangan. Sama-sama sibuk hingga gak sempat pacaran merupakan tantangan, bahkan mega-tantangan!

Kabar baiknya, kalian gak harus berada di tempat yang sama untuk menunjukkan rasa sayang. Daripada mengirim pesan chat yang bisa dihapus dalam sekejap, coba kirimi dia surat cinta yang pasti lebih mengena di hatinya. Ketika kamu punya waktu, kejutkan dia dengan tiba-tiba datang mengetok pintu rumahnya. Mau bikin dia lebih kaget? Cari tahu kapan dia bisa mengambil libur, diam-diam ambil liburan pada tanggal yang sama. Kagetkan dia dengan rencana traveling yang udah kamu susun (baca: bayar). Ajak dia untuk “Ketemuan di sana, ya!”

5. Jangan Membesarkan Masalah Kecil

Ketemu jarang. Malah bikin masalah via splatter.com

Konsekuensi punya pasangan yang sibuk: kamu bakal (sering) ditinggalin, waktu ketemuan sedikit, dia gak sempat menjaga penampilan, dan dia akan sering lupa hal-hal kecil. Pasangan yang udah menikah sering mendapati rumahnya kotor, baju belum dibawa ke penatu, dan piring belum dicuci. Tapi hal-hal kecil ini gak pantas buat dibesar-besarkan. Kalian berdua udah sama-sama dewasa untuk memahami inilah resiko yang harus diambil ketika menerima pekerjaan.

Jadi jangan mudah ngambek kalau dia gak sempat menemani kamu belanja, atau kalau dia gak sadar kamu baru potong rambut. Kalau mau bersihin rumah: ambil sapunya, kerjakan sendiri! Kalau masalah besar bisa dikecilin, kenapa masalah kecil gak dilenyapin?

6. Sempatkan Waktu Untuk Bicara

Selalu ada waktu buat berkeluh kesah via lovesujeiry.com

Ketika kesibukan udah hampir diluar batas kewajaran, jadwalkan waktu untuk bicara dan evaluasi pekerjaan masing-masing. Walaupun sebaiknya kamu gunakan waktu itu untuk mesra-mesran, tapi gak ada salahnya jika sesekali kalian saling mengutarakan keluhan dan uneg-uneg. Daripada dipendam-pendam dan akhirnya meledak, mending dibicarakan baik-baik ‘kan?

7. Sesuaikan Jam Tidur

Kasur terpisah bisa jadi solusi via www.dailymail.co.uk

Pasangan yang udah menikah mungkin akan menemui kesulitan jika kedua belah pihak memiliki jadwal tidur yang beda. Contoh: si suami seorang pekerja kantoran kerja dari jam 9 pagi sampai 5 sore, Senin sampai Jum’at. Sementara istrinya dokter jaga di RS kerja dari jam 9 malam hingga 5 pagi. Mungkin bisa kerja juga di hari Sabtu dan harus selalu siap dipanggil saat darurat. Dengan jadwal tidur yang beda, hubungan bisa memburuk dengan cepat. Yang satu ingin tidur, satunya lagi masih bangun.

Untuk mengatasi ini, diperlukan pengertian yang sangat tinggi. Kalian bisa mencoba menyesuaikan waktu tidur satu sama lain; jika sama-sama pakai alarm, pastikan punya kamu segera dimatikan jika berbunyi; jika kamu masih terjaga, usahakan jangan gaduh, gunakan headphone, kerja di ruangan lain; Jika ada TV di kamar kalian, pindahkan keluar karena itu cuma pembawa masalah. Masih banyak trik lain yang bisa kamu lakukan agar gak menganggu pasanganmu yang lagi tidur, seperti menggunakan tirai gelap, atau bahkan menggunakan ranjang yang terpisah jika diperlukan.

Kadang-kadang, kamu hanya perlu mencari cara terbaik dari semua situasi. Terlepas apakah situasi sama-sama sibuk ini cuma sementara atau selamanya begini, anggap ini sebagai blessing in disguise: kesempatan kamu untuk menghargai sebuah hubungan, waktu dan pasangan.