Perasaan menjadi sebuah hal yang mungkin nggak pernah habis untuk dibicarakan. Ya, bagaimana bisa habis begitu saja kalau tiap dari kamu terus bisa merasakan berbagai perasaan yang ada di dalam hatimu. Meski pernah sakit hati yang terlalu sekalipun, rasanya kamu juga nggak akan kapok untuk merasakan berbagai perasaan baru dengan orang baru. Mungkin perasaan itu yang biasanya disebut-sebut sebagai jatuh cinta.

Ketika tengah jatuh cinta, rasa yang kamu kenal mungkin sebatas pada senang dan bahagia saja. Wajar, karena pada awal hubungan semua akan begitu manis untuk dirasa. Namun, meski begitu kenyataan yang tumbuh di hatimu, kamu harus bisa menyadari jika kamu perlu jatuh cinta sekadarnya saja.  Alasannya sederhana, karena hati dan dirimu sendiri punya hak yang sama untuk bahagia.

Inilah yang perlu kamu lakukan agar kamu bisa jatuh cinta dengan sekadarnya dan dirimu bisa bahagia.

1. Boleh saja jatuh cinta, nggak ada yang melarangnya. Tapi, pikirkan juga kalau hatimu memang perlu membatasinya

kutahu, aku jatuh cinta. via www.ecranlarge.com

Perihal perasaan memang nggak akan ada yang bisa mengatur atau mendikte dia harus jatuh di mana dan dengan siapa. Berangkat dari sebab itulah makanya mungkin kamu sendiri nggak mengira bisa jatuh cinta pada orang yang nggak pernah kamu duga sebelumnya. Bukan hal yang salah jika kamu jatuh cinta, jelas kamu boleh saja merasakannya, dan nggak akan ada orang lain yang bisa melarangmu merasakan itu.

Advertisement

Meski begitu, kamu juga jelas harus memikirkan hatimu sendiri. Ya, kamu perlu membatasi rasa jatuh cintamu padanya agar nggak menjadi sebuah perasaan yang berlebihan. Dengan kata lain kamu hanya perlu jatuh cinta sekadarnya saja agar rasa indah yang kamu miliki tersebut nggak banyak berubah menjadi sebuah harapan yang bisa jadi membuatmu sakit sendiri. Kamu harus ingat jika harapan seringkali nggak sesuai dengan kenyataan. Jadi, membatasi perasaanmu jelas jadi sebuah hal yang perlu kamu lakukan.

2. Berilah ruang pada hatimu untuk berpikir, apa rasa jatuh cinta yang kamu rasakan itu benar ada atau sebatas karena terbawa suasana saja

benar jatuh cinta atau hanya terbawa suasana? via elizabethwellsphoto.com

Kamu juga perlu untuk memberikan ruang pada hatimu untuk berpikir dan mengenali betul perasaan yang tengah kamu rasakan. Maksudnya, kamu harus benar-benar memahami perasaan jatuh cinta itu sendiri, apakah rasa itu benar ada dan tumbuh secara alami atau sebatas karena sedang terbawa suasana saja. Jelas keduanya menjadi hal yang berbeda jika dikaitkan dengan perasaanmu. Untuk itu kamu perlu mengetahuinya agar dirimu sendiri pun tahu apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi perasaan tersebut.

3. Nggak perlu jadi orang lain untuk menarik perasaannya, jadi diri sendiri tetap harus jadi hal yang utama

be your self. via www.beyazperde.com1

Saat jatuh cinta, kamu pasti akan berusaha keras untuk mendapatkan perhatiannya dan juga untuk menarik perasaannya agar dia pun merasakan hal yang serupa denganmu. Seringkali usaha itu membawamu pada ketaksadaran jika dirimu banyak berubah deminya. Jelas akan menjadi sebuah kesalahan ketika sampai kamu melakukan hal tersebut.

Biar bagaimanapun kondisinya, kamu tetap harus jadi dirimu sendiri. Kamu nggak perlu jadi orang lain hanya demi dia yang kamu sendiri nggak tahu bagaimana perasaannya padamu. Rasanya menjadi diri sendiri tetap harus jadi hal yang kamu pertahankan. Percayalah jika hati dan cinta yang baik adalah dia yang bisa menerima dirimu apa adanya, bukan ada apanya. Jadi, tetaplah dengan dirimu sendiri dan berubahlah jika kamu menginginkannya, untuk dirimu sendiri dan bukan untuk orang lain.

4. Saat tengah jatuh cinta kamu pasti berusaha untuk membahagiakannya, namun jangan sampai lupa untuk bahagiakan dirimu sendiri juga

kamu juga perlu bahagia. via pipla.ru

Salah satu yang sering terjadi juga di antara mereka yang tengah jatuh cinta adalah rasa ingin membahagiakan. Nggak bisa lagi dipungkiri jika saat tengah jatuh cinta pasti kamu berusaha sangat keras untuk membahagiakannya dengan berbagai cara. Bisa jadi kamu mengorbankan atau mengenyampingkan banyak hal hanya untuk membuatnya merasa bahagia di dekatmu.

Hal itu yang kemudian mungkin membuatmu nggak sadar kalau sesungguhnya kamu telah mengorbankan kebahagianmu sendiri. Sekeras apapun kamu berusaha membahagiakannya, ada satu hal yang harus kamu ingat, yakni jangan sampai lupa untuk membahagiakan dirimu sendiri juga. Dirimu punya hak yang jauh lebih besar untuk dibahagiakan, sebab sesungguhnya hanya dirimu sendiri yang akan benar-benar bisa membuat hatimu merasa bahagia, bukan orang lain.

5. Bisa mengontrol soal rasa akan jadi hal yang istimewa. Ingatlah jika yang terbaik akan datang pada waktunya

Yang terbaik akan tiba tepat pada waktunya via elizabethwellsphoto.com

Membatasi atau mengontrol perasaan memang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Untuk itu ketika kamu bisa melakukannya, hal tersebut bisa jadi sebuah hal yang begitu istimewa bagi perasaanmu. Janganlah terlalu larut dengan perasaan jatuh cinta yang tengah kamu hadapi, belum tentu dia yang tengah kamu kagumi saat ini adalah dia yang kelak mendampingi. Ingatlah, jika yang terbaik akan datang pada waktunya.

Satu hal yang perlu kamu pahami juga, jangan terlalu buru-buru mengecapnya sebagai tambatan hatimu yang terbaik. Untuk itu, daripada kamu merasa sakit, lebih baik mencegahnya dengan mengatur rasa jatuh cintamu agar bisa sekadarnya saja. Selamat menata hati, ya! 🙂

#migmegalau