Saat akhirnya kamu dan dia menjalin hubungan, tentu harapannya kalian akan langgeng dan mampu melewati segala suka ataupun duka. Tapi, mengingat yang menjalani hubungan ini dua kepala yang pastinya punya pikiran berbeda. Belum lagi ada kebiasaan serta ego yang seringnya nggak bisa didudukkan bersama-sama. Hal yang wajar kalau kalian sesekali menghadapi momen-momen yang tak diinginkan, seperti perbedaan pendapat yang berujung ke pertengkaran.

Sekalipun terkesan sulit kalau sudah membicarakan pertengkaran. Sebenarnya ada banyak cara yang bisa kalian lakukan agar hubungan tetap langgeng. Dan salah satu kuncinya seperti yang Hipwee Hubungan uraikan di artikel kali ini. Simak baik-baik ya, supaya hubungan kalian nggak cuma langgeng tapi juga lancar hingga nanti!

1. Komunikasi yang terjalin harus selalu baik. Masa iya untuk yang satu ini saja nggak bisa dilakoni dengan semestinya

Komunikasi yang baik via www.pexels.com

Advertisement

Satu hal yang selalu ditekankan banyak orang dalam menjaga hubungan, ialah komunikasi yang baik. Terutama kalian yang menjalani hubungan jarak jauh. Seperti saat kamu tak suka selalu ditanya sedang apa dan di mana, kamu bisa membicarakan dengan alasan yang pastnya masuk akal. Kenapa harus mengutarakan semuanya dengan jelas dan baik, sebab kamu ataupun dia bukan peramal. Toh, komunikasi yang terbuka membuat hubungan yang sedang dijalani jadi lebih menyenangkan. Tak ada uneg-uneg, dan kenyamanan pun mutlak kalian rasa.

2. Capek juga ‘kan kalau sebentar-sebentar khawatir? Jadi, memang harusnya percaya saja sama pasangan!

Saling percaya via www.pexels.com

Menumbuhkan rasa percaya memang tak mudah. Tapi, kalau terus-terusan khawatir bahkan sampai takut yang berlebihan, rasanya hubungan yang sedang dijalani ini sia-sia. Karena sudah seharusnya hubungan dilandasi rasa percaya agar waktu, tenaga dan pikiran tak habis untuk hal-hal negatif saja. Bukankah dari rasa percaya itu akan timbul sebuah ikatan yang kuat antara kamu dengan dia? Sementara kalau sebentar-sebentar khawatir dan nggak percaya, bisa-bisa pacarmu malah malas atau kesal sendiri.

3. Marah boleh, tapi bukan berarti harus meluapkan emosi saat itu juga. Menunggu hingga suasana tenang tentu akan lebih baik

Tahan emosi via www.sheknows.com

Harusnya kamu tak perlu takut dengan pertengkaran, karena itu wajar dalam hubungan. Sementara yang perlu diperhatikan itu, bagaimana kamu menyikapi pertengkaran dengan dewasa. Setiap emosi, pastinya ingin segera diluapkan agar semuanya cepat selesai. Tapi, kamu harus tahu bahwa masalah tak harus selesai saat itu juga. Kamu ataupun dia perlu menenangkan diri, supaya tak sampai teriak apalagi membentak. Paling penting lagi, tak perlu mengumbar kemarahan di sosial media, yang justru membuat kalian jadi sorotan serta cibiran banyak orang.

Advertisement

Jadi, baiknya memang tahan emosimu dan selesaikanlah saat hati serta kepala sudah mendingin. Saat semua sudah selesai usahakan jangan mengungkitnya lagi di lain waktu. Jadikan saja pelajaran untuk lebih baik ke depannya.

4. Katakan saja yang sejujurnya. Meski rasanya sulit tak terkira

Jujur via www.pexels.com

Kata jujur memang mudah diucapkan, tapi sulit untuk dilakukan. Padahal akan jadi apa sebuah hubungan kalau jauh dari kata jujur? Semisal, saat kamu lebih suka nonton konser daripada pergi jalan-jalan ke toko buku. Harusnya ya tak perlu tiba-tiba pergi nonton konser sama yang cowok lain, cuma karena pacarmu nggak pernah mau diajak ke keramaian. Bukankah akan lebih baik dikatakan yang sebenarnya daripada berimbas tidak baik ke hubungan kalian?

5. Semua poin di atas nggak akan ada artinya kalau kamu dan dia nggak saling menghargai. Ini dia, kunci paling penting

Saling menghargai via www.pexels.com

Dari semua poin di atas, sebenarnya cuma ada satu hal yang benar-benar berperan sangat penting untuk kelanggengan hubungan kalian hingga nanti. Apalagi, kalau bukan saling menghargai satu sama lain. Sederhana kelihatannya, tapi itu jadi sebaik-baik kunci agar kamu dan dia mempunyai kualitas hubungan yang baik. Bayangkan saja, saat kamu tak menghargainya sebagai kekasih atau sebaliknya. Yang ada, hubunganmu tentu seakan tak ada maknanya. Miris saat kalian bilang saling mencintai, tapi ternyata kamu berlaku sesuka hati, atau dia seperti tak menganggapmu ada di sisinya ini.

Toh menghargai pasangan tak sesulit kamu menabung berbulan-bulan demi bisa mengajaknya liburan ke luar kota. Tentunya menghargai pasangan juga salah satu tanda kamu dan dia punya tujuan dari hubungan ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya