Dibanding cowok, cewek memang jadi pihak yang sering sekali ngambek dalam suatu hubungan. Cowok salah bicara sedikit, ngambeknya sudah luar biasa ribetnya. Bahkan hal kecil atau sepele pun bisa saja menjadi pencetus aksi ngambeknya cewek, seperti saat cowok telat balas pesan atau saat cowok keceplosan bilang kamu agak gemukan.

Sebenarnya ngambek bukan hal yang sangat fatal dalam hubungan. Hanya saja seiring bertambah dewasanya hubungan, acara ngambek-ngambekan seharusnya sudah bisa dikurangi perlahan. Dan percaya atau tidak, ngambeknya cewek juga bisa lho jadi salah satu cara menerawang bagaimana kelak kamu menjadi seorang ibu rumah tangga. Aneh? Pastinya. Tapi sebelum kamu mencibir macam-macam, menganggap ini sebuah lelucon saja. Ada baiknya segera simak ulasan dari Hipwee di artikel kali ini. Cowok dan cewek wajib baca. Kira-kira kamu atau pasanganmu yang mana nih? Hihihi

1. Setiap ngambek langsung mendadak diam. Mungkin kamu calon ibu rumah tangga yang keras kepala

Setiap ngambek langsung diam via elizabethwellsphoto.com

Senjata kebanyakan cewek saat hatinya sedang resah atau biasa dikenal dengan ngambek memang aksi diam. Sampai-sampai kengerian dari diamnya cewek ini diibaratkan ke berbagai hal, salah satunya seperti hukuman mati. Bagaimana nggak semengerikan hukuman manti, kalau cowok sendiri serba salah hendak melakukan apa-apa. Sedangkan di satu sisi, cowok pun tak tahu penyebab atau mungkin salahnya dia apa.

Nah, buat si cewek yang setiap ngambek pasti diam, kamu dasarnya memang tipikal cewek yang keras kepala. Maunya memang orang selalu bisa mengerti kamu tanpa perlu berbicara panjang lebar. Biasanya kamu sendiri tak akan peduli dengan ucapan cowokmu, kalau saja ucapannya belum ada yang berkenan di hatimu. Dengan kata lain acara ngambeknya kamu yang diam ini memang sulit betul. Siap-siap saja kelak kamu jadi ibu rumah tangga yang cukup kaku dalam bersikap kepada suami atau anaknya. Meski sebenarnya si kaku ini tanda kamu seseorang yang cukup tegas.

2. Saat ngambek, saat itu pula sikapmu ketus sekali. Kamu calon ibu rumah tangga yang ekspresif dan maunya dimengerti

Advertisement

Aku tuh kesel sama kamu!

Ngambeknya kamu memang nggak diam seribu kata. Tapi ini kebalikannya, karena apapun yang keluar dari mulutmu justru terkesan ketus sekali. Wajar juga kalau dari ngambeknya kamu ini, ada orang yang bilang dirimu tipikal cewek yang agak judes. Dari sifat yang agak judes ini, bisa dibilang kelak kamu akan jadi ibu-ibu rumah tangga yang ekspresif sekali dalam mengutarakan pikiran atau uneg-uneg di hati. Biasanya kamu juga ingin orang lain mengerti maunya kamu saja. Kalau tak dituruti, ujung-ujungnya pasti sikap ketusmu yang mereka terima.

3. Kamu ngambek tapi tetap tenang, berbicara pun sekadarnya. Calon ibu rumah tangga yang bijak dan penyabar

Kok di sana, ini jauh lho tempatnya.

Iya, An. Abis bagaimana pilihannya cuma dua itu.

Ya tapi kan… Hmmm ya sudah, terserah

Di tengah rasa kesal saat ada sesuatu yang tak sejalan, kamu masih berusaha menjelaskan ketidaksukaanmu dengan setenang mungkin. Meski apa yang kamu ucapkan tetap saja ala kadarnya dan kadang berujung dengan kata terserah. Tapi setidaknya ini lebih baik dari aksi diam, marah-marah atau nyinyir di belakang.

Kamu yang berusaha tenang ketika perasaan dilanda emosi memang tipikal ibu-ibu penyabar. Sebab semua orang tahu, menahan diri dari amarah itu bukan hal yang mudah dan biasanya hanya orang sabar yang mampu melakukannya. Sedangkan gaya bicaramu yang secukupnya, hanya hal-hal yang tak berkenan di pikiranmu saja dan tak ada embel-embel ataupun merambat ke hal lain lah yang menandai kalau kamu salah satu cewek bijak. Berusaha tak terbawa perasaan, ataupun bersikap terlalu egois.

4. Ngambek sambil marah-marah, kamu mungkin calon ibu rumah tangga yang galak nih

marah-marah menandakan kamu calon ibu-ibu galak via www.logancoleblog.com

Sebentar-bentar marah, kalau sudah marah pun sulit sekali ditenangkan. Apalagi kalau cowokmu sedikit agak cuek, jangan ditanya lagi kemarahan yang kamu keluarkan seberapa besar. Nggak jarang juga kalau sudah marah, ucapanmu mulai ngelantur. Entah mengungkit masalah ya sudah lalu, atau seringnya menuduh dia yang bukan-bukan. Kalau kamu sudah ngambek sambil marah-marah seperti ini, cowokmu yang memang harusnya mengalah kalau tak ingin bertengkar lagi dan lagi.

Ya bisa dibilang, kelak kamu bisa jadi ibu-ibu galak. Anak atau suami salah dikit, komplainnya pasti sambil marah-marah. Tapi, dibalik sikapmu yang galak ini sebenarnya kamu perhatian sekali dengan keluarga. Kamu marah pun bisa jadi karena terlalu khawatir atau cuma ingin yang terbaik untuk orang-orang kesayanganmu ini.

5. Ngambek tapi kadang berakhir dengan sendu sendiri, kamu calon ibu-ibu kalem yang nggak biasa marah-marah

calon ibu kalem yang marah malah jadinya sedih via www.logancoleblog.com

Setiap kali ngambek, setiap itu pula kamu nangis. Mau bagaimana lagi, saat ada sesuatu yang tak berkenan di hatimu kamu memang kesal. Tapi sayangnya kekesalan itu tak bertahan lama, dan justru tergantikan dengan rasa sedih. Kamu sedih karena kenapa harus seperti ini atau seperti itu. Kamu sedih karena tak cukup sabar untuk menerima sesuatu yang di luar rencana atau mengecewakan. Kamu sedih karena tak semua orang bisa mengerti maunya kamu apa.

Intinya, kamu ini seseorang yang melankolis dan sesitif sekali. Sudah pasti kelak kamu pun jadi ibu-ibu kalem, yang nggak akan pernah bisa marah-marah ke anak atau suami sendiri. Kalaupun kesal, kamu hanya akan mengungkapkannya atau diam sambil menangis.

Calon ibu-ibu baper emang. 🙁

6. Kalau ngambek sukanya menyindir-nyindir aja, sepertinya kamu calon ibu yang sukanya ngegosip sama tetangga

Nyindir-nyindir pas lagi ngambek via dylandsara.com

Cie, yang sibuk banget…

Bukan murni sedang meledek. Tapi kamu justru sedang dilanda rasa kesal karena cowokmu ini membuat kesalahan. Cara kamu mengungkapkan kekesalan ya memang dengan menyidir-nyindir seperti itu. Mungkin maksudnya kamu supaya cowokmu sadar sendiri tanpa perlu dijelaskan panjang lebar. Padahal namanya juga cowok, yang kadang sulit banget nangkep kode-kode dari ceweknya. Akhirnya, ujung-ujungnya pasti ya salah paham lagi.

Dan cara kamu ngambek dengan menyindir-nyindir seperti ini yang jadi tanda, kalau kelak kamu akan jadi ibu rumah tangga yang sukanya berbagi gosip dengan tetangga. Dikit-dikit nyinyirin orang. Kalau nggak suka sama orang juga sukanya nyindir-nyindir sampai akhirnya orang itu risih sendiri dengan sikapmu. Memang di balik kekurangmu yang suka nyidir atau ngobrolin tetangga ini, kamu sebenarnya sosok yang ramah dan mudah bergaul dengan orang. Cuma ya itu, mulutmu sedikit agak tanjam. Hiks….

Namanya juga kehidupan, kalau nggak beragam sikap dan sifat manusianya pasti nggak akan berwarna ataupun benar-benar terasa hidup. Tapi, sebenarnya sifat-sifat seperti itu bisa saja diubah perlahan-lahan atau paling tidak di sebisa mungkin dikontrol. Supaya kamu tak jadi bumerang untuk dirimu sendiri.

Jadi, kamu sendiri kira-kira yang mana?