Ada yang bilang bahwa pacaran itu jembatan menuju hubungan yang serius dengan pasangan. Dengan menjalin ikatan bernama pacaran, kamu dipandang sudah selangkah lebih maju. Adalah momen yang bahagia untukmu dan orang yang kamu suka kala kamu menembak dia dengan bilang ‘kamu mau nggak jadi pacarku?’

Padahal sebenarnya pacaran itu tak semembahagiakan itu. Banyak hal yang malah menyebalkan saat kamu sudah memulai untuk menjalin hubungan pacaran. Alih-alih fokus dengan hubungan yang masih dalam level pacaran, bukankah sebaiknya kamu mulai berpikir untuk menikah saja?

1. Pacaran yang lama bukan jaminan kalian bakal tetap setia. Ikatan pernikahan jauh lebih menjamin kesetiaan

pernikahan lebih menjamin kesetiaan

pernikahan lebih menjamin kesetiaan

Advertisement

Menjalin hubungan berstatus pacaran memang juga butuh komitmen untuk tetap setia menjaganya. Hanya saja, tak ada jaminan bahwa kesetiaan dalam pacaran akan berlangsung selamanya. Karena memang tak ada ikatan yang kuat dalam pacaran. Kamu dan dia masih bisa bebas melakukan apa saja, sebab kalian sebenarnya belum sama-sama berhak untuk melarang pasangan melakukan ini itu.

Berbeda jika hubunganmu sudah terikat dengan status pernikahan, jelas urusan setia selalu dipegang erat. Karena kalau sudah ada keputusan menikah, itu artinya kalian sudah memikirkan baik-buruknya. Dan lagi, bukankan menikah itu artinya membuat janji di hadapan Tuhan? Masa iya kalian berani mengingkarinya?

2. Bagi pasangan yang pacaran, tidak bisa bertemu bisa menjadi pemicu pertengkaran. Saat sudah menikah, bertemu setiap waktu bukan lagi masalah

Kalau gak bisa ketemu bakal galau~

Kalau gak bisa ketemu bakal galau~ via atasnamacinta.com

Semasa pacaran, bertemu dengan pasangan adalah hal penting yang harus selalu dijadwalkan. Meski kalian sama-sama sibuk, urusan bertemu dengan pacar adalah urusan yang tak boleh terlewatkan. Saat tak bisa berjumpa itu adalah cobaan yang harus kalian lewati dengan penuh kesabaran. Tapi kalau kalian sudah menikah, urusan bertemu tak lagi jadi masalah. Setiap waktu kalian bisa bertemu dan menghabiskan waktu berdua! Hayo, lebih enak mana?

3. Kamu bakal repot kalau pacaran sampai malam di taman kota. Saat sudah menikah, menikmati waktu berdua kapan saja kamu bisa

Sampai malam kencan juga bebas~

Kencan selama pacaran masih terbatas via www.beranda.co.id

Advertisement

Pacaran itu ada jamnya. Kamu nggak bisa 24 jam sama pacar kamu terus. Beda jauh kan dengan jika kamu sudah menikah. Kalau sudah resmi dimata agama dan negara, mau kencan kapan saja mah bebas~

4. Jelas ini yang bikin pacaran nggak enak. Punya pasangan tapi tetap dirundung pertanyaan ‘kapan nikah?’ itu menyiksa!

Kapan hah? Kapan?

Kapan hah? Kapan? via wizamisasi.com

Salah satu hal yang paling nyelekit dari punya pacar adalah kamu tetap bakal ditanya ‘kapan nikah?’ sama saudara saat ada kumpul keluarga. Pacar ada, udah saling kenal juga. Mereka pasti akan langsung mempertanyakan komitmen hubungan kalian dengan pertanyaan ‘kapan nikah?’. Nah, daripada kamu bingung juga jawabnya, bukankah menikah itu lebih baik. Saat sudah menikah, tak akan ada lagi pertanyaan menyebalkan semacam ‘kapan nikah’ yang diajukan buat kamu dan pasanganmu. :p

5. Pernikahan itu membahagiakan karena kamu tak lagi sendiri menanggung beban hidupmu. Selama pacaran mana bisa begitu

Urusan hidup mah ditanggung berdua

Urusan hidup mah ditanggung berdua via confettidaydreams.com

Siapa sih yang tak bahagia saat beban hidup dipikul bersama dengan orang yang benar-benar dicintai? Semua orang juga pasti senang jika orang yang mencintainya mau berjuang bersama dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Saat kamu pacaran dulu, mungkin pacarmu bisa saja sok-sokan bilang akan menanggung segenap masalah berdua. Namun kenyataannya, selama pacaran ada batasan untung-rugi yang bakal tetap dia pikirkan. Berbeda jauh dengan cinta saat kalian sudah menikah.

6. Dan hal yang paling enak setelah nikah apalagi kalau bukan soal kamu yang sudah halal buat ndusel-ndusel enak. Hal yang selama pacaran hanya sebatas ada di pikiran saja

Ena-ena mah bebas~

Ena-ena mah bebas~ via www.huffingtonpost.com

Ini memang alasan paling klise yang sudah pasti sering kamu dengar saat ada argumen soal memilih pacaran atau menikah. Semasa kamu pacaran, perkara ena-ena mungkin hanya sebatas ada di pikiranmu saja. Untuk merealisasikannya jelas kamu masih mikir-mikir dulu karena takut konsekuensinya.Kalau mau nglakuin sebelum nikah, yah resiko tanggung sendiri yaa.

Namun saat kamu sudah menikah, ena-ena bisa kamu lakukan dengan legal dan tanpa takut dosa. Jangankan dosa, ena-enamu malah akan berujung pahala.

Coba deh bandingkan sendiri mana yang lebih asik. Berorientasi pacaran atau memilih untuk menata masa depan berdua dengan ikatan pernikahan? Urusan kamu mau memilih mana sih urusan pribadimu. Yang penting pertimbangkan matang-matang dulu. 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya