Pacaran hingga bertahun-tahun kadang menjadi prestasi tersendiri. Mempertahankan hubungan dalam waktu yang lama tentu bukanlah perkara yang mudah. Namun di balik itu, mempertahankan hubungan juga tak bisa dilalui dengan mudah. Karena mereka yang bertahan belum tentu karena cinta, tapi hanya karena tak ingin merasa kesepian saja atau belum nemu yang baru.

Kalau kamu ada di hubungan yang sudah berjalan tahunan, kamu mungkin harus mulai tahu tanda- tanda ini. Apa bedanya dia yang masih bertahan karena cinta dan dia yang cuma ngga mau kesepian aja.

1. Kalau pacarmu posesif, itu bukan tanda mencintai. Dia yang cinta tak mempermasalahkan ada jarak sesekali

Duh posesif banget via dylandsara.com

Kadang dia yang bertahan hanya karena nggak mau kesepian adalah pasangan yang sangat posesif. Waktumu harus seluruhnya diperuntukkan untuknya. Bahkan berpisah denganmu sebentar saja dia enggan. Kamu mungkin akan berpikir bahwa dia adalah pasangan yang sangat mencintaimu. Karena setiap waktunya ingin dia habiskan bersamamu. Sampai kadang kamu tak memiliki waktu untuk menyelami hal-hal yang sangat kamu gemari. Namun sikapnya yang ini, apa bedanya dengan posesif? Posesif sama sekali bukan tanda dia mencintaimu. Justru ini tanda dia ingin punya hak penuh atas dirimu, lalu setelahnya bisa melakukan hal yang dia suka padamu.

Sementara dia yang bertahan karena cinta, sikapnya tentu jauh berbeda. Dia yang cinta akan menjadi orang yang paling mempercayaimu. Itulah mengapa dia tak mempermasalahkan adanya jarak dalam hubungan kalian sesekali. Dia sadar, meski kamu pasangannya, tapi kamu juga akan butuh waktu untuk dirimu sendiri. Pada akhirnya mencintai itu juga soal saling menjaga kepercayaan satu sama lain bukan?

2. Cowokmu yang takut kesepian tak pernah punya tujuan yang jelas saat berdua. Sementara dia yang cinta, punya masa depan terarah

Advertisement

yang mencintaimu selalu punya tujuan via dylandsara.com

Pacar idaman itu bukan pacar yang tampan dan mapan, tapi pacar yang menawarkan keseriusan dalam hubungan. Punya visi dan misi yang sama. Dan itulah yang akan ditawarkan priamu, yang mencintaimu dengan sungguh-sungguh. Ia paham bahwa cewek tidak lagi butuh coklat atau es krim, tapi butuh kepastian, bagaimana masa depan akan diperjuangkan bersama.

Dengan cowok yang hanya mempertahankanmu karena takut kesepian, kamu tidak akan merasakan obrolan tentang masa depan. Hubunganmu seolah jalan di tempat karena yang dia bicarakan hanya apa yang saat ini kalian alami berdua saja.

3. Dia yang takut kesepian kerap memperlakukan kamu seenaknya. Sedangkan yang cinta jelas tahu cara menghargai perasaan pasangan

kerap memperlakukan kamu seenaknya via dylandsara.com

Pasangan adalah seseorang yang diharapkan bisa mengajarkan kita apa artinya saling menghargai satu sama lain. Kamu tidak pernah merasa berjuang sendiri atau bersedih karena dia yang seolah mempermainkan hatimu.

Pacar yang mempertahankan karena hanya takut jomblo dan tak lagi ada yang memperhatikan dirinya, akan memperlakukanmu seenaknya. Tak jarang dia akan membatalkan janji seenaknya, bersikap posesif tapi tak pernah mau kamu larang. Namun ketika kamu mulai menunjukan niatan untuk berpisah, dia akan menggunakan seribu cara untuk menahanmu.

4. Yang takut sepi hanya akan datang saat butuh. Kalau cinta, apapun kondisimu, dia akan bertahan

datang saat butuh saja via dylandsara.com

Coba tanyakan pada dirimu sendiri, apa sih gunanya pacar? Pasti jawabannya untuk berbagi suka duka berdua. Sayangnya, kamu tidak akan merasakan suka dan duka berdua, jika pacarmu ini bertahan padamu hanya karena takut merasa sepi. Kepadamu ia akan datang, ketika ia jatuh dan kehilangan segalanya, karena hanya kamulah yang masih bersedia menerimanya dengan lapang dada. Maka dari itu, dia mempertahankanmu sekuat tenaga.

Kalau yang cinta? Ya tak perlu ditanya, apapun kondisimu, dia akan terus bertahan di sisimu.

5. Bagi dia yang bertahan hanya tak ingin kesepian, masalah dalam hubungan tak ada urgensi untuk diselesaikan. Sementara yang serius, selalu punya waktu untuk menetralkan

yang mencintaimu selalu punya waktu via dylandsara.com

Supaya hubungan punya masa depan yang baik dan yang pasti langgeng, masalahnya memang jangan sampai dipelihara berlarut-larut lamanya. Kalau bisa langsung diselesaikan saat itu juga, mengapa harus menunda. Pacar yang mencintaimu, akan langsung menyelesaikan masalahnya denganmu, karena ia ingin kembali hubungan yang adem-ayem. Ia mengajarkanmu kedewasaan, bahwa masalah ada untuk dihadapi, bukan malah dihindari.

Beda cerita bila kamu memiliki pacar, yang sampai saat ini bertahan denganmu bukan karena masih sayang, tapi sebatas takut merasa sendirian. Masalah akan disepelekan. Bagi dia toh masalah akan berlalu dengan sendirinya. Kamu akan bersikap seperti biasa nantinya. Padahal masalah yang ditumpuk hanya akan merugikan kalian sendiri nantinya.

Setiap dari kita selalu punya alasan untuk mempertahankan hubungan. Mulai dari hubungan yang sudah terjalin lama, sampai memang masih sangat mencintai pasangan. Namun, kalau pacarmu justru mempertahankan kamu hanya karena merasa takut kesepian, kamu harus berani ambil langkah untuk menentukan nasib hubunganmu sendiri.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya