“Ji, gue udah umur segini kok masih jomblo aja ya,”
“Emang kenapa kalau jomblo?”
“Ya gak papa. Tapi ngeliat anak-anak udah banyak yang nikah gue jadi minder,”

Usia yang sudah mulai menginjak angka 20an akhir memang sering menjadi alasan bagi seseorang untuk mulai galau soal jodoh yang tak kunjung datang. Ketika usiamu sudah memasuki usia siap nikah, teman-teman yang juga sudah semakin banyak yang melepas masa lajang, ditambah dengan pertanyaan orangtua seputar pasangan kian menambah beban pikiran soal kapan jodoh akan datang. Mulai dari yang awalnya kamu biasa aja, sekarang seiring dengan bertambahnya usia kamu semakin ingin menuntut jodohmu agar disegerakan.

Advertisement

Memang sih tak ada yang salah dengan keinginanmu segera bertemu jodoh. Namun kamu sebenarnya harus berkaca dulu sebelum bertanya mana jodohmu. Kalau kelakuan dan sifatmu masih gitu-gitu aja, ya jodohmu juga bakal susah datangnya~

Jodoh itu soal relasi yang kamu punya. Kalau kamu masih malas-malasan saat diajak bergaul, jangan harap jodohmu segera datang

Duh, mental-mental 'jomblo', diajakin jalan mager

Nunggu jodoh sampe lumutan via papasemar.com

Kamu harus paham bahwa jodohmu itu bisa jadi datang dari pergaulan yang selama ini kamu bangun. Semakin kamu banyak berinteraksi dengan banyak orang, maka pergaulanmu akan semakin luas. Dengan semakin meluasnya pergaulanmu, maka kesempatanmu untuk segera bertemu jodoh juga akan semakin tinggi.

Tapi kalau kamu saja masih males gerak alias mager kala diajak untuk pergi dan berinteraksi dengan banyak orang, ya mana mungkin jodohmu bakal cepat datang. Nunggu jodoh aja sampe lumutan.

Kamu boleh saja meminta agar jodohmu disegerakan. Namun semua bakal percuma kala kamu sendiri belum move on dari mantan

Keinget mantan, kan...

Hari gini masih suka stalking via antiketombe.clear.co.id

Advertisement

Ini adalah hal yang harus kamu pegang dengan erat. Boleh saja kamu berdoa dan berusaha sekuat tenaga agar jodohmu disegerakan. Tapi kalau hatimu sedari dulu tak pernah beranjak dari mantan, semuanya bakal percuma. Bagaimana bisa kamu mau memulai lembaran baru dalam hidupmu, saat kamu belum selesai sama masa lalumu sendiri.

Sebelum kamu berdoa dan berusaha agar jodohmu didekatkan, ada baiknya kamu menyelesaikan urusan hatimu dengan mantan. Yakinkan dirimu bahwa mantanmu bukan jodohmu, mulailah berbenah diri dan mantapkan usahamu untuk mulai membuka hati. Niscaya jodohmu bakal datang sendiri tanpa perlu dicari.

Mencari dia yang terbaik sih sah-sah saja dilakukan. Tapi bukan berarti harus punya banyak gebetan~

Barisan para gebetan~

Barisan para gebetan~ via ashhallphotographer.wordpress.com

Iya, memang setiap orang dilahirkan dengan memiliki sifat egois. Namun kamu juga harus sadar diri saat kamu berbicara soal jodoh. Jika kamu berdoa agar jodohmu disegerakan, kamu juga harus sadar diri dengan sifatmu. Hentikan instensitas bertemu dengan banyak gebetan. Sudah waktunya kamu harus fokus pada satu orang. Mencari yang terbaik memang perlu kamu lakukan. Namun bukan berarti semua orang harus kamu jajal kan?

Nantinya dengan kamu fokus pada satu orang, kamu akan mengerti satu hal penting tentang konsep jodoh. Bahwa jodoh bukan soal berlomba-lomba mencari yang terbaik. Melainkan menemukan dia yang mau menerimamu dengan segala kekurangan dan kelebihanmu.

Belajar memahami orang lain itu wajib hukumnya. Gimana jodoh mau datang kalau kamu sendiri tak mau memulai melebarkan sudut pandang

Jangan sok bener sendiri

Jangan sok bener sendiri via iidonghae.wordpress.com

Sebagai makhluk sosial yang hidup berdampingan dengan manusia lain, belajar memahami orang lain itu perlu. Bukan berarti kamu tak boleh memiliki sudut pandang sendiri, namun kamu juga perlu untuk melebarkan sudut pandang agar tak melulu mengecap satu sudut pandang salah. Dengan memahami orang lain, kamu akan lebih luwes dalam melihat seseorang. Nah, siapa sih yang gak tertarik dengan pribadi yang luwes dan enak diajak ngobrol?

Konsep jodoh adalah cerminan diri harus kamu pahami. Jangan menuntut jodoh harus bisa ini-itu kalau kamu sendiri tak mau berubah lebih baik lagi

Jodoh akan datang kalau kamu mau diajak berkembang

Jodoh akan datang kalau kamu mau diajak berkembang via deanwscreencaps.tumblr.com

Kamu mungkin sudah paham betul dengan konsep yang satu ini. Konsep jodoh adalah cerminan diri seharusnya bisa jadi pondasi ekspektasi yang kamu berikan untuk calon pasanganmu kelak. Kalau kamu sendiri masih susah untuk diajak maju, ya jangan menuntut jodohmu untuk bisa ini-itu. Kamu harus tau kapasitasmu dulu baru bisa menuntut seperti apa jodohmu. Mana ada sih orang yang mau dituntut untuk bisa banyak hal sementara yang menuntut sendiri tak mau diajak untuk sama-sama maju?

Perihal jodoh itu sebenarnya mudah. Antara upaya memantaskan diri dan membangun jaringan lebih luas lagi harus selalu seimbang. Cukup itu saja.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya