“Naaaaa, gue baru putus cinta. Huuu…syediih…!”

“Hah? Lagi? Perasaan baru pacaran 2 bulan kok udah putus aja? Probation kerja aja 3 bulan.”

Setiap kali hubungan kamu kamu jalin kandas di tengah jalan, rasa sedih itu nggak mungkin terelakan. Mau baru dua bulan pacaran atau sudah dua tahun pacaran, tetap aja sakitnya sama. Bagaimanapun juga kamu ‘kan menaruh harapan besar saat memulai sebuah hubungan. Kamu pasti maunya hubunganmu berjalan lama dan kalau bisa sampai ke jenjang selanjutnya.

Advertisement

Putus cinta memang hal biasa. Tapi kalau kamu sering mengalaminya dengan alasan-alasan yang serupa, tentu saja itu patut dipertanyakan. Kenapa sih hubungan yang kamu bina selalu kandas di tengah jalan? Udah jangan galau. Mungkin salah satu hal di bawah inilah yang membuat hubungan yang kamu bina bubar jalan sebelum sampai di pelaminan.

1. Hubungan cinta itu selayaknya berjalan alami. Jangan bebani dirinya dengan ekspektasi yang terlalu tinggi.

high expectation

high expectation via www.thejournal.ie

Selama ini kamu mengharapkan pasanganmu menjadi seperti apa? Apakah Batman? Apakah Superman? Ataukah Jack Dawson di film Titanic yang rela mati demi Rose? Bagaimanapun pasanganmu adalah manusia biasa. Boleh saja kamu ingin pasanganmu menjadi sosok yang lebih baik setiap harinya, dan bahkan menjadi sosok sempurna versimu. Tapi kalau ekspekstasimu terlalu tinggi kepadanya, yang ada kamu juga akan kecewa. Saat menemukan kekurangannya, atau bahwa dia nggak sebaik yang kamu kira, kamu sendiri yang sakit hati. Mungkin sebabmu selalu putus cinta adalah ini?

2. Setiap kegagalan pasti ada sebabnya. Kalau sudah gagal berkali-kali, kenapa kamu masih memilih tipe pria yang sama?

Aku suka singkong, kamu suka keju. Yap, setiap orang memang punya selera yang berbeda-beda. Ada yang lebih suka cowok romantis dan super perhatian, nggak absen menanyakan sudah makan apa belum tiap pagi siang dan sore. Tapi ada juga yang lebih suka cowok cuek, yang sekalinya bersikap romantis malah bikin kamu geli sendiri. Tipe orang berbeda-beda. Dan jika selama ini kamu selalu memilih tipe pria/perempuan yang sama, nggak heran kalau masalah yang kamu hadapi selalu itu-itu saja. Mungkin sudah saatnya kamu mencoba membuka diri pada tipe pasangan yang berbeda?

3. Terlalu posesif juga membuat pasangan tidak nyaman. Berilah dia ruang, toh cinta akan selalu menemukan jalannya pulang.

posesif

posesif via www.zoobe.com

Advertisement

Masih ingat lagu lawas milik Naif yang judulnya Possesif? Bila ku mati, kau juga mati. Duh. Meski dia pasanganmu yang sah dan punya surat nikah, bukan berarti kamu memilikinya sepenuhnya. Apalagi yang baru pacaran? Iya sih, menjalin hubungan sama dengan berlatih hidup bersama seseorang. Tapi ruang tetap diperlukan.

Kamu dan dia tetap butuh ruang sendiri untuk berkembang. Kamu nggak harus mengikuti apapun yang kamu suka, dan kamu pun sama. Kalau kamu terlalu posesif, terlalu ketat mengingat pasanganmu, nggak boleh begini nggak boleh begitu, nggak heran kalau hubungan kalian kandas. Daripada begitu, berikan dia ruang untuk berkembang. Yakinlah, sejauh apapun dia pergi, cinta akan selalu bertemu jalan pulang.

4. Sikap egois dan selalu ingin diistimewakan membuat hubungan jadi membosankan. Tak heran jika akhirnya hubungan kalian pun gagal.

hubungan bukan hanya tentang kamu

hubungan bukan hanya tentang kamu via www.rakdara.net

“Besok anterin aku ke mall ya, mau beli baju buat kondangan hari Minggu.”

“Besok aku ka nada reuni sama teman-teman SMA, beb. Kamu belanja sendiri dulu ya?”

“Oh gitu? Jadi kamu lebih milih teman-teman SMAmu dibanding aku?”

“Ya nggak gitu juga sih, tapi…”

“Jadi mereka lebih penting dari pada aku? Oke, cukup tahu aja!”

Diistimewakan dan dijadikan nomor satu siapa yang nggak mau? Tapi jangan selalu begitu. Sikap egois, yang memaksa pasanganmu untuk melakukan apapun yang kamu mau, dan keinginan untuk selalu dinomorsatukan itu memberatkan pasangan. Kamu kan sudah paham, bahwa kehidupannya bukan hanya kamu saja. Jangan selalu memaksakan apa yang kamu mau, tapi coba tanyakan juga apa yang dia mau. ‘Kan hubungan harus dua arah?

5. Kalau kamu selalu mengungkit-ungkit masa lalu, pantas kalau hubungan nggak maju-maju…

lupakan masa lalu

lupakan masa lalu via www.buzzfeed.com

“Kamu ngapain datang ke acara reunian SMA?”

“Ya nggak apa-apa sih, kan biar ketemu teman-teman lama…”

“Atau biar ketemu mantan kamu yang satu itu?”

“Yaelah yank…”

Setiap orang punya masa lalu. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Kamu juga pasti punya masa lalu dan pernah melakukan kesalahan. Kalau kamu selalu memikirkan masa lalu, artinya kamu belum beranjak dari sana. Wajar kalau hubungan kalian nggak ada perkembangan. Coba deh, mulai sekarang berhenti mengungkit-ungkit masa lalu, dan coba lebih fokus pada masa depan kalian.

6. Memaksakan segala sesuatu tidak akan membantu. Membiarkan hubungan berjalan sesuai porsinya justru akan membuat hubungan tahan lama.

biarkan semua mengalir

biarkan semua mengalir via www.pinterest.com

Saat kamu menjalin hubungan, mungkin kamu sudah proyeksi ke depan. Kamu sudah punya rencana untuk hubunganmu dengan si dia. Kapan kalian akan saling berkenalan dengan orang tua, kapan kalian akan mulai merencanakan pernikahan, dan sebagainya dan sebagainya.

Terpaku pada rancangan itu, kamu mungkin mati-matian memaksakan hubunganmu dengan berjalan sesuai rencana. Ibaratnya hubungan kalian harus punya timeline yang jelas. Tapi kamu lupa. Hubunganmu bukan rencana kerja. Memaksanya berjalan sesuai rencana tidak akan banyak membantu. Biarkan saja semua mengalir sesuai porsinya. Kalau sudah sama-sama siap, tentu kalian akan melangkah ke sana.

7. Pasangan yang lebih baik pasti selalu ada. Tapi jika dia sudah cukup baik, buat apa mencari yang selainnya lagi?

jika dia sudah cukup baik, kenapa mencari yang lain?

jika dia sudah cukup baik, kenapa mencari yang lain? via the-night-will-last-forever.tumblr.com

Saat kamu sedang menjalin hubungan, kamu pasti bertanya-tanya apakah dia yang sekarang adalah orang yang terbaik untukmu. Dari sana kamu mungkin akan mulai membanding-bandingkan dia dengan yang yang lain.

Kalau kamu mencari orang yang lebih baik, pastinya selalu ada. Masing-masing orang pasti punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yakin deh, yang lebih sempurna dari pasanganmu pasti ada. Tapi kalau dia yang saat ini bersamamu sudah cukup baik dan membuatmu bahagia, untuk apa kamu terus-terusan mencari? Daripada kamu melakukan pencarian yang tak berujung ini, lebih baik kamu menjaga apa yang sudah kamu punya, jika itu memang sudah cukup sempurna.

8. Jatuh cinta kepada orang lain juga selalu mungkin terjadi. Kalau sudah ada dia di sisi, ya kamu harus pintar-pintar menyikapi.

tertarik pada orang lain itu wajar

tertarik pada orang lain itu wajar via thelovewhisperer.me

Perselingkuhan bisa jadi masalah utama yang sering membuat sebuah hubungan kandas. Ini berkaitan dengan poin tujuh, yaitu saat kamu tergoda untuk mendapatkan apa yang kamu pikir lebih sempurna dari dia yang sekarang bersamamu.

Kemungkinan untuk jatuh cinta kepada orang lain saat kamu sudah punya pasangan selalu ada. Namanya juga perasaan. Tapi terjadi/tidaknya perselingkuhan tergantung bagaimana kamu menyikapinya. Terkadang kamu mendapatkan sesuatu dari orang lain yang nggak bisa kamu dapatkan dari pasanganmu. Jika ini terjadi, yakinlah bahwa setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Di satu sisi orang lain itu mungkin punya kelebihan dari pasanganmu, tapi di sisi lain pasti ada juga yang dimiliki oleh pasanganmu dan tidak dimiliki oleh orang lain itu. Nggak ada orang yang sempurna, ingat?

Berbagi hidup dengan orang lain memang nggak mudah. Kamu yang biasanya egois, harus mulai mengurangi level egoismu. Godaan untuk berpaling ke orang yang lain yang kamu anggap lebih oke juga pasti ada. Tapi semuanya tergantung pada dirimu sendiri juga. Jadi, daripada hubunganmu kandas lagi, kamu bisa mengambil pelajaran dari yang sudah-sudah agar kegagalan yang sama nggak lagi terulang dan curhatin keluh kesah kamu ke @migmegalau

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya