Jodoh siapa yang tahu?

Kamu tak pernah bisa menebak kelak jodohmu siapa dan seperti apa. Bahkan pacarmu saat ini pun belum tentu benar jodohmu. Tak heran banyak juga dari kamu yang sudah yakin dengan pacarnya, tapi ternyata dia justru pergi meninggalkanmu. Membuat harapan yang sudah kamu pupuk layu kembali bersaman dengan hati yang tersakiti.

Advertisement

Sebab itu ada banyak nasehat, kamu boleh saja berharap dengan pacarmu, tapi jangan terlalu. Terlebih jika hubungan kalian belum menunjukkan tanda-tanda keseriusan. Supaya kamu tak terburu yakin dulu, Hipwee kali ini menawarkan beberapa tanda jika hubunganmu dan dia memang menjanjikan masa depan.

1. Kesibukan tak mempengarui rutinitas pertemuan. Kamu dan dia menyempatkan diri untuk sekadar bertatap muka

Bertemu meski sekedar bertatap muka

rutin bertemu via www.huffingtonpost.com

Sebagai orang yang sudah sama-sama dewasa. Setiap harinya, kalian berjibaku dengan tanggung jawab karir masing-masing. Apalagi jika kamu atau dia seorang workaholic, pekerjaan seperti tak pernah berhenti. Hari libur pun terkadang masih harus mengurus beberapa pekerjaan.

Kesibukan memang tak bisa ditolerir. Tapi kamu dan dia tak pernah menyepelekan rutinitas pertemuan. Kalian tahu hubungan yang baik itu perlu komunikasi yang baik. Pertemuan sendiri tak hanya membangun komunikasi, tapi juga menjalin kedekatan emosional kamu dan dia. Atas alasan itu bertemu walau hanya bertatap muka dan bercerita singkat tetap kalian lakukan sesibuk apapun itu.

Advertisement

Anggap saja ini latihan untuk kehidupan di masa depan. Selelah apapun kalian harus tetap saling menyapa dan berbincang satu sama lainnya, tak mungkin kan jika dalam satu rumah tak ada komunikasi.

2. Kalian tak hanya bertukar cerita, tapi juga pendapat. Sebab kamu dan dia ingin bisa saling terlibat

berbagi pandangan

berbagi pandangan via slism.com

Bertukar cerita bersama pasangan adalah hal menyenangkan yang tak pernah dilewatkan oleh kamu dan dia. Sebab itu jadi salah satu cara untuk saling terbuka satu sama lainnya, dan kalian pun bisa mengenal pasangan lebih dalam lagi. Tapi tak hanya berbagi cerita saja, kalian dengan sangat sportif saling bertukar pendapat. Dia tak pernah ragu menanyakan dan mempertimbangkan pedapatmu untuk hal-hal penting di hidupnya. Begitu juga kamu yang selalu menghargai pendapat yang dia utarakan. Toh di masa depan kalian harus bisa menyamakan visi dan misi yang dipunya.

3. Kalian nggak lagi banyak mengumbar kemesraan. Cukup dengan diam-diam saling memperhatikan dengan cara masing-masing

diam-diam saling memperhatikan

diam-diam saling memperhatikan via www.newlovetimes.com

Cinta itu kan yang merasakan kamu dan dia, jadi untuk apa umbar-umbar kemesraan. Setiap pasangan memang punya cara yang berbeda dalam menunjukkan hubungannya di muka umum. Tapi kamu ataupun dia sudah sama-sama sepakat, jika kemesraan ini cukup jadi konsumsi pribadi.

Meski dari luar seringya terlihat agak cuek atau biasa saja, tapi di belakang sana tanpa diketahui orang, kalian diam-diam saling memperhatikan dengan caranya masing-masing. Bahkan hal-hal detail dari pasangan tak pernah luput dari perhatianmu. Kamu dan dia memang selalu berusaha saling melengkapi.

4. Kalian tak lagi risau dengan jarak, yang terpenting kalian bisa saling percaya

tak perlu risau dengan jarak

tak perlu risau dengan jarak via australia.etbtravelnews.com

Kalaupun saat ini hubungan kalian dipisahkan oleh jarak. Kamu dan dia tetap bisa menjaga kepercayaan. Komunikasi tetap kalian bangun sekokoh mungkin. Meski kesalahpahaman sering tak bisa dielak, tapi akhirnya itu menjadi pelajaran supaya kalian bisa lebih dewasa lagi dalam menyikapi keadaan.

Kamu tahu di sana dia sedang berjuang meraih segala mimpi-mimpinya. Begitu pula dia yang percaya kamu di sini pun disibukkan dengan hal-hal baik yang bisa dibawa sebagai bekal kelak. Terpenting kalian tetap bisa terus menyemangati sampai kebersamaan selalu itu tiba.

5. Kamu dan dia tak pernah ragu berbagi harapan juga cita-cita di masa depan

berbagi masa depan

berbagi masa depan via www.postconsumers.com

Tak ada yang disebunyikan di antara kalian, termasuk urusan cita-cita dan segala harapan di masa depan. Kamu ataupun dia ingin saling sama-sama tahu apa yang sedang diusahakan serta dikerjakan saat ini. Toh jika kalian saling tahu, kamu dan dia pun bisa saling membantu. Meski permintaan tak pernah keluar, kepedulian yang sudah ada akan membentuk kesadaran itu dengan sendirinya. Bukankah menyenangkan bila bisa mewujudkan semua cita-cita dan harapan itu bersama-sama.

6. Gengsi-gengsian udah nggak ada lagi di kamus kalian. Kamu dan dia sudah sama-sama bersikap apa adanya

nggak jaim atau gengsi lagi

nggak jaim atau gengsi lagi via www.kapanlagi.com

Sayang, bau apa nih?

Hehehe, kentutku…. ((senyum polos))

Pfftt, kebiasaan deh

Saat lagi nggak punya uang ya bilang aja nggak punya, atau saat pengen buang gas ya udah buang gas aja gitu. Kamu dan dia sudah tak lagi mempermasalahkan hal-hal seperti itu. Sebab kenyamanan terbesar akan muncul jika kalian sudah bisa saling menerima apa adanya. Tak perlu lagi gengsi atau jaim, toh kalian tak akan saling meninggalkan hanya karena hal-hal sepele di keseharian.

7. Tak lagi labil dan mudah mengucapkan kata putus. Kalian tahu mempertahankan hubungan itu lebih mudah dari memulai yang baru

masalah ya dibicarakan baik-baik

masalah ya dibicarakan baik-baik via id.pinterest.com

Kesalahpahaman sampai berujung pada pertengkaran sudah pasti akan menjadi bumbu dalam hubungan kalian. Tapi kedewasaan membuat kalian tetap bisa menyelesaikannya dengan baik tanpa perlu ada kata-kata putus. Kamu dan dia sama-sama berpikir jika putus bukan lah solusi yang lebih baik. Sebab kalian pun sama-sama tahu mempertahankan hubungan akan lebih mudah dari memulai langkah yang baru.

Masalah yang datang juga tak lain pelajaran yang harus bisa kalian sikapi dengan lebih bijaksana. Ingat saja di masa depan masih banyak lagi ujian yang harus kalian lewati.

8. Tak hanya saling mengenal teman-teman kalian. Kamu dan dia juga sudah berkenalan dengan keluarga pasangan.

kumpul bersama keluarga pasangan

kumpul bersama keluarga pasangan via madten.com

Tak hanya masuk ke lingkungan pertemanan, kalian sendiri sudah sama-sama siap untuk mengenalkan diri ke keluarga pasangan. Bahkan kamu dan dia berusaha agar keluarga kalian saling menerima dengan tangan terbuka. Sebab kalian ingin hubungan ini mendapat restu hingga bisa dibawa ke masa depan nantinya.

Nah sejauh ini, apakah beberapa hal di atas sudah ada yang kalian lakoni? Kalau belum, mending jangan menaruh harapan terlalu tinggi dulu aja yaaa..

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya