Selingkuh mungkin jadi alasan paling nyesek saat sebuah hubungan akhirnya bubar. Rasa dikhianati itu bisa membuatmu galau berhari-hari, dan bahkan menyalahkan diri sendiri: apa yang kurang dari dalam dirimu sampai dia mencari di perempuan lain?

Perselingkuhan selain menyisakan luka, juga menyisakan tanya: kenapa? Kamu yang pernah mengalami kisah tak menyenangkan ini, pasti masih sering bertanya-tanya mengapa dulu dia yang kamu rencanakan menjadi pendamping masa depan justru mengkhianatimu dengan bermain di belakang. Jangan baper dulu. Sudahkah kamu amati 7 kecenderungan ini di diri pacarmu?

1. Dia bukan orang yang mandiri. Kurang bisa menghibur dirinya sendiri, hingga saat sepi dan kamu tak bisa menemani, dia mencari orang lain

Dia kesepian via blog.freepeople.com

Tak bisa dipungkiri, saat kita menjalin hubungan dengan seseorang, hidup kita akan lebih berwarna. Kita belajar berbagi cerita dan beban. Atau jika tidak, setidaknya kamu punya teman untuk bicara hingga terhindar dari kesepian.

Tapi toh hidup memang bukan cuma soal cinta. Banyak hal lain yang harus kamu pikirkan, mulai dari keluarga, pekerjaan, dan teman. Kamu tidak bisa seratus persen memberikan waktumu kepadanya. Itu wajar. Tapi mungkin dia bukan orang yang mandiri. Karena dia tidak bisa menghibur dirinya sendiri, dan membutuhkan orang lain untuk berbagi cerita, di saat yang sama kamu sedang tidak berada di dekatnya, dia memutuskan untuk mencari penghiburan dari orang lain.

2. Dia merasa punya kesempatan, diberi kepercayaan — lalu merasa bisa mengkhianati

Advertisement

Merasa punya kesempatan

Kadang kalau kita sedang belanja di supermarket, banyak info-info promo bertebaran. Mulai dari beli satu gratis satu, sampai beli dua dapat hadiah mug cantik. Karena tergoda, kita seringnya membeli barang-barang itu tanpa berpikir panjang, padahal mungkin di rumah kita sudah punya barang yang sama. Mumpung promo, begitu alasanmu.

Sama seperti pasanganmu dulu. Mungkin saat itu, mumpung ada orang lain yang mendekati, tak ada salahnya membagi cinta. Mungkin sampai saat ini, kamu sering menyalahkan orang lain yang membuat pasanganmu berpaling. Tapi kamu harus ingat, bahwa perselingkuhan selalu antara dua orang, tidak bisa hanya disalahkan kepada satu orang saja.

3. Dia bosan. Mungkin hubungan kalian sudah tidak sehat sejak lama. Jika alasan ini benar, perpisahanmu dengannya juga bagus untuk dirimu sendiri

bosan via fromt2b.com

Ada yang bilang bahwa perselingkuhan diawali dari sesuatu yang salah dalam sebuah hubungan. Karena itu, saat pasangan selingkuh, kita juga harus instropeksi diri apa yang membuatnya berbuat begitu. Ini mungkin ya, mungkin juga tidak. Yang jelas, bisa saja dia selingkuh karena memang hubungan kalian tidak sehat. Mungkin ada komunikasi yang kurang lancar, atau memang karena rasa yang pudar. Atau bisa saja, hal-hal yang dulu bisa didapatkan dari hubungan kalian, kini tidak lagi ada. Sementara untuk mengakhirinya, kalian sama-sama tidak tahu caranya. Jika ini alasannya, dan hubungan kalian akhirnya berakhir, tak perlu disesali lama-lama. Barangkali ini malah demi kebaikan kamu sendiri, untuk bisa keluar dari hubungan yang tak sehat ini.

4. Dia terlalu pengecut untuk menjalani hubungan serius. Tak apa kehilangannya, toh, kamu mencari pasangan dengan orientasi ke depan

Dia tidak siap untuk serius via familyshare.com

Memang menyebalkan kalau kamu sudah berorientasi jauh ke depan, tapi pasangan yang kamu banggakan malah mendua di belakang. Sakitnya memang bukan kepalang. Tapi barangkali dia memang bukan orang yang tepat untuk kamu ajak melangkah ke depan. Dia terlalu pengecut, atau memang belum siap untuk diajak menjalani hubungan yang serius. Karena itu dia selingkuh untuk mencari alasan supaya bisa putus denganmu. Kalau ini terjadi, nggak perlu ditangisi. Justru bagus kamu berpisah dengannya, dan bisa mulai membuka lembaran baru dengan dia yang sudah siap untuk serius.

5. Dia bukan orang yang bisa bersyukur. Karena selalu merasa harus mencari sesuatu yang lebih baik lagi

Dia mendambakan sosok lain via clarivoyant12s.blogspot.co.id

Perselingkuhan memang terjadi karena banyak hal. Salah satunya, karena dia mendapatkan sesuatu yang tidak bisa didapatkan darimu. Misalnya, dia mendamba sosok perempuan yang dewasa dan romantis, sementara kamu memang bukan orang yang romantis. Karena itu, saat ada orang lain yang memiliki kualitas itu, dia akan tergoda untuk mendua.

Tidak perlu sedih atau menyesali diri sendiri. Itu artinya dia bukan orang yang bisa bersyukur. Dia selalu merasa harus mencari sosok yang lebih baik lagi. Padahal sosok pasangan yang benar-benar sempurna tidak akan pernah ada. Pun tidak ada hubungan yang bisa cocok 100 persen. Kita semua tahu bahwa setiap orang memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Pasti ada sesuatu yang kamu miliki dan tidak dimiliki oleh selingkuhan pasanganmu. Memang, di dunia ini kita tidak bisa mendapatkan segalanya dalam sekaligus.

6. Mungkin dia punya definisi keren yang berbeda. Semakin banyak pacar, dia merasa semakin keren. Orang kayak gini langsung tinggalin aja

Dia merasa keren kalau selingkuh via favim.com

Tapi ada juga cowok yang mungkin memiliki pola pikir yang tidak biasa. Barangkali pacarmu yang dulu punya definisi keren yang berbeda dari yang kita pahami selama ini. Dengan memacari banyak orang, dia merasa keren karena dicintai banyak orang. Dan dia merasa sangat hebat saat bisa punya pacar di mana-mana. Ya sudahlah. Pola pikir seperti ini sulit untuk diubah. Tapi harusnya kamu merasa beruntung saat akhirnya kalian berpisah.

7. Dia memang brengsek dari awal. Jadi nggak perlu alasan panjang lebar untuk selingkuh

emang brengsek aja dari awal via www.theguardian.com

Ini adalah alasan yang paling paripurna. Kalau di antara alasan-alasan sebelumnya kamu merasa nggak ada yang cocok dengan kenyataanmu, barangkali alasan yang terakhir inilah jawabannya. Kenapa cowokmu yang dulu selingkuh, ya karena memang dia brengsek saja. Dia bukan tipe orang yang bisa diajak berhubungan serius, dan bukan tipe pasangan setia. Orang jenis ini tak perlu alasan apa-apa untuk selingkuh, karena memang dia merasa tak cukup satu. Kalau alasan terakhir ini yang terjadi, ya sudah. Anggap saja kamu sedang sial karena menjalin hubungan dengan orang yang salah.

Itu dia beberapa alasan kenapa pasanganmu yang dulu selingkuh. Bukan maksud untuk membuatmu galau karena teringat masa lalu, tapi semata-mata untuk membantumu menjawab penasaran kenapa dulu dia selingkuh. Tapi kini semua sudah berlalu. Yang dulu-dulu biarlah tertinggal di masa lalu. Yang lebih penting adalah apa yang kamu miliki saat ini.