Berbahagialah untuk kalian yang sedang berbahagia dengan pacar, atau gebetan yang sebentar lagi akan menjadi pacar. Memiliki seseorang yang mendapat porsi yang cukup besar di hati, membuat hampir sebagian besar orang merasa utuh. Seperti bertemu dengan sosok yang selama ini hilang, dan (mungkin) ditakdirkan untuk menjalin cinta bersamamu (ciyeee).

Tak jarang, kamu dan sang pacar pun berlomba-lomba untuk menciptakan momen-momen tak terlupakan yang memperpanjang masa berlaku kisah cinta yang kalian rajut. Kejutan, kado, bahkan kata-kata manis tak jarang diberikan dan dilontarkan untuk membuat hati berbunga-bunga. Benar-benar menjadi relationship goals yang sudah terwujud dengan sempurna. Menyenangkan memang, pertanyaan yang perlu kamu cari jawabannya adalah:

Apakah manis romantis yang kalian beri bisa membuat hubungan menjadi lebih dewasa dan serius?

Pencapaian yang ingin didapat saat berpacaran memang banyak bentuknya. Tak selamanya yang romantis dalam tutur kata perilaku bisa memberikan jaminan yang manis pada masa depan. Ada baiknyakamu bersiap, guys.

Hati wanita mana yang tidak luluh diberi sebuket bunga di depan pintu. Membuat hati senang dan merasa dihargai.

Makin sayang dikasih bunga via www.annefed.com

Advertisement

Sepertinya, naluri yang tertanam dalam diri wanita tidak bisa dijauhkan dengan ragam hal yang membuat hati meleleh. Siapa diantara para kaum hawa yang mampu menolak pesona dan keindahan dari bunga yang memang ditujukan secara istimewa untuknya? Saat hari berat pun, melihat bunga mawar merah saja sudah membuat hatinya membaik kembali.

“Maaf aku nggak bisa nemenin. Tapi, di depan pintu ada yang siap menemani harimu.”

Tak ada hujan pun angin, tetiba sebuah buket bunga yang cantik bersandar dengan indahnya di depan pintu rumahmu. Kamu pun dibuat senang tak kepalang, memang ini salah satu kejutan yang kamu idamkan. Hore, salah satu relationship goals-mu sudah terpenuhi! Memang, pacarmu romantisnya luar biasa, dia tahu benar cara memikat hati wanita. Telah memilikinya, rasa bersyukur yang menggema di hati pun tak henti kamu panjatkan.

Boneka yang besar memang mahal, tapi enak untuk dipeluk. Dia tak ingin kamu merasa kesepian saat tak bersama.

Pelukan yang menghangatkan via kiwi.qa

Saat raga terpisah jarak ratusan kilometer, rindu melanda tak kenal waktu. Ketika kamu diharuskan dibuat jauh oleh jarak, apa daya mendengar suara dan wajahnya dari layar gadget menjadi obat rindu paling mujarab. Kedua tangan pun tak sanggup menjamah dia, yang biasanya bisa ditemui kapan saja.

Kadang, pelampiasan tercepat saat pelukan tak bisa mendarat dengan sempurna padanya adalah dengan memeluk bantal, guling, atau boneka. Mungkin, pacarmu yang romantis itu tak segan untuk memberimu hadiah sebuah boneka beruang yang besarnya melebihi badanmu. Dia rela merogoh kocek dalam-dalam agar membuatmu merasa tak kesepian. Uwuwuwuw, manis dan relationship goals banget! Terasa makin sempurna kisah cinta ini, saat punya pacar seromantis ini!

Diajak makan fancy ditemani temaram lilin manisnya tak karuan. Tapi, akan beda rasanya jika memakan masakan yang dibikin bersama di dapur.

Memasak bersamamu di dapur rumah kita via foto-basa.com

Menikmati momen yang penuh dengan keromantisan di bawah langit malam diselimuti bintang, sambil menyantap makanan yang fancy romantisnya sudah level di paling atas. Ditemani temaram cahaya dari lilin-lilin di sekeliling meja, akan menyempurnakan sesi romantis sambil mengeluarkan kata-kata manis. Mengenai perasaan yang akan serius, siapa yang sanggup untuk menolak?

Jika kamu memiliki waktu lebih untuk membayangkan sekaligus membandingkan. Sesekali berandai-andailah, kamu duduk di meja berdua sambil menyantap masakan yang dipotong dan diracik bumbunya olehmu dan dia. Memang, menyatukan dua kepala dari wanita dan pria untuk berperang di dapurbukanlah hal yang mudah. Berselisih dalam berebut pisau, cara memotong sayuran, dan takaran bumbu, bukankah terasa lebih romantis? Daripada kamu membuang uang yang lebih mahal, mencoba membuat resep ala kalian akan lebih terkenang. Dia sudah menunjukkan keseriusan saat mau mencoba-coba menjalani salah satu hal kecil saat berumah tangga nanti.

Cinta juga butuh modal, menabung sudah harus dimulai. Masih tertarik buat makan “aku sayang kamu” tiap hari?

Pilih yang mana?

Cinta memang menenangkan hati, perasaan pun sukses digenapkan oleh dia. Bahkan, ucapan manis macam ini akan selalu menghiasi pesan atau chat-mu yang dikirim atau kamu kirim olehmu atau pun dia. Setiap pagi, menjelang makan siang, bahkan menjelang tidur, ucapan selamat pagi diiringi panggilan sayang, adalah topik utama yang tidak boleh ditinggalkan.

Perlu diingat, ungkapan kata yang manis memang yang ingin didengar oleh pasanganmu. Tapi, cinta nggak akan membuatmu kenyang. Dengan bilang “aku sayang kamu“, apa kamu tiba-tiba bisa punya rumah untuk ditinggali bersama nantinya? Apakah kamu tetiba bisa punya uang untuk menafkahi keluarga kecilmu nanti?

Jika sampai saat ini dia masih suka melontar sekadar kata manis, lebih baik kamu pertimbangkan kelanjutan hubungan ini. Relationship goals yang sebenarnya adalah kamu bisa bersanding dengan dia yang sama-sama mau berjuang. Menabung bersama, menyisihkan sebagian penghasilan untuk cicil KPR rumah dan sewa gedung nikah. Akan terasa indah, pada akhirnya.

Tak perlu repot-repot saling menghadiahi benda mahal. Merencanakan tentang rumah impian berdua jauh lebih nyata dan buat hubungan ini lebih serius.

Harta atau kebahagiaan? via www.yeisk.info

Menerima pemberian dari orang terdekat, bikin hati senangnya tak karuan. Apalagi mendapat barang spesial nan mahal dari sang pacar, tak kepalang perasaan di dada. Membahagiakan memang, bahkan kamu akan semakin memantapkan hati jika memang dia benar-benar ditakdirkan oleh kamu. Siapa yang tidak ingin tiba-tiba diberi jam tangan idaman yang jumlah nolnya sudah susah dihitung? Kamu pun jadi tak sabar menanti kejutan lain nantinya.

Daripada terlalu sering membeli hadiah, belajar untuk merancang dari banyak segi untuk benar-benar membangun hubungan serius. Jika obrolan kalian sudah mengarah mengenai desain rumah, tanah di daerah idaman, hingga detil mengenai cicilan KPR dari beberapa bank, bersyukurlah, jalan menuju pencapaian tertinggi hubungan sudah semakin dekat. Karena relationship goals itu ketika kedua belah pihak mau berjuang bersama, bukan menanti satu pihak saja yang berjuang.

Punya panggilan Papa-Mama saat pacaran tak ada yang melarang. Yang dicari adalah yang berani meminang dan membuat Papa-Mama menjadi nyata.

Siapa yang berani melamar via unsplash.com

Seberapa serius hubungan yang sedang kamu jalin, bisa ditebak dari panggilan sayang. Tidak sedikit diantara kalian yang sudah memberikan panggilan sayang seserius Mama-Papa, Ayah-Bunda, atau bahkan Umi-Abi. Bahkan, jika kita mau menghitung, sebenarnya banyak. Jangan buru-buru menghakimi dan bilang “iyuuuh” saat mendengar mereka saling memanggil. Keseriusan orang tak ada yang bisa menebak. Siapa tahu mereka memang sudah dalam tahap mendekati disahkan penghulu saja.

Apapun panggilan sayangnya, yang ditunggu-tunggu sebagai relationship goals-nya adalah siapa yang berani meminang dan membuat panggilan Mama Papa itu menjadi benar-benar nyata. Percuma semesra itu, jika tak ada penyelesaian dan keberanian untuk menikahinya. Memang terdengar romantis dan enak didengar telinga, tapi aksi kecil dan sederhana dan realistislah yang dicari.

Mengandalkan sekadar manisnya kata tak akan menjamin kebahagiaan yang akan kamu dapat di masa depan. Memang, iming-iming dan kata indah yang terangkai akan membuatmu lupa pada kenyataan. Pada akhirnya, relationship goals yang sebenar-benarnya berawal dari hal kecil yang sederhana, tapi konsisten dengan steps nyata. Selamat memulai dan menciptakan relationship goals sesuai versimu ya, guys! 🙂