7 Karakteristis yang Harus Dimiliki Jika Kamu dan Pasangan Ingin Menjalani Hubungan Jangka Panjang

karakteristik hubungan

Manusia diciptakan berbeda-beda, dan upaya menyeragamkan tiap apa yang kita punya adalah pekerjaan sia-sia. Begitu pula dalam hal hubungan, nggak ada dua cinta yang sama. Baik kamu atau pasangan memiliki emosi dan pengalaman yang berbeda. Oleh karenanya akan menghasilkan penafsiran akan cinta di tingkatan yang berbeda pula.

Advertisement

Meski begitu, pada saat yang sama dalam hubungan dibutuhkan pula kesamaan karakteristik tertentu. Bukan bertujuan menyeragamkan kehendak, melainkan agar hubungan berhasil sampai pada tingkatan yang kamu dan pasangan mau. Jadi, walaupun kamu bebas menjadi diri sendiri dengan masing-masing tafsir atas cinta, setidaknya ada 7 karakteristik atau komitmen yang harus sama-sama kamu miliki agar hubungan jangka panjang bisa berhasil. Melansir Love Learnings, berikut Hipwee Hubungan rangkum untukmu.

1. Sebagai kunci hubungan yang memuaskan, dedikasi harus sama-sama dimiliki

Dedikasi atau pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu yang masing-masing kamu miliki adalah kunci utama untuk hubungan yang berhasil. Dalam hal ini, dedikasi bukan hanya soal menunjukkan cinta belaka, melainkan juga cara menunjukkan bahwa kamu dan pasangan merasa puas dengan hubungan yang dijalani. Puas artinya bisa bahagia, nah jika sebuah hubungan telah diliputi kebahagiaan, maka secara nggak langsung kamu dan pasangan akan terdorong untuk membuat hubungan tersebut berhasil sesuai tujuannya.

2. Jangan hanya di awal masa pacaran, apresiasi harus diterapkan seterusnya dalam hubungan

Photo by Ba Tik from Pexels via www.pexels.com

Seperti kebanyakan hubungan, apresiasi atau sikap saling menghargai biasanya paling kentara pada awal-awal hubungan. Maklum, kasmaran membuat kita lebih peka terhadap detail-detail kecil yang dilakukan si dia. Tetapi banyak yang nggak sadar kalau sikap tersebut cenderung memudar seiring berjalannya hubungan. Ketika hal-hal kecil yang biasa dilakukan pasangan menjadi lumrah untuk kita saksikan, apresiasi bisa saja jadi satu hal yang kurang penting untuk diungkapkan. Padahal setiap manusia butuh yang namanya penghargaan dan perasaan dihargai. Makanya, nggak peduli sudah seberapa jauh hubunganmu berlangsung, tetap upayakan sikap saling apresiasi bahkan untuk hal terkecil sekalipun, seperti perhatiannya yang rutin bikinin kamu kopi.

3. Masing-masing harus bisa mempraktikkan kebaikan yang berkelanjutan

Photo by vjapratama from Pexels via www.pexels.com

Meski kata “baik” cukup luas untuk ditafsir maknanya, setidaknya kita paham hal apa yang bisa dikategorikan baik. Mirip dengan poin sebelumnya, sikap baik yang dalam hubungan sering membuat si dia merasa diperhatikan, dipahami, diakui, dan dicintai seringkali kentara hanya di awal-awal hubungan saja. Demi hubungan jangka panjang yang berhasil, kamu dan pasangan harus mempraktikkan kebaikan yang berkelanjutan. Hal ini bisa diupayakan dari awal hubungan dengan tidak melebih-lebihkan sikap baik yang masing-masing kalian lakukan.

4. Saling memiliki rasa empati adalah jalan untuk saling memahami

Baik dalam hubungan asmara atau hubungan sosial, empati adalah hal penting yang harus dimiliki manusia. Dengan berempati artinya kamu menempatkan diri di posisi orang lain, untuk bisa memahami perasaan mereka dalam situasi tertentu. Memang, berempati nggak melulu gampang. Ada emosi pribadi yang harus ditahan agar nggak mempengaruhi situasi orang lain tersebut. Tapi jika kamu dan pasangan bisa saling memahami lewat cara empati, maka kalian bisa lebih nyaman dan luwes dalam mengekspresikan diri. Kesampingkan emosi sendiri sejenak, dan mencoba saling membicarakan perasaan secara terbuka adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk melatih empati dalam hubungan.

5. Jangan terlalu kaku dengan tujuan hubungan dan tetap lakukan hal-hal menyenangkan

Photo by Gustavo Fring from Pexels via www.pexels.com

Dalam kenyataannya, masih banyak yang memisahkan aktivitas pacaran dengan aktivitas umum seperti yang dilakukan orang bersahabat: malas-malasan atau mengeksplorasi aktivitas baru bersama. Memang, setiap kita punya hal khusus yang hanya dilakukan bersama pasangan. Tapi bukan berarti hal-hal lain yang terkesan umum nggak bisa dilakukan bersama. Hubungan asmara bukan hanya untuk membahas hal-hal penting, serius, dan berat. Tujuan pacaran adalah membuat simpul pengalaman yang menyenangkan. Jadi, coba lah untuk melakukan hal-hal yang mungkin sebelumnya hanya kamu lakukan bersama sahabat. Ingat, tujuanmu hubungan jangka panjang. Jangan lupa senang-senang~

Advertisement

6. Cuek boleh, tapi harus tetap saling jaga kedekatan

Photo by Josh Willink from Pexels via www.pexels.com

“Kedekatan” adalah kunci berikutnya untuk keberhasilan hubungan jangka panjang. Mungkin kamu dan si dia adalah tipikal pasangan yang cuek, yang tidak menjadikan pertemuan atau berbalas pesan jadi hal yang penting. Boleh saja. Tapi upayakan untuk tetap menjaga kedekatan, dengan berbagai hal yang telah kalian sepakati. Karena menurut berbagai penelitian, kurangnya hal tersebut bisa menyabotase hubungan loh.

7. Saling bermurah hati dengan memberi tanpa mengharap kembali

Photo by Jaspereology from Pexels via www.pexels.com

Yang dimaksud kemurahan hati di sini adalah tentang memberi tanpa mengharapkan apa pun. Kamu bebas menafsirkannya. Tapi yang terpenting, dan masih berkaitan dengan poin nomor satu, dalam sebuah hubungan setiap pasangan harus bisa mengorbankan waktu dan energi emosional untuk masing-masing. Ketika sebuah hubungan tidak memiliki sikap ini, akan ada ruang dimana miskomunikasi bisa bersarang untuk selanjutnya menjadi kepahitan. Dan yang terpenting, bermurah hati bisa memperdalam kasih sayang satu sama lain.

Cinta memang berbeda-beda tafsirnya. Tapi 7 karakteristik atau komitmen ini seharusnya sama-sama kamu dan pasangan miliki, untuk keberhasilan cinta dalam hubungan jangka panjang.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE