Masa Depan Hubungan Tak Cuma Modal Perasaan, 6 Hal Ini Pun Mesti Diresapi dan Dijalankan

Cara membangun hubungan yang langgeng

Menjalin hubungan yang langgeng jelas jadi cita-cita hampir setiap orang. Rasa cinta yang mendalam serta keinginan untuk  mempertahankan membuat apa saja rela dilakukan. Tak terkecuali keputusan untuk selalu berbenah diri dan belajar demi menjadi yang terpantas untuk menjalani hidup dengan pasangannya.

Advertisement

Bicara soal cinta tak bisa dipisahkan dengan perasaan. Tanpa rasa cinta serta kasih sayang hubungan akan terasa hambar dijalani. Kedua hal itu juga yang menuntun kamu dan dia masih bertahan hingga sekarang. Tapi, sayangnya cinta saja tak cukup untuk membawa langkah kalian ke masa depan. Perlu adanya pendukung lain yang mesti kamu perhatikan. Inilah beberapa hal yang wajib kamu perhatikan dan pelan-pelan mesti kamu terapkan.

1. Mengedepankan rasa saling percaya, dan membuang jauh-jauh buruk sangka

Tanamkan rasa percaya | Photo by Ryan Jacobson via unsplash.com

Dalam hubungan, sikap saling percaya jelas dibutuhkan dan jelas rasa cemburuan mesti segera enyah. Sebab cemburu buta pula yang memupuk sikap posesifmu kepada pasangan. Hanya karena pasanganmu pergi bermain bersama teman-temannya bukan berarti ia melupakanmu, atau saat ia bertukar pesan dengan lawan jenis tak juga berarti ia selingkuh. Kamu nggak semestinya berburuk sangka dengan hal-hal sepele. Cemburu buta semacam ini justu mengindikasikan bahwa cintamu berlebihan sehingga mengabaikan logikamu.

2. Menuntut pasangan harus didasari alasan yang masuk akal. Bukan tuntutan kekanak-kanakan semacam “Pokoknya, kamu nggak boleh main sama Galih!”

Punya alasan yang jelas | Photo by Chermiti Mohamed via unsplash.com

Rasa suka atau tidak suka, setuju atau tidak setuju terhadap sikap maupun pemikiran pasangan wajar terjadi pada setiap orang. Keinginan untuk mengubah kebiasaan pasangan juga sesuatu yang hampir sebagian orang alami, tapi perlu diperhatikan bahwa tidak boleh memaksa. Menuntut boleh saja, tapi kamu juga mesti mempertimbangkan alasan pacarmu melakukan hal tersebut. Dan lagi kamu juga mestinya punya alasan yang masuk akal.

Advertisement

3. Jauhkan sikap semena-mena. Seperti ketika kalian berselisih paham, usahakan tak terlontar kalimat intimidatif atau yang menyakitkan

Jangan semena-mena | Photo by Chermiti Mohamed via unsplash.com

“Awas kamu kalau kalau ngerokok lagi, nggak akan kutemui lagi kamu.”

“Iya tapi kan nggak di depanmu, jadi nggak merugikanmu”

“Sama saja”

“Hmm”

Cinta bersumber dari kenyamanan, maka hubungan nggak akan berjalan baik jikalau masih ada sesuatu yang bikin nggak nyaman. Salah satu contohnya adalah keegoisan. Atas nama cinta dan perasaan, sebaiknya jauhkan hubungan kalian dari keputusan sepihak. Cinta adalah masalah penyesuaian, semua mesti dibicarakan. Tak bisa jika tiba-tiba kamu mengancam pasanganmu karena ketidaksukaanmu terhadap kebiasaannya. Siapa juga yang bisa berkembang di bawah keegoisan dan ancaman?

4. Berbeda pendapat itu lumrah, karena itu kamu harus punya kontrol atas perasaanmu, seperti rasa mudah tersinggung yang sejatinya nggak perlu

Kalian akan berdialog dan berunding seumur hidup, jadi tidak perlu sensitif berlebihan | Photo by Matt W Newman via unsplash.com

Dalam hubungan pastilah terdapat perbedaan pendapat, tak hanya saat kamu ngobrol masalah serius melainkan juga ketika kamu sedang bercanda dengan pacar. Di sinilah kamu mesti jauhkan diri dari sikap sensitif karena akan banyak sekali isi kepala pasanganmu yang mungkin nggak sesuai denganmu. Pandai-pandailah mengelola perasaan agar nggak mudah tersinggung.

Advertisement

5. Karena dengan modal cinta belum tentu bisa menjamin segalanya, sumber penghasilan juga sebaiknya sudah kalian punya

Bersama-sama membangun rumah tangga yang bahagia dan penuh keamanan sampai tua | Photo by krakenimages via unsplash.com

Sebelum menikah dan memutuskan mengarungi kerasnya hidup berdua, modal finansial juga wajib dipikirkan. Pasangan butuh makan, hidup butuh tempat tinggal, anak butuh sekolah dan lain sebagainya baiknya dipikirkan sejak dini supaya pada saatnya nanti kamu nggak kelabakan mengurus semuanya.

6. Orientasi masa depan dalam hubungan butuh kedewasaan dan jelas kamu tak butuh lagi yang namanya drama

Tim no drama yang bakal langgeng | Photo by Toa Heftiba via unsplash.com

Kamu sudah dewasa dan hubungan juga sudah berjalan lama, buang jauh-jauh yang namanya drama. Cemburu, sensitif, egois adalah drama-drama yang nggak dibutuhkan hubungan. Jika ingin hubunganmu berjalan ke masa depan sebisa mungkin untuk mengurangi drama dalam hubungan. Sebab drama menghambat perkembangan hubungan. Hubungan nggak butuh sifat kekanak-kanakan, tapi membutuhkan sikap penuh kedewasaan dalam menyelesaikan masalah bersama.

Itulah beberapa hal yang mesti diperhatikan kalau kamu ingin melanjutkan hubunganmu terus menuju masa depan. Hubungan berjalan nggak hanya bermodal perasaan, melainkan hal penunjang lainnya seperti yang telah diulas di atas. Tenang, kamu masih punya banyak waktu untuk belajar dan memperbaiki kesalahan yang kamu lakukan dalam hubungan. Semangat!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

CLOSE