“Yang, aku kangen…”
“Iya, aku tahu. Kan kemarin udah ngomong,”

Tak bisa dipungkiri lagi bahwa saat berbicara soal hubungan, LDR adalah hubungan yang sangat menantang. Adalah siksaan oleh jarak yang membuat kalian tak bisa sesuka hati bertemu. Karena itu, kadang mengungkapkan rindu jadi rutinitas wajib yang tak boleh lupa kamu ucap tiap kali ada waktu untuk berkomunikasi dengan pasanganmu. Tak ada yang salah memang dengan ucapan rindu yang kamu luapkan pada pasanganmu tiap malam. Toh kalian memang jarang bertemu. Ketika kamu dan dia tak bisa bertemu, mengungkapkan rindumu lewat kata-kata adalah salah satu cara agar rindumu tak menumpuk lebih lama.

Namun tak sadarkah kamu jika kata rindu yang sering kamu ucap itu justru menghambatnya? Daripada sering-sering berujar kata “rindu”, berilah sedikit waktu buat pasanganmu untuk fokus pada dirinya dulu.

1. Sejatinya tak perlu kamu bilang tiap malam pun dia juga tau bahwa kamu merindu. Mengungkitnya tiap malam malah membuatnya kepikiran

Dia juga tau kalau kamu merindu via www.huffingtonpost.com

Berkata rindu memang tak salah kamu ucapkan. Toh memang hal itu kamu rasakan. Jarak yang membentang antara kalian pasti memunculkan rasa rindu dalam hati. Hanya saja, mengungkitnya tiap malam sebenarnya malah akan membuatnya terganggu. Alih-alih membuatnya bahagia dengan ucapan rindumu, yang ada malah dia bakal kepikiran tentang kamu. Jika dia adalah tipikal orang yang tak bisa tenang, bisa-bisa dia malah kepikiran dan merusak segala jadwal yang sudah dia rencanakan. Boleh sampaikan rindumu padanya, tapi sewajarnya saja.

2. Tak ada yang salah dengan rasa rindu. Namun terlalu sering mengucapnya malah akan membuatnya terbebani dengan besarnya rindumu

Advertisement

Bisa jadi dia malah terbebani via www.huffingtonpost.com

Mungkin memang benar bahwa rindu adalah beban. Pacarmu yang sebelumnya biasa-biasa saja bisa jadi akan berubah karena ia merasa terbebani dengan kata rindu yang seringnya kamu ucapkan. Besarnya rindumu akan menjadi beban yang memberatkan pikirannya. Dampak positif sih ada ketika dia berusaha untuk bekerja lebih keras demi bisa bertemu kamu saat liburan nanti tiba. Namun dia juga akan takut saat dia tak merasakan besarnya rindu yang sama, dia akan khawatir kamu kecewa.

3. Biarkan dia fokus dengan pekerjaannya. Berkata rindu tiap hari malah akan mengganggu konsentrasinya dalam bekerja

Nggak konsen kerja via www.keyword-suggestions.com

Bukan bermaksud untuk mengaturmu dalam mengungkapkan rindu, namun kamu juga seharusnya memikirkan soal apa yang sedang pasanganmu kerjakan di sana. Dia tak hanya bermain-main, namun dia juga sedang merancang masa depan. Kalian dipisahkan oleh jarak karena keadaan memaksanya seperti itu. Dia di sana juga sedang bekerja keras untuk membahagiakanmu. Kalau kamu terus memberondong kata rindu padanya, tentu saja konsentrasinya akan terganggu. Dia yang harusnya tenang dan fokus untuk bekerja, jadi terganggu dan memikirkanmu yang terus-terusan merindu. Bagaimana dia bisa membahagiakanmu kalau kamu terus menghujaninya dengan pertanyaan kapan kalian akan bertemu?

4. Tak selamanya mengungkap rindu setiap waktu membuatnya juga merindumu. Terlalu sering mengumbar rindu malah akan membuatnya kehilangan makna rindu

Kehilangan makna rindu via donna-theviewfrommywindow.blogspot.com

Kesalahan terbesar para pejuang LDR dalam hal mengungkap rindu adalah mereka terlalu sering mengucapkannya. Sampai pada akhirnya salah satu di antara kalian merasa terganggu dan malah kehilangan esensi sebenarnya dari rindu itu sendiri. Dengan terlalu sering menghujani pacarmu dengan kalimat rindu, dia akan semakin terbiasa dengan rindumu. Kalimat rindu yang dulu benar-benar bermakna baginya, kini tak lagi terasa apa-apa. Alih-alih merasakan rindu yang sama, yang ada malah dia tak peduli lagi dengan ucapan rindumu dan menganggapnya hal yang biasa.

5. Bukan berarti dia benci padamu, namun seringnya rindu yang kamu ucap malah membuatnya merasa bosan. Harap maklum jika nanti dia malah jadi acuh

Jadi tak peduli dengan kata rindumu via www.instylebuzz.com

Rindu memang hal yang sangat menyentuh hati ketika diucap oleh orang terkasih. Hanya saja, ketika kamu terlalu sering mengumbar rindu, bukan malah rindu juga yang dia rasa. Jangankan balik merindumu, yang ada justru dia menganggap rindu yang kamu ucapkan terus itu sebagai pengganggu dan dia bisa saja semakin bosan.

Tak ada lagi rasa haru saat kamu mengucap rindu kepadanya pada malam hari saat dia hendak istirahat. Semua rasa haru dan rindu yang dia rasa berubah jadi perasaan terganggu karena kamu yang terlalu sering mengumbar kalimat rindu.
Bilang rindu memang sah-sah saja. Tapi bukan berarti kamu bebas mengungkapkannya setiap saat. Miliki rindu sewajarnya saja, agar ia tak pernah kehilangan makna.