Nggak Perlu Ragu Pacaran Sama Sahabat Sendiri, ini 4 Keuntungan yang Akan Kamu Dapat Saat Menjalani

Pacaran sama sahabat

Datangnya cinta nggak ada yang tahu. Dari benci bisa jadi suka, dari tatapan mata bisa jatuh cinta, dari terbiasa juga bisa tumbuh rasa. Kali ini kita akan membahas contoh ketiga; sahabat jadi cinta. Pernah nggak sih kamu jatuh cinta sama sahabat sendiri? Keseringan main memunculkan perasaaan yang beda, keinginan memiliki lebih jauh.

Advertisement

Awalnya mungkin kamu menyangsikan rasa itu, lama-kelamaan rasa itu menguat dan nggak bisa terbendung lagi. Untungnya sahabatmu pun merasakan hal yang sama. Namun ketika jadian muncul keraguan, bisakah hubungan ini awet? Buat kamu yang sedang ragu, simak ulasan Hipwee Hubungan kali ini. Inilah 4 keuntungan pacaran dengan sahabat sendiri.

1. Pacaran sama sahabat sendiri itu enak, nggak perlu penyesuaian lagi. PDKT-nya udah kamu jalani sejak jauh-jauh hari

Nggak perlu PDKT lagi via www.unsplash.com

Pacaran sama sahabat bikin kamu nggak perlu PDKT lagi. Tentu saja ini sebuah nilai plus dibanding hubungan konvensional. Kamu nggak perlu meyediakan uang pacaran, nggak perlu mikir mau makan di mana, mau main ke mana –kan udah sama-sama tahu. Daripada sama orang baru yang biasanya membutuhkan masa penjajakan panjang untuk bisa jatuh cinta, mending sama sahabat sendiri yang sudah jelas kenal.

2. Nggak perlu lagi kamu mengenalkan lingkunganmu ke pacar. Toh kamu dan dia juga punya teman dan tongkrongan yang sama sejak dulu

Dari dulu satu tongkrongan via unsplash.com

Dalam pacaran ada fase di mana masing-masing mengenalkan pasangannya ke teman-teman. Tujuannya biar masing-masing tahu pergaulan pasangan. Fase ini mencegah suuzan jika sewaktu-waktu salah satunya ada yang hendak main. Pacaran dengan sahabat sendiri nggak membutuhkan fase ini. Buat apa memperkenalkan toh udah biasa main bareng sejak dulu. Yang perlu diperkenalkan adalah status yang sudah berubah; dari teman menjadi pacar. Uwuwuwuwuw~

Advertisement

3. Kamu dan dia sudah sama-sama saling mengenal, nggak perlu lagi deh jaga imej sebagaimana yang sering kamu pernah lakukan dengan mantanmu

Udah tahu luar dalam via www.unsplash.com

Enaknya pacaran sama sahabat sendiri itu nggak perlu ribet jaga imej. Kamu dan dia sudah sama-sama tahu baik dan buruk, tahu hobi, kesukaan dan ketidaksukaan satu sama lain. Dengan dia setuju untuk menjalin hubungan pacaran sama kamu berarti dia sudah siap untuk menerimamu apa adanya. Kalau nggak ada duit tinggal bilang tanpa harus malu. Kalau lagi jerawatan juga nggak perlu malu berlebihan karena dia sudah tahu kekuranganmu.

4. Kamu dan dia nggak perlu lagi mengenalkan ke orangtua. Mereka sudah tahu gimana dia dan bagaimana kepribadiannya

Orangtua udah kenal via www.unsplash.com

Salah satu hal yang sering bikin deg-degan orang pacaran adalah momen perkenalan ke orangtua. Ada rasa takut orangtua nggak suka dengan pasangan kita. Dalam budaya kita, kalau orangtua nggak kasih restu ke depannya bakal sulit menjalin hubungan. Dengan memilih sahabat sendiri, kamu nggak perlu lagi memperkenalkan ke mama-papa. Buat apa juga, kan udah sering main bareng ke rumah.

Advertisement

Cinta memang sulit ditebak jalan ceritanya. Lama mencari pasangan hidup eh dapatnya malah teman sendiri. Sebuah momen yang nggak pernah disangka sebelumnya. Bagaimana mungkin hanya dari terbiasa main bareng lama-lama tumbuh cinta. Namun momentum ini patut dirayakan sebab tergolong langkah yang baik untuk memutus kejomloanmu. Zaman sekarang cari orang baik yang mau menerima apa adanya itu nggak gampang.

Jangan bimbang soal masa depan. Percayakan saja semua pada cinta. Selama ini hubungan pertemananmu dan dia baik-baik saja, semoga pengalaman itu berguna di hubungan cinta yang sekarang.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE