Saat kamu mulai mengenal cinta, mungkin dadamu akan berdebar dan tanganmu bergetar saat pujaan hatimu berada disampingmu. Orangtuamu bilang itu cinta monyet, namun kamu tetap bersikeras bahwa itu benar-benar cinta sejatimu. Sampai akhirnya kamu mulai banyak mencicip pahit manisnya cinta di usia 20-an dan membuatmu akrab berkawan dengan luka dan air mata. Namun, hal tersebut tak membuatmu kapok untuk bertualang menemukan sosok yang pas di hati.
Kamu masih ingin terus mencari, sampai kamu yakin bahwa benar dia orangnya. Berbagai rintangan dan berbagai macam rasa drama percintaan harus kamu lalui terlebih dahulu sebelum kamu sampai pada pencarian terakhir. Bukan hanya kamu kok, tapi orang lain juga pernah merasakan lika-liku cinta yang pahit. Ini 10 drama percintaan tapi pasti setidaknya pernah satu kamu rasakan.

1. Padahal kamu naksir banget sama dia, eh taunya dia malah naksir sahabat kamu

nggak apa-apa kok via www.giphy.com

Advertisement
Perasaan seseorang memang hanya Tuhan yang tahu, bahkan orang yang kamu suka pun naksirnya bisa salah alamat ke teman dekatmu yang selalu mendengarkan curhat tentang kekagumanmu dengan dia. Kalau sudah begitu sih, cuma bisa berkaca diri dan mengikhlaskan apa yang sudah terjadi, mungkin bukan dia orang yang tepat untukmu.

2. Niatnya sih mau nyomblangin, tapi kok yang jadian malah kamu dan dia

Malah kamu yang jadian via redsheepphotocinema.com

Advertisement
Awalnya memang kamu yang memulai rencana percomblangan, sebagai mak comblang kamu pun menyiapkan banyak cara agar dua temanmu ini bisa bersatu. Namun cinta selalu punya ceritanya sendiri. Kayanya si cupid salah sasaran nih nembak panahnya, jadi kamu deh yang kena. Kamu pun pasti ngerasa nggak enak dan jadi pecundang, tapi kamu bisa apa kalau cinta yang berbicara?

3. Karena sering menghabiskan waktu bersama, tiba-tiba temenmu sendiri naksir kamu, tapi sayang dirimu tak ada rasa apa-apa

jadi canggung deh via www.giphy.com

Lagi-lagi persoalan cinta yang datang memang tidak pernah memandang kondisi dan situasi, bahkan teman lawan jenis yang sering menghabiskan waktu pun bisa jatuh cinta denganmu. Tapi sayang, kamu nggak punya perasaan yang sama dengannya dan akhirnya pertemanan kalian pun selalu berada dalam kecanggungan kalau lagi kumpul bareng. Kamunya sih cuman bisa sabar aja dengerin omongan teman-teman yang frontal banget kalau lagi ngeledek.

4. Sudah deket, sering jalan bareng, chatting juga tiap hari. Eh, tapi dia tiba-tiba mengilang tanpa kejelasan

Dia menghilang via redsheepphotocinema.com

Perihal yang satu ini memang sering bikin jengkel. Padahal sudah tinggal jadian tahu-tahu si dia main menghilang begitu saja. Yang tadinya rajin chattingan, tiba-tiba dibalesnya bisa seminggu sekali. Berpikir positif saja, mungkin dia nggak punya kuota internet 🙂

5. Sayang sih, tapi kamu dan dia berbeda agama. Akhirnya tag line hubungan kalian, “ya, jalanin saja” ~

Sayang, tapi beda via redsheepphotocinema.com

Udah cocok banget, obrolan nyambung, saling sayang juga iya. Namun lagi-lagi kalian tetap tidak bisa melewati sebuah jurang pembatas diantara kamu dan dia. Ada perbedaan besar yang harus kalian hadapi, kamu pun tahu bahwa hubungan ini nggak akan punya masa depan dan terlalu mustahil, akhirnya cuma bisa menjalani apa adanya aja deh.

6. Meski tahu dia sudah punya pacar dan kamu sebagai pelariannya, tetap saja dirimu tak bisa memungkiri rasa yang terlanjur ada

Cuma jadi pelarian ~ via redsheepphotocinema.com

“In, gue lagi kesel banget nih sama pacar gue. Jalan yuk!”
“Berangkat~”
Waktu berantem sama pacarnya sih curhatnya ke kamu, kalau lagi sedih larinya juga ke kamu. Akhirnya perlahan rasa yang asing dan mendebarkan pun muncul. Selalu ada bahagia yang hadir saat kamu sedang bersamanya, tapi rasa itu cuma kamu yang punya. Dianya nggak. Yaiyalah, Orang udah punya pacar! Ternyata cuma pelarian. Hft~

7. PDKT sama kamu sudah lama, tapi ujung-ujungnya jadian sama orang lain. Mau nggak mau, merasakan sesak di dada

nyesek wey! via www.pexels.com

Padahal kalian cuman tinggal jadian tuh, tapi ternyata PDKT kelamaan bikin dia diserobot orang duluan yang lebih segalanya dari kamu, yang jelas dia yang nyerobot duluan itu lebih berani menunjukan perasaan sesungguhnya daripada kamu. Sabar ya, itu tandanya lain kali kamu harus lebih berani dan tegas terhadap perasaanmu sendiri. Kebanyakan nunggu-nunggu sih~

8. Klasik memang masalahnya, tapi tahu pacar selingkuh, sudah pasti sakit rasanya

hajar! via www.giphy.com

Namanya juga manusia, memang nggak pernah puas! Nggak heran deh kalau pacarmu sendiri masih tergoda dengan manusia yang lainnya dan hal ini yang bikin kamu bimbang, mau diputusin aja tapi sayang, mau dimaafin tapi kamunya juga belum bisa percaya lagi dan masih sering curiga sendiri. Pokoknya bingung!

9. Jadi pengagum rahasia bertahun-tahun, dan memang cuma bisa dipendam sampai waktu yang tak pernah ditentukan

oh secret admire~ via www.unsplash.com

Kalau kamu pernah merasakan jadi pengagum rahasia dari sejak lama, kamu pasti selalu punya banyak cara untuk berada disekitarnya. keinginan untuk mengutarakan hal itu memang pernah ada, tapi kesempatannya yang nggak ada. Entah karena dia memang sudah punya pacar atau keberanian yang belum juga muncul, kamu pun akhrinya hanya menikmati rasa itu sendiri. Mengagumi tanpa dicintai.

10. Merebut pacar orang dan setelah pacaran sama kamu, dia direbut lagi sama orang lain. Kata orang, itu sih karma namanya

karma nggak salah alamat via www.unsplash.com

Kalau kamu pernah punya hasrat untuk memiliki dia yang padahal sudah ada yang punya, kamu perlu sadar diri bahwa apa yang kamu lakukan itu jahat dan karma memang tidak pernah salah alamat. Sesuatu hal yang kamu dapat dengan mengorbankan kebahagiaan orang lain, tak akan berjalan dengan bahagia. Sesuatu yang kamu dapat dengan cara yang baik, juga pasti akan berjalan baik.
Drama-drama cinta yang pernah terjadi membuatmu banyak belajar bahwa cinta yang hadir kadang kala tidak bisa ditebak bagaimana akhirnya. Ibarat teka-teki untuk menemukan cinta sejati, karena jodoh sudah ada yang ngatur. Anggap saja mereka yang pernah hadir adalah penyedap kehidupan, karenanya hidupmu pun jadi lebih punya cerita. Hal yang dulu kamu anggap indah ataupun luka, sekarang tak hanya sebatas cerita yang menorehkan senyum nostalgia di bibir.
Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya