Bagaimana perasaanmu, kala seluruh cintamu yang ikhlas itu dibalas hanya dengan rasa iba? Barangkali nggak ada cinta di situ, hanya kesibukan kekasih mengasihanimu. Kepedihan macam apa? Hatimu yang remuk redam itu tenangkan dulu, mungkin kamu nggak sendirian, jangan dulu bersedih. Setiap kenyataan pahit ada baiknya disikapi dengan senyum, meski sakit ada kalanya setitik kebaikan itu muncul nantinya, syukurilah hal itu.

Hubungan yang dijalani memang tak pernah berjalan dengan lancar atau semulus yang kita inginkan. Tanpa ada niat merendahkan semua kesakitan yang kamu rasakan, berbanggalah dengan apa yang sudah terjadi, karena satu lagi pengalaman berharga kamu dapat, meski sepahit ini. Dan, lagi-lagi kamu nggak sendirian, kekasih yang cuma
kasihan memang pantas kamu tinggalkan. Kamu harusnya punya kekasih yang tepat, yang benar-benar menyayangimu, siapapun kamu.

1. Dia memang baik, setiap butuh bantuannya dia selalu bersedia, tapi kenapa dia nggak pernah memberi perhatian lebih

Walau dia selalu datang saat diminta bantuan via unsplash.com

Advertisement

Kebaikkan hatinya tak bisa disangkal, setiap kali butuh bantuan dia selalu datang. Semua yang dilakukannya membuat kesulitan yang kamu hadapi berkurang, tak hanya itu dia selalu hadir saat kamu sedang dalam masalah dengan keluarga. Dia memang nggak banyak bicara, perhatiannnya lebih pada tindakannya, pokoknya pertolongannya sungguh nggak ada yang ngalahin. Tapi, sungguh sepertinya dia tak pernah sadar, dia datang kalau diminta, tapi dia baik sebenarnya. Kalian tahu perasaan ini.

2. Kamu mulai sadar diri, pantas dia tak pernah ada itikad baik untuk menyeriusi hubungan ini

Dia tak pernah ada niat melanjutkan hubungan ke tahap yang lebih serius via unsplash.com

Saat semua sudah terasa cocok dan semua seperti berjalan lancar. Hubungan ini harus berlanjut ke tahap yang lebih serius, menikah dengan orang terkasih? Siapa yang menolaknya. Keadaan ini bikin hari-hari ke depan tampak begitu menyenangkan, penuh dengan harapan-harapan yang seolah semakin nyata. Tapi semua berubah, dia nggak
pernah serius akan hal ini, itikad baik ini berbalas jawaban yang nggak pernah jelas. Ternyata rasa sayangnya sudah berganti dengan rasa kasihan yang membingungkan.

3. Semua jadi terasa menyakitkan, saat tahu dia tak pernah menaruh rasa sayang, dia hanya kasihan dengan keadaan ini

Harus bagaimana lagi, meninggalkannya juga sama sakitnya via unsplash.com

Semua berjalan baik, seolah dia adalah seorang yang penuh cinta. Pada akhirnya, semua kejadian itu jadi nyata. Dari seorang teman dekatnya kamu mendapat kabar, bahwa dia hanya kasihan, cinta yang selama ini diharapkan sebenarnya adalah kebaikan semu yang diramunya dengan rasa sayang. Semua jadi menyakitkan, meninggalkannya malah bikin rasa sakit hati lebih dalam lagi. Akhirnya, hanya bisa bersyukur atas pengalaman memuakkan ini.

4. Kalau saja dia tak mengungkapkan cinta, pasti kamu tak akan berharap jauh seperti saat ini pacaran tapi tak punya masa depan

Kalau saja dia tak pernah mengungkapkan cinta via unsplash.com

Advertisement

Mengenang yang telah lalu, rasa suka yang tak pernah disangka itu, sampai akhirnya dia mengungkapkan cinta. Semua berjalan seperti biasa layaknya dua orang kekasih yang penuh dengan cinta. Tapi pada akhirnya semua terbuka, rasa belas kasihnya lebih besar ketimbang rasa cinta yang sejak awal dia utarakan. Andai saja dia tak pernah mengungkapkan cinta, tapi semua tak akan seperti ini. Tapi tak apa, semua pantas disyukuri.

5. Semua bisa berjalan dengan baik tanpa belas kasihnya, dia berikan harapan kosong untuk rasa cinta ini

Padahal cinta ini begitu tulus via unsplash.com

Semua sebenarnya akan lebih baik jika sejak awal, dia tak pernah menaruh rasa sayang. Sejak awal memang salah, semoga saja kejadian ini jadi pengalaman yang baik ke depannya. Kadang pernah berpikir, apakah rasa kasihan itu pantas dibalas dengan kebaikkan. Karena semua terlalu menyakitkan, dia tak pernah serius. Pada akhirnya
hubungan akan berakhir, rasa kasihannnya jangan lagi ada untuk rasa sakit ini.

Pengalamanmu memang pahit, jangan pernah disesali terlalu dalam. Kekasih yang kini akhirnya meninggalkanmu, walau nggak pernah mengakhiri rasa sakitmu. Tak apa lekas sembuh dari kesedihanmu. Jangan mau kelakuannya membuatmu jatuh dan nggak bisa bangkit. Semua kelebihanmu akan membuktikan bahwa kamu bisa bertahan dan bisa mencari penggantinya yang lebih baik. Jangan pernah memaki kejadian pahit ini, pengalaman ini bisa jadi batu loncatan ke depannya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya